Rabu, 07 Oktober 2026
20:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Strix (burung)

Strix (burung)

genus burung

Bagikan:
Burung hantu Strix
Rentang waktu: Miosen Awal hingga masa kini
250px-Strix_nebulosaRB.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Burung hantu kelabu besar, Strix nebulosa
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Strigiformes
Famili: Strigidae
Genus: Strix
Linnaeus, 1758
Spesies tipe
Strix stridula[1] = Strix aluco
Linnaeus, 1758
Spesies

Lihat teks

Sinonim[2]

Ciccaba Wagler, 1832
Macabra Bonaparte, 1854
Myrtha Bonaparte, 1854
Nyctimene Heine & Reichenow, 1890
Ptynx Blyth, 1840
Stryx Pallas, 1771 (unjustified emendation)
Tybo Heine, 1890
Tyto Heine & Reichenow, 1890

Artikel takson sembarang

Strix adalah genus burung hantu dalam famili burung hantu sejati (Strigidae), yang menjadi salah satu dari dua famili burung hantu yang masih hidup dan diakui ahli, bersamaan dengan Tytonidae. Nama umumnya mencakup burung hantu tanpa telinga, kukuk atau burung hantu hutan, meskipun mereka bukan satu-satunya burung hantu tanpa kuncung telinga, dan "burung hantu hutan" juga digunakan sebagai nama yang lebih umum untuk burung hantu penghuni hutan.

Burung hantu dalam Strix berukuran sedang hingga besar, bertubuh kekar, dan kuat. Mereka tidak memiliki kuncung telinga dan sebagian besar merupakan burung hutan yang sangat nokturnal. Sebagian besar dari mereka memangsa mamalia, burung, dan reptil kecil.

Kebanyakan burung hantu dalam genus Strix dapat dibedakan dari genera burung hantu lainnya melalui vokalisasi hoot-nya serta tidak adanya telinga yang tampak

Nama genus latinnya, Srtix, merujuk kepada monster burung hantu mitologis yang diyakini mengisap darah bayi.[3] Meski genus ini awalnya didirikan untuk burung-burung hantu nirtelinga oleh Linnaeus pada 1758, banyak menerapkan istilah ini untuk burung-burung hantu lainnya (contohnya Tyto) hingga akhir abad ke-19.[4] Genus ini berkerabat dekat dengan Ornimegalonyx yang telah punah.

Spesies

Genus ini mencakup 22 spesies:[5]

Referensi

  1. ↑ "Strigidae". aviansystematics.org. The Trust for Avian Systematics. Diakses tanggal 2023-07-26.
  2. ↑ "IRMNG - Strix Linnaeus, 1758". www.irmng.org.
  3. ↑ Jobling, James A (2010). The Helm Dictionary of Scientific Bird Names. London: Christopher Helm. hlm. 368. ISBN 978-1-4081-2501-4.
  4. ↑ Mlíkovský, Jirí (2002): Cenozoic Birds of the World, Part 1: Europe Diarsipkan 2011-05-20 di Wayback Machine. Ninox Press, Prague. p.217
  5. ↑ Gill, Frank; Donsker, David; Rasmussen, Pamela, ed. (Januari 2021). "Owls". IOC World Bird List Version 11.1. International Ornithologists' Union. Diakses tanggal 24 Mei 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Genera burung hantu beserta kerabat punahnya
†Zealandornithidae
Australaves
Cariamiformes
Eufalconimorphae
Falconiformes
Psittacopasseres
Afroaves
Hieraves
Accipitrimorphae
Strigiformes
    • Lihat di bawah↓
Coraciimorphae
Coliiformes
Cavitaves
incertae sedis
†Heterostrigidae
†Ogygoptyngidae
†Palaeoglaucidae
†Protostrigidae
†Sophiornithidae
Strigidae
Tytonidae
Paleoglaux artophoron
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan