Minggu, 20 September 2026
21:54 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Program Artemis

Program Artemis

program penerbangan antariksa berawak Amerika ke Bulan

Sebuah program penjelajahan Bulan berawak oleh NASATemplat:SHORTDESC:Sebuah program penjelajahan Bulan berawak oleh NASA
Program Artemis
250px-Artemis_program_%28original_with_wordmark%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
NegaraAmerika Serikat
OrganisasiNASA dan mitranya: ESA, JAXA, DLR, UKSA, ASI, ISA, MBRSC, KARI, dan CSA
TujuanPenjelajahan Bulan yang berkelanjutan dengan awak
StatusSedang berlangsung
Sejarah program
BiayaUS$93 miliar (2012–2025),
$53 miliar pada tahun 2021–2025
Durasisejak 2017;9 tahun lalu (2017) Artikel ini mengandung teks dari suatu publikasi yang sekarang berada di domain publik: "NASA: Moon to Mars". nasa.gov. NASA. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Agustus 2019. Diakses tanggal 19 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)</ref>
Penerbangan pertamaArtemis 1 (16 November 2022)[1]
Penerbangan berawak pertamaArtemis 2 1 April 2026
Tempat peluncuran
Informasi kendaraan
Kendaraan awak
Kapasitas awak4[2]
Roket peluncur

Program Artemis adalah program antariksa yang memiliki tujuan untuk mendaratkan "wanita pertama dan pria berikutnya" di Bulan, khususnya di wilayah kutub selatan Bulan pada tahun 2024.[5] Program yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat ini melibatkan NASA, perusahaan luar angkasa komersial AS yang dikontrak oleh NASA, dan mitra internasional seperti European Space Agency (ESA), Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), Badan Antariksa Kanada (CSA), dan Badan Antariksa Australia (ASA). NASA memimpin program ini, tetapi mengharapkan kemitraan internasional untuk memainkan peran kunci dalam memajukan Artemis sebagai langkah selanjutnya menuju tujuan jangka panjang untuk membangun keberadaan yang berkelanjutan di Bulan, meletakkan dasar bagi perusahaan swasta untuk membangun ekonomi bulan, dan akhirnya mengirim manusia ke Mars.[5][6]

Pada bulan Desember 2017, Presiden Donald Trump menandatangani Space Policy Directive 1, mengesahkan kampanye bulan. Program Artemis memanfaatkan program wahana antariksa yang sudah dicetuskan sebelumnya seperti Orion, Lunar Gateway, dan Commercial Lunar Payload Services, serta mengembangkan sistem pendarat awak baru untuk mendarat di Bulan. Space Launch System akan berfungsi sebagai kendaraan peluncur utama wahana antariksa Orion, sedangkan kendaraan peluncuran komersial rencana akan digunakan untuk meluncurkan berbagai elemen lainnya. NASA meminta $1,6 miliar dana tambahan untuk Artemis untuk tahun fiskal 2020, sementara Komite Alokasi Senat meminta profil anggaran lima tahun dari NASA[7] yang diperlukan untuk evaluasi dan persetujuan oleh Kongres.[8][9][10][11]

Lihat pula

Referensi

  1. Artemis I Launch to the Moon (Official NASA Broadcast) - Nov. 16, 2022 (dalam bahasa Inggris), 16 November 2022, diakses tanggal 2022-11-16{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Orion Components", NASA (dalam bahasa Inggris), 27 Februari 2024, diakses tanggal 2024-06-18{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Gebhardt, Chris (6 April 2017). "NASA finally sets goals, missions for SLS — multi-step plan to Mars". NASASpaceFlight.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Agustus 2017. Diakses tanggal 21 Agustus 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. NASA (17 November 2022). "Gateway: overview". NASA. Diakses tanggal 6 Maret 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 "NASA: Moon to eiMars". NASA. Diakses tanggal 19 Mei 2019.
  6. "NASA Gains Broad International Support for Artemis Program at IAC". NASA. 8 November 2019. Diakses tanggal 24 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Senate appropriators advance bill funding NASA despite uncertainties about Artemis costs[pranala nonaktif permanen]. Jeff Foust, Space News. 27 September 2019.
  8. NASA administrator on new Moon plan: 'We're doing this in a way that's never been done before'. Loren Grush, The Verge. 17 Mei 2019.
  9. Harwood, William (17 Juli 2019). "NASA boss pleads for steady moon mission funding". CBS News. Diakses tanggal 28 Agustus 2019.
  10. Fernholz, Tim; Fernholz, Tim. "Trump wants $1.6 billion for a moon mission and proposes to get it from college aid". Quartz (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 Mei 2019.
  11. Berger, Eric (14 Mei 2019). "NASA reveals funding needed for Moon program, says it will be named Artemis". Ars Technica (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 22 Mei 2019.
Misi
Nirawak
Berawak
Emblem of the Artemis program


Ikon rintisan

Artikel bertopik luar angkasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan