Senin, 28 September 2026
10:58 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Dmitry Medvedev

Dmitry Medvedev

Presiden Rusia ke-3 (2008–2012)

Dmitry Medvedev
Дмитрий Медведев
250px-Dmitry_Medvedev_govru_official_photo_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Medvedev pada tahun 2015
Wakil Ketua Dewan Keamanan Federasi Rusia
Mulai menjabat
16 Januari 2020
PresidenVladimir Putin
PendahuluJabatan dibentuk
Perdana Menteri Rusia
Masa jabatan
8 Mei 2012 –15 Januari 2020
PresidenVladimir Putin
PendahuluVladimir Putin
PenggantiMikhail Mishustin
Presiden RusiaKe-3
Masa jabatan
7 Mei 2008 –7 Mei 2012
PendahuluVladimir Putin
PenggantiVladimir Putin
Informasi pribadi
LahirDmítry Anatólyevich Medvédev
14 September 1965 (umur 61)
Leningrad, Uni Soviet
(kini Saint Petersburg, Rusia)
Partai politikPartai Komunis Uni Soviet (sebelum 1991)
Independen (1991–2011)[1]
Rusia Bersatu (2011–sekarang)
Suami/istriSvetlana Medvedeva
AnakIlya Medvedev
PendidikanSarjana Hukum
Doktor Ilmu Hukum
AlmamaterUniversitas Negeri Leningrad
Tanda tangan
Situs webSitus resmi
Karier militer
Pihak Rusia
Dinas/cabangAngkatan Bersenjata Rusia
Pertempuran/perangPerang Ossetia Selatan 2008

Dmitriy Anatolyevich Medvedev (bahasa Rusia:Дмитрий Анатольевич Медведев;IPA: [ˈdmʲitrʲɪjɐnɐˈtolʲjɪvʲɪtɕmʲɪˈdvʲedʲɪf] ( simak); lahir 14 September 1965) adalah Perdana Menteri kesepuluh Rusia, menjabat sejak 2012 hingga 2020. Sebelumnya menjabat sebagai Presiden ketiga Rusia, dari tahun 2008 sampai 2012 Ketika dia menjabat pada usia 42, ia adalah yang termuda dari tiga Presiden Rusia yang sebelumnya pernah menjabat.

Dimitry Anatolyevich Medvedev atau dikenal dengan Dimitry Medvedev dilahirkan di tengah keluarga pengajar. Mendiang ayahnya, Anatoly Afanasyevich Medvedev, adalah seorang profesor teknik di Institut Teknologi Leningrad Lensoviet. Ibunya, Yulia Veniaminovna Medvedeva, adalah instruktur bahasa di Institut Pedagogi Herzen.

Orang tua Medvedev mendorongnya untuk belajar sains, tetapi dia lebih berminat pada bidang hukum. Medvedev sendiri mengambil jurusan hukum di Fakultas Hukum Universitas Negeri Leningrad. Dalam perjalanan kariernya, Medvedev melanjutkan ke program doktor dan selesai pada 1990 dengan spesialisasi hukum privat, korporat dan sekuritas. Sejak itu, dia mengajar sampai tahun 1999.

Semasa kuliah, teman-temannya menggambarkan Medvedev sebagai sosok yang rajin belajar, sopan santun dan pendiam. Selama mengajar, dia menulis sejumlah buku teks untuk kuliah. Sejak profilnya semakin menanjak, dia belajar untuk lebih membuka diri dan berbicara secara terus terang.

Medvedev bertemu istrinya, Svetlana Vladimirovna Medvedeva, saat masih sekolah di tingkat tujuh. Mereka menikah pada tahun 1989 dan dikaruniai seorang putra, Ilya Dmitievich Medvedev.

Sesibuk apa pun kegiatannya, Medvedev meluangkan waktu untuk berolahraga terutama renang dan angkat berat selama satu jam di pagi ataupun sore hari. Kemudian memiliki hobi berolahraga jogging, catur dan berlatih yoga. Medvedev masih memiliki waktu untuk mendengarkan musik rock klasik. Grup musik favoritnya adalah Deep Purple, Led Zeppelin dan Black Sabbath.

Karier dalam pemerintahan Rusia

Medvedev menjadi konsultan hukum di beberapa perusahaan dan institusi pemerintah. Saat Anatoly Sobchak, dosen Medvedev di Universitas Negeri Leningrad, terpilih menjadi Wali kota Leningrad, pada tahun 1991, Medvedev bekerja sebagai penasihat hukum Sobchak dan konsultan hukum untuk komite urusan eksternal yang diketuai Vladimir Putin.

Sejak itulah dirinya dan Vladimir Putin bekerjasama. Setelah Presiden Boris Yeltsin menunjuk Vladimir Putin sebagai penggantinya diakhir 1999, Putin memanggil Medvedev ke Moskow untuk menjadi wakil kepala badan administrasi kepresidenan. Kemudian Medvedev ditugaskan dengan jabatan baru sebagai wakil pertama Perdana Menteri.

Pada kampanye Pemilu Russia pada tahun 2000, Medvedev menjadi manajer kampanye Vladimir Putin. Selain bertanggung jawab memimpin staf khusus di Istana Kremlin, Medvedev diserahi sejumlah proyek khusus antara lain memimpin komisi yang menyusun kerangka legislasi reformasi pelayanan sipil dan pengawasan terbaik atas sistem hukum Russia.

Kedekatan dengan Vladimir Putin sangat membantu dalam melejitkan karier Medvedev di jajaran Kremlin. Namun tidak seperti kebanyakan elit politik Russia, Medvedev tidak memperoleh kedudukannya dalam politik melalui jajaran KGB. Dalam situs internet www.russiaprofile.org disebutkan, sepanjang karier politiknya di Kremlin, Medvedev disebut sebagai pemain di belakang layar.

Karier dalam dunia bisnis

Medvedev berjanji jika dirinya terpilih menjadi presiden Russia, dirinya menyatakan akan melepas jabatan di dewan direksi Gazprom, sesuai undang-undang Russia sekarang di mana seorang presiden dilarang memiliki jabatan rangkap.

Medvedev berkarier di dunia bisnis. Setelah menamatkan program Doktor, dirinya turut mendirikan perusahaan kecil milik negara bernama Uran.

Pada tahun 1993, Medvedev bergabung dengan Ilim Pulp sebagai direktur urusan hukum dan berhasil mengubah perusahaan tersebut menjadi perusahaan pengolah kertas nomor satu di negerinya. Karier di dunia bisnisnya melejit saat Vladimir Putin menjabat sebagai Presiden pada tahun 2000, dirinya menjabat sebagai ketua dewan direksi Gazprom.

Kebijakan yang dianut Medvedev

Dalam sebuah wawancara dengan Vedomosti, Medvedev mengatakan sektor kunci ekonomi seperti sektor energi dan industri pertahanan harus tetap di tangan negara guna menjamin perusahaan di sektor-sektor tersebut memiliki pengaruh politis di dalam dan luar negeri.

Gaya kebijakan Medvedev dengan mengambil contoh pernyataan di atas adalah bisa dikatakan dengan liberalisme terkontrol. Artinya, negara bisa dilibatkan hanya dalam kasus yang sangat besar atau kasus yang terlalu tinggi taruhannya bagi perusahaan swasta untuk bisa berhasil. Saat berpidato pada tahun 2008, Medvedev mengatakan bahwa kebebasan lebih-baik daripada tidak ada kebebasan. Medvedev banyak berbicara tentang kebebasan ekonomi, hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi. Medvedev juga menyerukan reformasi sistem yudisial dan pemisahan yang nyata antara kekuasaan eksekutif dan kekuasaan legislatif.

Pengunduran Diri

Medvedev serta seluruh jajaran kabinet pemerintah Rusia mengundurkan diri pada 15 Januari 2020 setelah pidato Vladimir Putin kepada Majelis Federal Rusia. Pada saat yang sama, atas nama Putin, ia tetap menjabat sampai dibentuknya pemerintahan yang baru. Putin juga menyarankan agar Medvedev mengambil jabatan Wakil Sekretaris Dewan Keamanan. Putin kemudian mencalonkan Mikhail Mishustin, seorang Kepala Dinas Pajak Federal untuk menggantikan Medvedev sebagai perdana menteri.

Pendidikan

  1. Fakultas Hukum Universitas Negeri Leningrad (1987)
  2. Doktor dari Fakultas Hukum Universitas Negeri Leningrad (1990)

Karier

  1. Mengejar Hukum di Universitas Negeri St. Petersburg (1991-1999)
  2. Ahli hukum di Komite Hubungan Eksternal di Kantor Wali kota St. Petersburg (1991-1996)
  3. Direktur urusan hukum Ilim Pulp Enterprise (1993-1999)
  4. Ketua dewan direksi Gazprom (2000-2001 dan 2002-2008)
  5. Kepala Staf Kepresidenan (2003-2005)
  6. Wakil pertama Perdana Menteri (2005-2008)

Buku

  1. Civil Law (1991)
  2. Question of Russia's National Development (2007)
  3. A Commentary on the Federal Law "On the State Civil Service of The Russian Federation" (dijadwalkan terbit 2008)

Referensi

  • Harian Kompas edisi Senin 3 Maret 2008

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Дмитрий Анатольевич Медведев.
Didahului oleh:
Alexander Voloshin
Ketua Administrasi Kepresidenan Rusia
2003 – 2005
Diteruskan oleh:
Sergey Sobyanin
Didahului oleh:
Mikhail Kasyanov
Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia

2005 – 2008
Diteruskan oleh:
Igor Shuvalov
Didahului oleh:
Vladimir Putin
Presiden Rusia
7 Mei 2008 - 7 Mei 2012
Diteruskan oleh:
Vladimir Putin

|- style="text-align: center;" |- style="text-align:center;" |width="30%" align="center" rowspan="1"|Didahului oleh:
Vladimir Putin |width="40%" style="text-align: center;" rowspan="1"|Perdana Menteri Rusia
7 Mei2012 - |width="30%" align="center" rowspan="1"|Diteruskan oleh:
|- |}

Pangeran Agung
Kepangeranan Vladimir-Suzdal,
Kadipaten Agung Moskwa
Tsar Ketsaran Rusia
Kaisar dan Kaisarina
Kekaisaran Rusia
Pemimpin Uni Soviet
Pemimpin Federasi Rusia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan