Kamis, 08 Oktober 2026
13:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Australaves

Bagikan:

Australaves adalah klad burung dalam kelompok Neoaves yang mencakup Cariamiformes, Falconiformes, Psittaciformes, dan Passeriformes. Kelompok ini didasarkan pada hubungan kekerabatan evolusioner yang terutama diketahui melalui penelitian filogenetik molekuler.[1]

Klad ini mencakup beberapa kelompok burung dengan bentuk dan cara hidup yang sangat berbeda, mulai dari seriema dan elang-alap dalam Cariamiformes dan Falconiformes hingga burung beo dalam Psittaciformes dan sebagian besar burung yang bertengger dalam Passeriformes. Passeriformes merupakan kelompok terbesar di antara keempat ordo tersebut dan mencakup sebagian besar spesies burung yang masih hidup.[2]

Sejarah penelitian

Hubungan kekerabatan antara seriema, falcon, burung beo, dan burung passerine tidak selalu dikenali dalam klasifikasi burung tradisional. Bukti molekuler pada awal abad ke-21 mulai menunjukkan bahwa kelompok-kelompok tersebut membentuk satu garis keturunan yang berbeda dalam Neoaves. Keberadaan kelompok yang kemudian dikenal sebagai Australaves pertama kali ditunjukkan dalam penelitian Ericson dan rekan-rekannya pada 2006 dan kemudian mendapat dukungan dari berbagai penelitian filogenomik.[3]

Nama Australaves berkaitan dengan kata Latin australis, yang berarti "selatan", dan aves, yang berarti "burung". Nama tersebut pertama kali digunakan oleh Per G. P. Ericson pada 2012 dengan ejaan Australavis dan kemudian diubah menjadi Australaves oleh Yuri dan rekan-rekannya pada 2013.[4][5]

Penelitian filogenomik dengan data DNA dalam jumlah besar kemudian memberikan dukungan lebih lanjut terhadap Australaves. Studi oleh Jarvis dan rekan-rekannya pada 2014 menggunakan data genom dan menemukan hubungan yang mendukung Australaves sebagai salah satu kelompok utama dalam evolusi burung modern.[6]

Klasifikasi

Australaves terdiri atas empat ordo burung yang masih hidup, yaitu Cariamiformes, Falconiformes, Psittaciformes, dan Passeriformes.[7]

  • Cariamiformes: mencakup seriema dan beberapa kelompok fosil yang telah punah.
  • Falconiformes: mencakup falcon dan caracara.
  • Psittaciformes: mencakup burung beo, kakaktua, dan kerabatnya.
  • Passeriformes: mencakup burung passerine atau burung yang bertengger dan merupakan kelompok terbesar dalam Australaves.

Dalam analisis filogenetik yang banyak digunakan, Cariamiformes merupakan kelompok yang bercabang paling awal dalam Australaves. Falconiformes kemudian menjadi kelompok saudara dari klad yang terdiri atas Psittaciformes dan Passeriformes.[8]

Hubungan kekerabatan

Hubungan kekerabatan di dalam Australaves didasarkan terutama pada data molekuler. Penelitian menggunakan urutan DNA dan penanda genom menunjukkan hubungan yang dekat antara Psittaciformes dan Passeriformes. Kedua kelompok tersebut bersama-sama membentuk klad yang dikenal sebagai Psittacopasserae atau Passerimorphae dalam beberapa sistem klasifikasi.[9]

Hubungan tersebut juga didukung oleh penelitian yang menggunakan pendekatan molekuler berbeda. Analisis menggunakan daerah 3'-UTR pada 2021 menempatkan Cariamiformes, Falconiformes, Psittaciformes, dan Passeriformes dalam Australaves.[10]

Evolusi

Australaves merupakan bagian dari Neoaves, yaitu kelompok yang mencakup sebagian besar burung modern. Hubungan antara Australaves dan kelompok burung lain di dalam Neoaves telah menjadi subjek berbagai penelitian filogenomik karena diversifikasi awal Neoaves berlangsung dalam waktu evolusioner yang relatif berdekatan sehingga hubungan antara beberapa garis keturunan sulit ditentukan.[11]

Kelompok Australaves juga memiliki catatan fosil. Beberapa kelompok burung yang telah punah ditempatkan sebagai anggota batang atau kerabat awal Cariamiformes, Psittaciformes, dan Passeriformes. Contohnya termasuk Phorusrhacidae, yaitu kelompok burung pemangsa besar yang telah punah, serta beberapa kelompok burung purba yang berkerabat dengan burung beo dan passerine.[12]

Taksonomi modern

Klasifikasi burung terus diperbarui seiring bertambahnya bukti molekuler dan fosil. International Ornithologists' Union dan organisasi taksonomi lainnya menggunakan data filogenetik untuk memperbarui hubungan antar-kelompok burung. Pada 2025, AviList diluncurkan sebagai upaya untuk menyatukan berbagai daftar taksonomi burung dunia ke dalam satu sistem yang disepakati secara lebih luas.[13]

Definisi filogenetik Australaves yang digunakan dalam kajian modern merujuk pada klad mahkota paling inklusif yang mencakup seriema Cariama cristata dan burung gereja Passer domesticus. Definisi tersebut menempatkan empat ordo yang masih hidup, yaitu Cariamiformes, Falconiformes, Psittaciformes dan Passeriformes, di dalam Australaves.[14]

Referensi

  1. ↑ Sangster, George; Braun, Michael J.; Johansson, Ulf S.; Kimball, Rebecca T.; Mayr, Gerald; Suh, Alexander (2022). "Phylogenetic definitions for 25 higher-level clade names of birds". Avian Research. 13: 100027. doi:10.1016/j.avrs.2022.100027.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  2. ↑ "Orders of Birds". IOC World Bird List. Diakses tanggal 4 Oktober 2026.
  3. ↑ Ericson, Per G. P.; Anderson, Clara L.; Britton, Tom; Elzanowski, Andrzej; Johansson, Ulf S.; Källersjö, Mari; Ohlson, Jan I.; Parsons, T. J.; Zuccon, Dario; Mayr, Gerald (2006). "Diversification of Neoaves: integration of molecular sequence data and fossils". Biology Letters. 2 (4): 543–547. doi:10.1098/rsbl.2006.0523.
  4. ↑ Ericson, Per G. P. (2012). "Evolution of terrestrial birds in three continents: biogeography and parallel radiations". Journal of Biogeography. 39 (5): 813–824. doi:10.1111/j.1365-2699.2011.02650.x.
  5. ↑ Yuri, Tamaki; Kimball, Rebecca T.; Harshman, John; Bowen, Janet; Braun, Michael J.; Chojnowski, Jena L.; Han, Kyung Min; Hackett, Shannon J.; Huddleston, Christopher J.; Moore, William S. (2013). "The Trans-Bhutan Highway: A Phylogenetic Framework for Avian Evolution". Biology. 2 (2): 419–441. doi:10.3390/biology2020419.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  6. ↑ Jarvis, Erich D.; Mirarab, Siavash; Aberer, Andre J.; Li, Bo; Houde, Peter; Li, C.; Ho, Simon Y. W.; Faircloth, Brant C.; Nabholz, Benoit; Howard, Jason T. (2014). "Whole-genome analyses resolve early branches in the tree of life of modern birds". Science. 346 (6215): 1320–1331. doi:10.1126/science.1253451.
  7. ↑ Sangster, George; Braun, Michael J.; Johansson, Ulf S.; Kimball, Rebecca T.; Mayr, Gerald; Suh, Alexander (2022). "Phylogenetic definitions for 25 higher-level clade names of birds". Avian Research. 13: 100027. doi:10.1016/j.avrs.2022.100027.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  8. ↑ Prum, Richard O.; Berv, Jacob S.; Dornburg, Alex; Field, Daniel J.; Townsend, Jeffrey P.; Lemmon, Emily Moriarty; Lemmon, Alan R. (2015). "A comprehensive phylogeny of birds (Aves) using targeted next-generation DNA sequencing". Nature. 526: 569–573. doi:10.1038/nature15697.
  9. ↑ Suh, Alexander; Paijmans, Johannes L. A.; Gelang, Magnus; Stiller, James; Moreno-Bernal, J. W.; Frantz, Laurent A. F.; Krause, Johannes; Engel, Manuel S.; Meredith, Robert W.; Greif, Stephan (2015). "Phylogenomic evidence for the early Cretaceous origin of modern birds". Nature Communications. 6: article 6241. doi:10.1038/ncomms7241.
  10. ↑ Kuhl, H.; Frankl-Vilches, C.; Bakker, A.; Mayr, G.; Kraus, R. H. S.; Brommer, J. E.; Claramunt, S.; Cracraft, J.; König, C.; et al. (2021). "An unbiased molecular approach using 3′-UTRs resolves the avian family-level tree of life". Molecular Biology and Evolution. 38 (1): 108–127. doi:10.1093/molbev/msaa191.{{cite journal}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |last10=
  11. ↑ Prum, Richard O.; Berv, Jacob S.; Dornburg, Alex; Field, Daniel J.; Townsend, Jeffrey P.; Lemmon, Emily Moriarty; Lemmon, Alan R. (2015). "A comprehensive phylogeny of birds (Aves) using targeted next-generation DNA sequencing". Nature. 526: 569–573. doi:10.1038/nature15697.
  12. ↑ Sangster, George; Braun, Michael J.; Johansson, Ulf S.; Kimball, Rebecca T.; Mayr, Gerald; Suh, Alexander (2022). "Phylogenetic definitions for 25 higher-level clade names of birds". Avian Research. 13: 100027. doi:10.1016/j.avrs.2022.100027.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  13. ↑ "AviList: The Global Avian Checklist". International Ornithologists' Union. Diakses tanggal 4 Oktober 2026.
  14. ↑ Sangster, George; Braun, Michael J.; Johansson, Ulf S.; Kimball, Rebecca T.; Mayr, Gerald; Suh, Alexander (2022). "Phylogenetic definitions for 25 higher-level clade names of birds". Avian Research. 13: 100027. doi:10.1016/j.avrs.2022.100027.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan