Rabu, 14 Oktober 2026
09:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Rahim Jantan

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2023)
Rahim Jantan
Nama lahirMohd Noh bin Jantan
Lahir
Mohd Noh bin Jantan

(1947-12-15)15 Desember 1947
Meninggal31 Mei 2010(2010-05-31) (umur 62)
Ampang, Selangor, Malaysia
Genre
Pekerjaan
  • Penyanyi
  • musisi
Instrumen
  • Vokal
  • biola
Tahun aktif1968–2010

Rahim Jantan (lahir Mohd Noh Jantan;[1] 15 Desember 1947 – 31 Mei 2010)[2] adalah seorang penyanyi dan musisi Malaysia. Ia dikenal sebagai pelopor musik tradisional Melayu pada era 1960-an.[3][4][5]

Referensi

  1. ↑ "Biografi Rahim Jantan". Waris Klasik. 28 September 2008. Diakses tanggal 18 Julai 2020.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. ↑ "Penyanyi, pemuzik tradisional Rahim Jantan meninggal dunia". BERNAMA. 1 Jun 2010. Diakses tanggal 18 Julai 2020 – via Dialog Rakyat.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  3. ↑ "Rahim Jantan tokoh lagu tradisional". Berita Minggu. 16 Disember 2012. Diakses tanggal 18 Julai 2020.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  4. ↑ "Penggiat muzik tradisional Melayu, Rahim Jantan meninggal dunia". mStar Online. 1 Jun 2010. Diakses tanggal 18 Julai 2020.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  5. ↑ Khadijah Ibrahim (27 Jun 2007). "Rahim Jantan pakar muzik tradisional". Utusan Malaysia. Diakses tanggal 18 Julai 2020.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan