Minggu, 20 September 2026
12:22 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Pulau Diomede Besar

Pulau Diomede Besar

pulau di Rusia

Diomede Besar
330px-The_Diomede_Islands_in_the_BeringSea_%28picture_from_space%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Citra Pulau Diomede Besar dari satelit (di sebelah kiri). Pulau Diomede Kecil terletak di sebelah kanan.
osm-intl,7,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pulau_Diomede_Besar&revid=29870384&groups=_c674b5cbcc593d2cd9259f2b9577cf5089f9de05&parser=parsoid
Peta interaktif Diomede Besar
Geografi
LokasiLaut Bering
Koordinat65°46′52″N 169°03′25″W / 65.78111°N 169.05694°W / 65.78111; -169.05694
Luas29 km2
Pemerintahan
NegaraRusia Rusia
Kependudukan
PendudukTidak berpenghuni

Pulau Diomede Besar (bahasa Rusia:о́стров Ратма́нова, ostrov Ratmanova (yang berarti Pulau Ratmanov)[1] adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Diomede di tengah Selat Bering. Pulau ini merupakan bagian dari Distrik Chukotsky di Rusia.

Geografi

Pulau Diomede Besar terletak sekitar 45 km (28 mi) di sebelah tenggara Tanjung Dezhnev di Semenanjung Chukchi dan merupakan titik paling timur Rusia. Koordinat pulau ini adalah 65°46′52″N 169°03′25″W / 65.78111°N 169.05694°W / 65.78111; -169.05694. Pulau berbatu ini memiliki luas sebesar 29 km2 (11 sq mi)[2] Batas penanggalan internasional terletak 13 km (8,1 mi)[3] di sebelah timur pulau ini.

Sejarah

Pulau ini pada awalnya dihuni oleh suku Inupiat.[4] Orang Eropa pertama yang mencapai pulau ini adalah penjelajah Rusia yang bernama Semyon Dezhnyov pada tahun 1648. Navigator Denmark (yang bekerja untuk Rusia) Vitus Bering menemukan kembali Pulau Diomede pada 16 Agustus 1728, hari ketika Gereja Ortodoks Rusia merayakan martir Santo Diomede.[5]

Pada tahun 1867, sebagian bagian dari Pembelian Alaska, perbatasan baru antara Rusia dan Amerika Serikat ditetapkan di antara Pulau Diomede Besar dan Kecil.

Setelah Perang Dunia II, penduduk asli pulau ini dipaksa pindah ke daratan Rusia untuk menghindari kontak antar perbatasan. Kini, pulau ini tidak memiliki populasi permanen, tetapi merupakan tempat berdirinya stasiun cuaca Rusia dan markas pasukan penjaga perbatasan Rusia.[6][7]

Abad ke-20

Selama Perang Dunia II, Pulau Diomede Besar menjadi pangkalan militer selama beberapa waktu hingga Perang Dingin terjadi.[8]

Setelah Perang Dunia II, penduduk asli terpaksa meninggalkan Pulau Diomede Besar ke daratan untuk menghindari kontak melintasi perbatasan. Hari ini, tidak seperti Pulau Diomede Kecil disebelah Alaska, Pulau Diomede Besar tidak memiliki penduduk asli yang permanen, pulau itu merupakan situs stasiun cuaca Rusia dan pangkalan pasukan Layanan Perbatasan dari Dinas Keamanan Federal Federasi Rusia (FSB).[6][9]

Selama Perang Dingin, bagian perbatasan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet yang memisahkan Diomede Besar dan Kecil dikenal sebagai "Tirai Es". Namun, pada tanggal 7 Agustus 1987, Lynne Cox, seorang perenang jarak jauh asal Amerika, berenang dari Diomede Kecil ke Diomede Besar (kira-kira 35 km (22 mi)*) di perairan sedingin es. Dia diberi selamat bersama oleh Mikhail Gorbachev dan Ronald Reagan empat bulan kemudian pada penandatanganan Perjanjian Rudal INF di Gedung Putih, ketika Gorbachev bersulang. Dia dan Presiden Reagan mengangkat gelas mereka dan Gorbachev berkata: "Musim panas lalu, seorang Amerika pemberani bernama Lynne Cox hanya butuh dua jam untuk berenang dari salah satu negara kami ke negara lain. Kami melihat di televisi betapa tulus dan bersahabatnya pertemuan itu, antara orang-orang kita dan Amerika ketika dia melangkah ke pantai Soviet. Dia membuktikan dengan keberaniannya betapa dekat satu sama lain orang-orang kita hidup".[10]

Kecelakaan Lisunov Li-2

Tidak ada landasan udara di pulau itu, tetapi karena permaukaan diatasnya datar, beberapa pendaratan dilakukan untuk mengirimkan beberapa logistik. Pada tanggal 13 Juni 1971 pesawat Lisunov Li-2 milik Pasukan Perbatasan Soviet jatuh di tengah pulau, semua anggota awak terluka at 65°46′42″N 169°04′00″W / 65.7783°N 169.0666°W / 65.7783; -169.0666, .

Fauna

Sebelas spesies burung seperti puffin dan guillemot[11] telah ditemukan di Pulau Diomede Besar. Pada tahun 1976 seekor rufous hummingbird diidentifikasi di pulau itu.[12] Temuan unik sejauh ini di Rusia, kemungkinan besar disebabkan oleh spesimen yang tersebar. Untuk mamalia, Anjing laut (misalnya ringed dan bearded seal, walrus[13]) dan Cetacea (misalnya Paus kelabu dan Paus kepala busur yang lebih jarang) menghuni perairan di sekitar pulau.[14]

Referensi

  1. ru:Ратманов, Макар Иванович
  2. "Diomede Islands". Funk & Wagnalls New Encyclopedia. World Almanac Education Group. 2006. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2009-03-26. Diakses tanggal 2016-02-20.
  3. Wikimapia
  4. Bering Straits Diarsipkan 2011-07-21 di Wayback Machine., First Alaskans Institute, Regional Fact Sheets
  5. "Russia.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-09-20. Diakses tanggal 2016-02-20.
  6. 1 2 Diomede Islands, britannica.com
  7. "Google Maps". Maps.google.com. 1970-01-01. Diakses tanggal 2012-03-24.
  8. "Diomede – Inalik, Alaska". Usgennet.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-04-24. Diakses tanggal 2012-03-24.
  9. "Google Maps". Maps.google.com. 1970-01-01. Diakses tanggal 2012-03-24.
  10. Cox, Lynne. "Swimming to Antarctica,Tales of a Long-Distance Swimmer", Knopf, 2004, p. 275.
  11. 2016. Bird Watching in the Russian Arctic
  12. Newfield, Nancy L.; Nielsen, Barbara (1996). Hummingbird Gardens: Attracting Nature's Jewels to Your Backyard. Houghton Mifflin Harcourt. hlm. 53–. ISBN 1-881527-87-5.
  13. Hughes P.. 2016. Arctic thrill: an expedition through the Northwest Passage. How to spend it - Financial Times. Retrieved on March 01, 2017
  14. Jarvenpa R.. Brumbach J. H.. 2006. Circumpolar Lives and Livelihood: A Comparative Ethnoarchaeology of Gender and Subsistence. pp.239. University of Nebraska Press. Retrieved on March 01, 2017
Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan