Sabtu, 07 November 2026
07:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Seram

Seram

pulau di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Ketakutan.
Seram
Pulau Seram dan Ambon (Peta Pelayaran Operasional 1967)
Peta Pulau Seram
osm-intl,7,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Seram&revid=30089725&groups=_d4dfeb2ae26ebb8be05eef22a6c50a223cc7afe1&parser=parsoid
Peta interaktif Seram
Geografi
LokasiIndonesia
Koordinat3°08′S 129°30′E / 3.133°S 129.500°E / -3.133; 129.500
KepulauanKepulauan Maluku
Luas17.100 km2
Titik tertinggiBinaiya (3.027 m)
Pemerintahan
NegaraIndonesia
ProvinsiMaluku
KabupatenMaluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur
Kota terbesarMasohi(36.533 jiwa)
Kependudukan
Penduduk479.150 jiwa(31 Desember 2023[1])
Kepadatan28 jiwa/km2
Kelompok etnikSuku Ambon, Alune, Manusela, Wemale
Info lainnya
Zona waktu
250px-Pearl_farm_%28Seram%2C_Indonesia%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pantai Seram

Seram adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah utara Pulau Ambon, Provinsi Maluku, Indonesia. Di Pulau Seram ada tiga Kabupaten, yaitu kabupaten Maluku Tengah dengan ibu kota Masohi, serta dua kabupaten hasil pemekaran, yaitu Kabupaten Seram Bagian Timur dengan ibu Kotanya Bula dan Kabupaten Seram Bagian Barat dengan Ibu Kotanya Piru. Di pulau ini terdapat beberapa pelabuhan: Amahai, Masohi, Kairatu, Piru dan pelabuhan rakyat seperti Tehoru, Bula, Geser, Wahai, Kobisadar dan Way ley.

Geografi

Pulau Seram memiliki wilayah seluas 18.625 km2 , dengan panjang 340 km dan lebar 60 km. Titik tertingginya ialah Gunung Binaiya, setinggi 3.027m di atas permukaan laut.

Pulau Seram memiliki alam pegunungan dan hutan tropis. Produk-produk yang dihasilkan antara lain cengkih, pala, kopra, damar, sagu, ikan, dan minyak. Terdapat satu taman nasional yaitu Taman Nasional Manusela yang terkenal karena banyak hewan dan tumbuhan endemiknya. Untuk mencapai tempat ini dapat ditempuh melalui Negeri Yaputih atau Hatu di Kecamatan Tehoru, kurang lebih 100 km dari Masohi. Bisa juga melalui Negeri Wahai, di Seram Utara, yang rutenya melewati beberapa negeri seperti Huaulu, Kanikeh, dan negeri-negeri pegunungan lainnya.

Sejarah

Misionaris Portugal berada di Pulau Seram pada abad ke-16. Pos dagang Belanda didirikan pada awal abad ke-17. Misionaris menyebarkan Agama Katolik di Pulau Seram pada saat itu. Pada 1650, Seram dikuasai oleh Belanda. Injil Josef Kam juga sampai di Pulau Seram.

Administrasi

Secara administratif Pulau Seram dibagi menjadi tiga kabupaten: Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Maluku Tengah merupakan kabupaten induk, sementara SBB dan SBT adalah kabupaten pemekaran.

Ibu kota Maluku Tengah berada di Masohi, sebuah kota baru yang didirikan di wilayah pertuanan Amahai dan Makariki. Ibu kota Seram Bagian Barat secara de jure adalah Dataran Hunipopu. Namun, karena infrastruktur belum siap, pusat pemerintahan masih berkedudukan di Piru yang secara de facto merupakan ibu kota saat ini.

Hal yang sama terjadi di Seram Bagian Timur. Kedudukan pusat pemerintahan kabupaten ini masih berada di Bula. Sementara yang menjadi ibu kota de jure adalah Dataran Hunimoa. Dataran Hunimoa hingga saat ini masih kosong dan tidak memiliki infrastruktur yang memadai.

Penduduk

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Alfuren_uit_de_bergen_van_Ceram_TMnr_10005708.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Orang-orang Alifuru dari daerah pegunungan Pulau Seram. Foto: KITLV

Penduduk asli Pualu Seram adalah kelompok Alifuru yang menuturkan berbagai bahasa Austronesia. Mereka dipercaya sebagai asal-muasal orang Ambon melalui percampuran dengan pelbagai pendatang dari Maluku Utara, Banda, Maluku Tenggara, maupun luar Maluku. Kelompok Alifuru mendiami daerah pegunungan, sementara yang disebut sebagai orang Ambon mendiami Pulau Ambon, Pulau-Pulau Lease, dan pesisir Pulau Seram. Saat ini, ada beberapa suku independen di Pulau Seram selain yang secara umum dikenal sebagai orang Ambon, yakni Huaulu di Seram Bagian Utara, Nuaulu di Seram Bagian Selatan, Alune serta Wemale. Sekarang telah banyak pendatang di pulau ini, baik transmigran asal Jawa, migran informal asal Buton, bahkan keturunan Tionghoa atau Arab.

Agama

Agama di Pulau Seram (2023)[2]

  Islam (68.66%)
  Protestan (30.00%)
  Katolik (0.80%)
  Hindu (0.36%)
  Konghucu (0.15%)
  Buddha (0.02%)
  Aliran Kepercayaan/Lainnya (0.01%)

Sebagian besar penduduk Seram beragama Islam (Salam), dengan Kristen Protestan (Sarane) sebagai minoritas terbesar. Umumnya, masyarakat Protestan di pulau ini dilayani oleh Gereja Protestan Maluku sebagai gereja rakyat. Ada juga beberapa gereja lain seperti Pentakosta-Kharismatik dan Advent.

Wilayah pesisir barat, utara bagian barat hingga selatan bagian tengah merupakan wilayah dengan beberapa negeri Salam dan Sarane yang berselang-seling. Bagian pedalaman umumnya antara beragama Protestan atau memeluk agama suku. Sementara wilayah pesisir selatan bagian tengah, seluruh pesisir timur, dan pesisir utara bagian tengah hingga timur hampir secara eksklusif didiami oleh kelompok Salam.

Ada pun agama-agama lain seperti Kristen Katolik, Hindu, atau Buddha ada dalam jumlah yang tidak signifikan dan hanya terkonsentrasi utamanya di Masohi, Bula, atau Piru.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2023" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 1 Juni 2024.
  2. ↑ "Agama di Indonesia".

Pranala luar

  • (Inggris)Seacology Seram Island Health Clinic Project
Pulau-pulau di Kepulauan Maluku
Kota Ambon
Kabupaten Buru
Kabupaten Maluku Barat Daya
Kabupaten Maluku Tengah
Kabupaten Maluku Tenggara
Kabupaten Kepulauan Aru
Kabupaten Kepulauan Tanimbar
Tual 5°37′52″S 132°45′11″E / 5.6312007°S 132.7530283°E / -5.6312007; 132.7530283
Kabupaten Seram Bagian Timur & Kabupaten Seram Bagian Barat
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan