Senin, 21 September 2026
01:15 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Pyotr III dari Rusia

Pyotr III dari Rusia

Kaisar Rusia dari Januari hingga Juli 1762

Pyotr III
Пётр III
250px-Coronation_portrait_of_Peter_III_of_Russia_-1761.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaisar Pyotr III, 1762
Kaisar dan Autokrat seluruh Rusia
Berkuasa5 Januari 1762 – 9 Juli 1762
(185 hari)
PendahuluYelizaveta
PenerusYekaterina II
Menteri konferensi di Pengadilan Tertinggi Kekaisaran Rusia
Penguasa monarkidiri sendiri
PendahuluAleksandr Ivanovich Shuvalov
PenggantiYakov Petrovich Shakhovskoy
Lahir(1728-02-21)21 Februari 1728
Kiel
Meninggal17 Juli 1762(1762-07-17) (umur 34)
Ropsha, Rusia
Pemakaman
Katedral Pyotr dan Pavel
AyahKarl Friedrich, Adipati Holstein-Gottorp
IbuAnna Petrovna
PermaisuriYekaterina II, Maharani Rusia
KeturunanPavel I, Kaisar Rusia
Nama lengkap
Karl Peter Ulrich (nama lahir)
Pyotr Fyodorovich (nama Rusia)
WangsaHolstein-Gottorp (jalur ayah)
Romanov (resmi)
AgamaOrtodoks Timur

Pyotr III (bahasa Rusia: [Пётр III Фëдорович, Pyotr III Fyodorovich] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan), bahasa Inggris:Peter III; 21 Februari 1728  17 Juli 1762) adalah Kaisar Rusia pada tahun 1762. Kebijakannya yang sangat pro-Prusia membuat Pyotr menjadi pemimpin yang tidak disukai oleh para bangsawan. Masa kekuasaan Pyotr yang hanya berlangsung selama enam bulan berakhir dengan penggulingannya yang dipimpin oleh istrinya sendiri, Yekaterina, yang naik takhta sepeninggalnya.

Latar belakang

Pyotr lahir di Kiel, Kadipaten Holstein-Gottorp, pada 1728 dengan nama Karl Peter Ulrich. Ayahnya adalah Karl Friedrich, Adipati Holstein-Gottorp. Ibunya adalah Anna Petrovna, putri Kaisar Pyotr I dan Maharani Yekaterina I. Anna meninggal saat Pyotr berusia tiga bulan. Tahun 1739, Karl Friedrich juga meninggal, menjadikan Pyotr diangkat sebagai Adipati Holstein-Gottorp yang baru pada usia sebelas tahun.

Saat adik Anna Petrovna, Yelizaveta, menjadi Maharani Rusia, dia membawa Karl Peter ke Rusia dan dinobatkan sebagai putra mahkota pada musim gugur 1742. Sebelumnya, Karl Peter didaulat sebagai Raja Finlandia pada Perang Russo-Swedia (1741-1743) berlangsung saat pasukan Rusia memasuki wilayah Finlandia. Pada Oktober 1742, Karl Peter juga dinyatakan oleh Parlemen Swedia sebagai pewaris takhta Swedia, tanpa menyadari bahwa Peter sudah dinobatkan sebagai putra mahkota Rusia. Saat utusan Swedia tiba di Sankt-Peterburg pada bulan November, semuanya sudah terlambat. Swedia menarik kembali pernyataan mereka dan Peter sendiri berpindah agama menjadi Ortodoks Rusia dan mengambil nama baru, Pyotr Fyodorovich.

Maharani Yelizaveta kemudian menjodohkan Pyotr dengan Sophie Friederike. Sophie kemudian masuk Ortodoks dan berganti nama menjadi Yekaterina Alekseyevna. Mereka menikah pada 21 Agustus 1745. Pernikahan mereka sendiri bukanlah pernikahan yang bahagia. Pyotr menjalin hubungan asmara dengan Yelizaveta Vorontsova dan Yekaterina sendiri juga menjalin asmara dengan beberapa pria. Mereka dikaruniai dua orang anak, Pavel Petrovich (lahir 1 Oktober 1754) dan Anna Petrovna (lahir 20 Desember 1757). Meski begitu, Yekaterina menyatakan bahwa Pavel bukanlah anaknya dengan Pyotr, tetapi dengan salah satu kekasihnya.

Masa kekuasaan

120px-Imperial_Monogram_of_Tsar_Peter_III_of_Russia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Monogram istana

Maharani Yelizaveta mangkat pada 5 Januari 1762 (K.J. 25 Desember 1761) dan Pyotr naik takhta sebagai Kaisar Rusia yang baru. Sangat berbeda dengan bibinya, Pyotr sangat mendukung kebijakan pro-Prusia. Dia langsung menarik pasukan Rusia dari Perang Tujuh Tahun dan membuat perdamaian dengan Prusia pada 5 Mei (K.J. 24 April) 1762. Setelah menjadikan Prusia sebagai sekutu, pasukan Rusia yang telah ditarik dari Berlin segera dikerahkan untuk menyerang Austria.[1] Friedrich II, Raja Prusia menduduki Silesia pada Oktober 1762 dan memaksa Austria untuk duduk di meja perundingan.

Sebagai Adipati Holstein-Gottorp, Pyotr berencana menyatakan perang dengan Denmark untuk mengembalikan Schleswig sebagai bagian dari wilayah kadipatennya. Dia membuat perjanjian damai dengan Swedia dan Inggris Raya untuk memastikan agar kedua negara tersebut tidak berdiri di pihak Denmark. Khawatir dengan keberadaan pasukan Rusia di wilayah perbatasan mereka dan kurangnya dana untuk perang, pemerintah Denmark mengancam untuk menduduki Hamburg di Jerman Utara. Pyotr menganggap upaya Denmark sebagai casus belli dan bersiap melakukan peperangan terbuka dengan Denmark.[2]:220

Kebijakan dalam negeri

Pada setengah tahun masa kekuasaannya, Pyotr menerbitkan 220 hukum baru yang telah dikembangkannya sejak masih menjadi putra mahkota. Elena Palmer menyatakan bahwa reformasi yang Pyotr kembangkan bersifat demokratis.[3] Dia juga menyatakan kebebasan beragama, suatu hal yang bahkan belum ada di Eropa Barat. Dia juga berusaha memberantas korupsi di pemerintahan, membentuk pengadilan terbuka, dan membubarkan lembaga polisi rahasia.[3] Lebih jauh, Pyotr juga membuka sekolah teknik untuk anak-anak dari kalangan masyarakat menengah dan bawah.[4] Pyotr juga melakukan pembaruan di angkatan bersenjata Rusia.[5] Di masa Pyotr pulalah pertama kali penjatuhan hukuman bagi tuan tanah yang membunuh budaknya.[3][4]

Penggulingan

Berbagai perubahan yang dilakukan Pyotr menjadikannya tidak populer di kalangan bangsawan Rusia. Kebijakannya untuk menjadikan Prusia sebagai sekutu dipandang sebagai bentuk pengkhianatan terhadap negara. Pembaruan yang dia lakukan dipandang sebagai bentuk pengucilan Gereja Ortodoks dan para bangsawan. Hal ini membuat para penentangnya merapat ke sisi istrinya, Permaisuri Yekaterina. Hubungan pribadi atara Yekaterina dan Pyotr sendiri terbilang buruk dan sang permaisuri sendiri percaya bahwa dirinya akan diceraikan suaminya.

Pada Juli 1762, Pyotr berlibur bersama beberapa pejabat di Oranienbaum dan meninggalkan Yekaterina di Sankt-Peterburg. Pada malam 8 Juli,[6] Yekaterina mendapat kabar bahwa salah satu konspiratornya ditahan oleh Pyotr. Yekaterina segera meninggalkan istana menuju Resimen Izmaylovski dan meminta para prajurit untuk melindunginya dari suaminya. Yekaterina kemudian bergerak bersama resimen menuju Barak Semenovsky dan pendeta menunggu di sana, bersiap menahbiskan Yekaterina sebagai penguasa yang baru. Yekaterina menahan Pyotr dan memaksa suaminya untuk menandatangani surat kesediaan untuk turun takhta. 17 Juli 1762, delapan hari setelah kudeta, Pyotr ditemukan meninggal di Ropsha oleh Alexei Orlov. Para sejarawan tidak menemukan keterlibatan langsung Yekaterina dalam masalah ini.[7] Setelah Kaisar Pyotr III digulingkan, Permaisuri Yekaterina naik takhta sebagai maharani.

Watak

Pandangan lama tentang sifat dan watak Pyotr utamanya diambil dari memoar istri dan penerusnya. Yekaterina sendiri menyebutnya sebagai "bodoh", "pemabuk dari Holstein", dan semacamnya. Meski begitu, ada beberapa upaya untuk mengimbangi pendapat-pendapat lama tersebut. Sejarawan Jerman Elena Palmer menyatakan bahwa Pyotr III adalah kaisar yang berbudaya dan berpikiran terbuka yang mencoba mengenalkan berbagai perubahan berani dan bahkan demokratis di Rusia pada abad kedelapan belas.

Rujukan

  1. Anderson, hlm. 492–4{{citation}}: |title= tidak ada atau kosong.
  2. Dull, Jonathan R (2005), The French Navy and the Seven Years' War, University of Nebraska.
  3. 1 2 3 Palmer, Elena (2005), Peter III — Der Prinz von Holstein (dalam bahasa bahasa Jerman), DE: Sutton Publishing{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link).
  4. 1 2 Mylnikov, AS (2002), Piotr III (dalam bahasa bahasa Rusia), Moskwa, RU{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link).
  5. Voennij slovar (dalam bahasa bahasa Rusia), Sankt-Peterburg, RU, 2003{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link).
  6. "Catherine The Great". HISTORY channel. Diakses tanggal 2015-03-11.
  7. Rounding 2006

Daftar pustaka

  • Palmer, Elena. Peter III — Der Prinz von Holstein. Sutton Publishing, Germany 2005 ISBN 978-3-89702-788-6
  • Dull, Jonathon R. The French Navy and the Seven Years War. University of Nebraska, 2005.
  • Raleigh, Donald J. and Iskenderov, A.A. "The Emperors and Empresses of Russia: Rediscovering the Romanovs". New York: M.E. Sharpe, 1996.
  • Leonard, Carol S. "Reform and Regicide: The Reign of Peter III of Russia". Indiana University Press, 1993.
  • Bain, R. Nisbet. "Peter III, Emperor of Russia: The Story of a Crisis and a Crime". New York: E.P. Dutton & Co., 1902.
  • Mylnikov, AS (2002), Piotr III (dalam bahasa Rusia), Moskva, RU{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link).

Pranala luar

Pyotr III
Cabang kadet Wangsa Oldenburg
Lahir: 21 Februari 1728 Meninggal: 17 Juli 1762
Gelar
Didahului oleh:
Yelizaveta
Kaisar dan Autokrat seluruh Rusia
5 Januari – 9 Juli 1762
Diteruskan oleh:
Yekaterina II
Pangeran Agung
Kepangeranan Vladimir-Suzdal,
Kadipaten Agung Moskwa
Tsar Ketsaran Rusia
Kaisar dan Kaisarina
Kekaisaran Rusia
Pemimpin Uni Soviet
Pemimpin Federasi Rusia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan