Minggu, 20 September 2026
21:54 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Puing

sisa-sisa yang tercecer dari sesuatu yang hancur atau dibuang

Puing (bahasa Inggris:Debris) adalah reruntuhan, bangkai, sisa-sisa bangunan, sampah berserakan, atau limbah/sampah berserakan, yakni sisa-sisa yang tercecer dari sesuatu yang telah hancur. Dalam geologi, istilah ini juga dapat merujuk pada fragmen batu besar yang tertinggal akibat mencairnya gletser, dan sebagainya. Tergantung pada konteksnya, "puing" bisa merujuk pada berbagai hal yang berbeda.

Perang

250px-Boys_Toys_edit.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang anak bermain di atas tank yang ditinggalkan di luar Phnom Penh, Kamboja pada tahun 1991.

Pasca perang, sebuah wilayah luas di daerah konflik sering kali dipenuhi oleh puing-puing perang berupa perlengkapan dan kendaraan yang ditinggalkan atau hancur, ranjau darat, amunisi yang tidak meledak, selongsong peluru, dan pecahan logam lainnya.

Banyak puing perang yang berpotensi mematikan, dan terus menewaskan serta melukai warga sipil bertahun-tahun setelah konflik berakhir. Risiko dari puing-puing ini bisa cukup besar hingga menghalangi atau menunda kembalinya para pengungsi. Selain itu, puing perang dapat mengandung bahan kimia berbahaya atau komponen radioaktif yang dapat mencemari tanah atau meracuni warga sipil yang bersentuhan dengannya. Banyak lembaga pembersih ranjau juga terlibat dalam pembersihan puing-puing perang.

Ranjau darat secara khusus sangat berbahaya karena dapat tetap aktif selama puluhan tahun setelah konflik, sehingga penggunaannya telah dilarang oleh peraturan perang internasional.

Pada November 2006, Protokol tentang Sisa-sisa Peledak Perang (The Protocol on Explosive Remnants of War)[1] mulai berlaku, dengan 92 negara terlibat dalam perjanjian tersebut. Protokol ini mewajibkan pihak-pihak yang terlibat dalam suatu konflik untuk membantu dalam proses pembersihan amunisi yang tidak meledak setelah berakhirnya konflik.[2]

Referensi

  1. "Protocol on Explosive Remnants of War (Protocol V to the 1980 Convention)". International Committee of the Red Cross. 2003. Diakses tanggal 2006-06-20.
  2. "War Debris Treaty To Come Into Force in November". Defense News. 2006. Diakses tanggal 2006-06-20.[pranala nonaktif]

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Debris.


Ikon rintisan

Artikel bertopik lingkungan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan