Minggu, 18 Oktober 2026
08:03 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Prefektur apostolik

Prefektur apostolik

wilayah administratif gereja

Bagikan:
40px-Emblem_of_the_Papacy_SE.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dari seri tentang
Hierarki Gereja Katolik
Saint Peter
Gelar Gerejawi (Jenjang Kehormatan)
icon PortalKatolik

Prefektur apostolik adalah yurisdiksi misioner "prakeuskupan" Gereja Katolik Roma yang didirikan di daerah-daerah yang masih belum memadai untuk didirikan keuskupan. Prefektur apostolik merupakan bentuk administrasi karya pewartaan iman dan pembinaan umat di suatu wilayah dengan batas-batas tertentu yang dikategorikan sebagai daerah misi, sewaktu iman Katolik di daerah tesebut tergolong baru dan sedang ditanamkan dan umat masih tergolong muda. Paus mendirikan prefektur apostolik di suatu setelah mendapatkan saran dari Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa. Prefektur apostolik juga dapat didirikan di negara atau wilayah yang tidak memungkinkan bagi hierarki Gereja Katolik untuk dibentuk karena adanya keadaan khusus yang dinilai berbahaya, misalnya perang atau diskriminasi agama. Prefektur apostolik di seluruh dunia dikoordinasikan oleh Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa dan bertanggung jawab langsung pada Takhta Suci dan kepada Paus.

Prefektur apostolik dipimpin oleh seorang prefek apostolik yang ditunjuk atas nama Paus. Prefek apostolik merupakan seorang imam misionaris di menjalankan kegiatan misi di daerah tersebut. Walaupun melakukan tugas-tugas layaknya uskup, tetapi seorang prefek apostolik mempunyai kekuasaan terbatas, karena prefek masihlah seorang imam yang tidak ditahbiskan sebagai uskup. Walaupun ia bertanggungjawab kepada Paus, seorang prefek apostolik tidak punya kewajiban seperti uskup untuk menyampaikan laporan kepada Paus setiap lima tahun sekali tentang yurisdiksi gerejawi yang dipimpinnya. Prefek apostolik juga tidak berhak untuk mengikuti sinode dan konsili Gereja Katolik, tetapi diwakilkan oleh Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa.

Jika prefektur apostolik tertentu dapat tumbuh dan berkembang di daerah tersebut, prefektur tersebut dapat dinaikkan statusnya menjadi vikariat apostolik, yang dipimpin oleh vikaris apostolik yang merupakan uskup tituler, dengan harapan bahwa seiring berjalannya waktu, wilayah tersebut akan menghasilkan cukup banyak umat Katolik dan stabilitas bagi institusi Katolik yang ada di dalamnya, sehingga kenaikan status yurisdiksi tersebut sebagai suatu keuskupan terjamin.

Daftar

Pada akhir 2010, apostolik prefektur di seluruh dunia hanya berjumlah 39. Dua puluh sembilan di antaranya berada di Tiongkok (banyak yang lowong), yaitu daerah misi yang telah lama terhambat oleh tindakan pemerintah negara. Sepuluh prefektur lainnya, yaitu 1 di Azerbaijan, 2 di Kamboja, 1 di Mongolia, 1 di timur jauh Rusia, 3 di Benua Afrika, 1 di Benua Amerika, dan 1 di Oseania.[1]

Tiongkok

Eurasia

Amerika

Oseania

Afrika

Referensi

  1. ↑ Annuario Pontificio 2012, pp. 1061-1065

Pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan