Kamis, 05 November 2026
09:47 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Puing

sisa-sisa yang tercecer dari sesuatu yang hancur atau dibuang

Bagikan:

Puing (bahasa Inggris:Debris) adalah reruntuhan, bangkai, sisa-sisa bangunan, sampah berserakan, atau limbah/sampah berserakan, yakni sisa-sisa yang tercecer dari sesuatu yang telah hancur. Dalam geologi, istilah ini juga dapat merujuk pada fragmen batu besar yang tertinggal akibat mencairnya gletser, dan sebagainya. Tergantung pada konteksnya, "puing" bisa merujuk pada berbagai hal yang berbeda.

Perang

250px-Boys_Toys_edit.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang anak bermain di atas tank yang ditinggalkan di luar Phnom Penh, Kamboja pada tahun 1991.

Pasca perang, sebuah wilayah luas di daerah konflik sering kali dipenuhi oleh puing-puing perang berupa perlengkapan dan kendaraan yang ditinggalkan atau hancur, ranjau darat, amunisi yang tidak meledak, selongsong peluru, dan pecahan logam lainnya.

Banyak puing perang yang berpotensi mematikan, dan terus menewaskan serta melukai warga sipil bertahun-tahun setelah konflik berakhir. Risiko dari puing-puing ini bisa cukup besar hingga menghalangi atau menunda kembalinya para pengungsi. Selain itu, puing perang dapat mengandung bahan kimia berbahaya atau komponen radioaktif yang dapat mencemari tanah atau meracuni warga sipil yang bersentuhan dengannya. Banyak lembaga pembersih ranjau juga terlibat dalam pembersihan puing-puing perang.

Ranjau darat secara khusus sangat berbahaya karena dapat tetap aktif selama puluhan tahun setelah konflik, sehingga penggunaannya telah dilarang oleh peraturan perang internasional.

Pada November 2006, Protokol tentang Sisa-sisa Peledak Perang (The Protocol on Explosive Remnants of War)[1] mulai berlaku, dengan 92 negara terlibat dalam perjanjian tersebut. Protokol ini mewajibkan pihak-pihak yang terlibat dalam suatu konflik untuk membantu dalam proses pembersihan amunisi yang tidak meledak setelah berakhirnya konflik.[2]

Referensi

  1. ↑ "Protocol on Explosive Remnants of War (Protocol V to the 1980 Convention)". International Committee of the Red Cross. 2003. Diakses tanggal 2006-06-20.
  2. ↑ "War Debris Treaty To Come Into Force in November". Defense News. 2006. Diakses tanggal 2006-06-20.[pranala nonaktif]

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Debris.


Ikon rintisan

Artikel bertopik lingkungan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan