Senin, 21 September 2026
05:47 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Podocarpaceae

Podocarpaceae

Podocarpaceae
250px-Podocarpus_macrophyllus_inumaki.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daun dan runjung biji tua Podocarpus macrophyllus
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Podocarpaceae

Genera
Artikel takson sembarang

Podocarpaceae atau Suku Melur-meluran adalah satu famili besar dari konifer yang hidup di belahan Bumi selatan, dengan 18-19 genus dan sekitar 170-200 spesies pohon dan semak yang selalu berdaun sepanjang tahun. Familia ini adalah anggota klasik dari flora Antartika, yang pusat keanekaragamannya berada di wilayah Australasia, terutama New Caledonia, Tasmania, Selandia Baru, dan agak sedikit meluas ke Malesia dan Amerika Selatan (terutama di pegunungan Andes). beberapa genus sebarannya meluas ke utara khatulistiwa ke Indocina dan Filipina. Genus Podocarpus menyebar di utara sejauh selatan Jepang dan selatan Cina di Asia serta Mexico di Amerika, dan genus Nageia hingga selatan Cina dan selatan India. Dua genus juga terdapat di Afrika sub-Sahara, yaitu Podocarpus yang penyebarannya luas dan Afrocarpus yang endemik.

Parasitaxus usta merupakan konifer unik karena ia adalah satu-satunya konifer parasit. Ia ada di New Caledonia, di situ ia merupakan parasit anggota Podocarpaceae lain, Falcatifolium taxoides.

Genus Phyllocladus, yang disini dimasukkan sebagai Podocarpaceae berdasarkan bukti genetis, oleh beberapa botanis ditempatkan pada familinya sendiri Phyllocladaceae.

Taksonomi

Famili Podocarpaceae sangat beraneka ragam, baik dari segi morfologi maupun ekologi. Anggotanya berada terutama di belahan Bumi selatan, dengan ragam jenis yang umum ada di New Caledonia, Selandia Baru dan Tasmania. Keanekaragaman spesies Podocarpus terutama berada di Amerika Selatan dan pulau-pulau di Indonesia, Indonesia juga kaya akan spesies Dacrydium dan Dacrycarpus.

Podocarpus L’Hér. ex Pers. (dengan 107 spesies) dan Dacrydium Sol. ex Forst adalah genus terbesar. Beberapa genus umum terdapat di Selandia Baru dan Amerika Selatan, yang mendukung pandangan bahwa Podocarpaceae dulu menyebar luas pada Gondwana selatan. Pemisahan Gondwana menimbulkan spesiasi besar-besaran famili Podocarpaceae.

Hingga 1970 hanya tujuh genus Podocarpaceae yang dikenal - Podocarpus, Dacrydium, Phyllocladus, Acmopyle, Microcachrys, Saxegothaea dan Pherosphaera. Semua takson dari Afrika berada pada Podocarpus - P. falcatus, P. elongatus, P. henkelii dan P. latifolius.

Taksonom membagi spesies dari Podocarpus menjadi delapan kategori berdasarkan anatomi daun (Afrocarpus J. Buchholz & N. E. Gray, Dacrycarpus Endl., Eupodocarpus Endl., Microcarpus Pilg., Nageia (Gaertn.) Endl., Polypodiopsis C.E. Bertrand (non Polypodiopsis Carriére nom. rej. prop.6), Stachycarpus Endl. and Sundacarpus J. Buchholz & N.E. Gray). Studi embriologi, dan perkembangan gametofit, struktur runjung betina dan sitologi, membawa kepercayaan bahwa delapan kategori tersebut mungkin pantas mendapat status genus. Para peneliti setuju pada kebutuhan untuk mengenali ‘pengelompokan yang cukup alami yang membuktikan memiliki kohesi yang baik dan mungkin kohesi evolusioner’ dan mengambil langkah yang perlu untuk mengangkat tiap seksi pada status genus.[1]

Referensi

  1. Barker, N.P., Muller, E.M., and Mill, R.R. (2004). A yellowwood by any other name: molecular systematics and the taxonomy of Podocarpus and the Podocarpaceae in southern Africa Diarsipkan 2008-04-08 di Wayback Machine.. South African Journal of Science, 100: 629-632.
  • Quinn, C. J. & Price, R. A. Phylogeny of the Southern Hemisphere Conifers. Proc. Fourth International Conifer Conference 129-136 (2003).

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan