| Tipe | Surat kabar harian |
|---|---|
| Format | Broadsheet |
| Pemilik | Utusan Group |
| Penerbit | Utusan Group |
| Didirikan | 1967 |
| Bahasa | Melayu |
| Pusat | 46M, Jalan Lima off Jalan Chan Sow Lin, 55200 Kuala Lumpur, |
| Sirkulasi surat kabar | 169.548 - 2009 256.247 - 2004 *Sumber: Audit Bureau of Circulations |
| Situs web | Utusan Online |
Utusan Malaysia (juga dikenal sebagai Utusan Melayu) adalah surat kabar berbahasa Melayu di Malaysia. Surat kabar ini merupakan surat kabar harian berbahasa Melayu dengan penjualan nomor satu di Malaysia.
Utusan Malaysia mulai diterbitkan pada tahun 1967, menjadi versi Latin untuk Utusan Melayu dan edisi harian dari Mingguan Malaysia. Mingguan Malaysia diterbitkan 2 tahun sebelumnya pada tahun 1965.
Sejarah
Utusan Malaysia pertama kali diterbitkan dengan nama Utusan Melayu pada tahun 1939, dengan alamat di Queen Street, Singapura. Surat kabar ini didirikan oleh anggota Uni Melayu sekaligus pengusaha Ambo Sooloh, bersama wartawan Yusof Ishak dan Abdul Rahim Kajai, sebagai surat kabar yang secara khusus dimiliki oleh orang Melayu pribumi Malaya pada saat industri surat kabar berbahasa Melayu didominasi oleh kaum Jawi Peranakan dan orang Arab (seperti keluarga Alsagoff). Penerbitannya dihentikan sementara selama pendudukan Jepang di Malaya dan Singapura, ketika surat kabar ini digabungkan dengan Warta Malaya untuk membentuk Berita Malai.[1] Pada tahun 1945, surat kabar ini memindahkan kantor pusatnya ke Cecil Street, Singapura, dan pada tahun 1959 pindah ke Kuala Lumpur.
Lihat juga
- Surat kabar berbahasa Melayu lainnya di Malaysia:
- Utusan Borneo, untuk wilayah Sabah dan Sarawak
- Kangura
- Der Stürmer
Referensi
- ↑ Lent, John A. (1974). "Malaysia's National Language Mass Media: History and Present Status". South East Asian Studies. 15 (4): 602–3.
Pranala luar
- Utusan Melayu (M) Berhad, Utusan Group's official website.
- Official Utusan Malaysia website (Melayu)
Artikel bertopik kewartawanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |