Rabu, 30 September 2026
00:04 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Pungguk

Pungguk

sejenis burung hantu tak bercuping telinga

Bagikan:
Punggok
250px-Boobook_Owl_%28Ninox_boobook%29_%2822383289369%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Punggok kokodok, Ninox boobook
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Strigiformes
Famili: Strigidae
Genus: Ninox
Hodgson, 1837
Artikel takson sembarang

Punggok atau pungguk[1] (Ninox) adalah nama genus burung hantu yang menyebar luas di Asia dan Australasia. Marga ini terdiri dari sekitar 30 spesies burung hantu tak-bercuping telinga, yakni tidak memiliki susunan bulu yang membentuk cuping telinga, yang khas pada burung hantu. Analisis molekular mengisyaratkan bahwa marga ini merupakan penyusun cabang awal dari nenek moyang burung hantu, dan barangkali lebih tepat ditempatkan dalam subfamili Ninoxinae bersama dengan marga-marga Sceloglaux dan Uroglaux.[2] Nama marga ini pertama kali diberikan oleh seorang naturalis bangsa Inggris, Brian Houghton Hodgson, pada 1837.[3]

Spesies dan anak-jenis

250px-NinoxFuscaSquamipilaKeulemans.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Punggok seram, Ninox squamipila (kiri); dan punggok timor N. fusca (kanan)

Marga Ninox banyak berspesiasi di pulau-pulau yang relatif kecil. Keragaman jenis punggok ini tinggi, misalnya pada wilayah Wallacea dan Filipina.

Anggota-anggota marga Ninox beserta agihannya, adalah sbb.[4] (nama-nama lokal terutama merujuk pada daftar[5]: 65–66  yang diterbitkan Burung Indonesia):

Pengecualian

Punggok papua (Uroglaux dimorpha) bukan termasuk marga Ninox, melainkan anggota marga Uroglaux yang masih berkerabat dekat dengan Ninox.


Catatan kaki

  1. ↑ KBBI Daring: pungguk, diakses 11/III/2020
  2. ↑ Wink, Michael; El-Sayed, Abdel-Aziz; Sauer-Gürth, Hedi; Gonzalez, Javier (2009). "Molecular phylogeny of owls (Strigiformes) inferred from DNA sequences of the mitochondrial cytochrome b and the nuclear RAG-1 gene". Ardea. 97 (4): 581–591. doi:10.5253/078.097.0425.
  3. ↑ Hodgson, Brian Houghton (1837). "Indication of a new genus belonging to the Strigine family, with description of the new species and type". Madras Journal of Literature and Science. 5: 23.
  4. ↑ Gill F., D. Donsker & P. Rasmussen (Eds). (2020). Owls, at IOC World Bird List (v10.1). doi : 10.14344/IOC.ML.10.1. Updated 25-Jan-2020, accessed 11/III/2020
  5. ↑ Burung Indonesia & B. van Balen. (2010). Informasi Tambahan: "Burung-burung di Sumatra, Jawa, Bali dan Kalimantan". Bogor: Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia.

Bacaan lanjut

  • Gwee, CC.Y.; Christidis, L.; Eaton, J.A.; Norman, J.A.; Trainor, C.R.; Verbelen, P.; Rheindt, F.E. (2017). "Bioacoustic and multi-locus DNA data of Ninox owls support high incidence of extinction and recolonisation on small, low-lying islands across Wallacea". Molecular Phylogenetics and Evolution. 109: 246–58. doi:10.1016/j.ympev.2016.12.024. PMID 28017857.
Genera burung hantu beserta kerabat punahnya
†Zealandornithidae
Australaves
Cariamiformes
Eufalconimorphae
Falconiformes
Psittacopasseres
Afroaves
Hieraves
Accipitrimorphae
Strigiformes
    • Lihat di bawah↓
Coraciimorphae
Coliiformes
Cavitaves
incertae sedis
†Heterostrigidae
†Ogygoptyngidae
†Palaeoglaucidae
†Protostrigidae
†Sophiornithidae
Strigidae
Tytonidae
Paleoglaux artophoron
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan