Senin, 21 September 2026
03:50 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

PyTorch

PyTorch
250px-PyTorch_logo_black.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penulis asli
  • Adam Paszke
  • Sam Gross
  • Soumith Chintala
  • Gregory Chanan
PengembangFacebook's AI Research lab (FAIR)
Rilis awalSeptember 2016;10 tahun lalu (2016-09)[1]
Templat:Kotak info perangkat lunak/simple
Ditulis dalam
Sistem operasi
PlatformIA-32, x86-64
Tersedia dalamInggris
JenisPustaka untuk pemelajaran mesin dan pemelajaran mendalam
LisensiBSD
Situs webpytorch.org
Repositorigithub.com/pytorch/pytorch

PyTorch adalah pustaka pemelajaran mesin sumber terbuka yang dibuat berdasarkan pustaka Torch.[2][3][4] PyTorch digunakan untuk aplikasi seperti penglihatan komputer dan pemrosesan bahasa alami.[5] Pustaka ini terutama dikembangkan oleh lab Penelitian AI Facebook, Facebook's AI Research lab (FAIR).[6][7][8] PyTorch adalah perangkat lunak bebas dan sumber terbuka yang dirilis di bawah lisensi BSD Modifikasi. Meskipun antarmuka Python lebih stabil dan merupakan fokus utama pengembangan, PyTorch juga memiliki antarmuka C++.[9]

Sejumlah perangkat lunak pemelajaran mendalam dibangun di atas PyTorch, termasuk Tesla Autopilot,[10] Uber's Pyro,[11] HuggingFace's Transformers,[12] PyTorch Lightning,[13][14] dan Catalyst.[15][16]

Lihat pula

Referensi

  1. Chintala, Soumith (1 September 2016). "PyTorch Alpha-1 release".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Yegulalp, Serdar (19 Januari 2017). "Facebook brings GPU-powered machine learning to Python". InfoWorld. Diakses tanggal 11 Desember 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Lorica, Ben (3 Agustus 2017). "Why AI and machine learning researchers are beginning to embrace PyTorch". O'Reilly Media. Diakses tanggal 11 Desember 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Ketkar, Nikhil (2017). "Introduction to PyTorch". Deep Learning with Python (dalam bahasa Inggris). Apress, Berkeley, CA. hlm. 195–208. doi:10.1007/978-1-4842-2766-4_12. ISBN 9781484227657.
  5. "Natural Language Processing (NLP) with PyTorch – NLP with PyTorch documentation". dl4nlp.info (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-12-18.
  6. Patel, Mo (2017-12-07). "When two trends fuse: PyTorch and recommender systems". O'Reilly Media (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-12-18.
  7. Mannes, John. "Facebook and Microsoft collaborate to simplify conversions from PyTorch to Caffe2". TechCrunch (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-12-18. FAIR is accustomed to working with PyTorch – a deep learning framework optimized for achieving state of the art results in research, regardless of resource constraints. Unfortunately in the real world, most of us are limited by the computational capabilities of our smartphones and computers.
  8. Arakelyan, Sophia (2017-11-29). "Tech giants are using open source frameworks to dominate the AI community". VentureBeat (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-12-18.
  9. "The C++ Frontend". PyTorch Master Documentation. Diakses tanggal 2019-07-29.
  10. Karpathy, Andrej. "PyTorch at Tesla - Andrej Karpathy, Tesla".
  11. "Uber AI Labs Open Sources Pyro, a Deep Probabilistic Programming Language". Uber Engineering Blog (dalam bahasa American English). 2017-11-03. Diakses tanggal 2017-12-18.
  12. PYTORCH-TRANSFORMERS: PyTorch implementations of popular NLP Transformers, PyTorch Hub, 2019-12-01, diakses tanggal 2019-12-01
  13. PYTORCH-Lightning: The lightweight PyTorch wrapper for ML researchers. Scale your models. Write less boilerplate, Lightning-Team, 2020-06-18, diakses tanggal 2020-06-18
  14. "Ecosystem Tools". pytorch.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-18.
  15. GitHub - catalyst-team/catalyst: Accelerated DL & RL, Catalyst-Team, 2019-12-05, diakses tanggal 2019-12-05
  16. "Ecosystem Tools". pytorch.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-04-04.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik perangkat lunak ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan