Minggu, 20 September 2026
20:16 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Piagam 08

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023)
Piagam 08
Hanzi sederhana:
Hanzi tradisional:
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Língbā Xiànzhāng
Yue (Kantonis)
- Jyutping: ling4 baat3 hin3 zoeng1

Piagam 08 adalah sebuah manifesto yang awalnya ditandatangani oleh 303 intelektual pembelot Tiongkok dan aktivis hak asasi manusia.[1] Manifesto tesebut diterbitkan pada 10 Desember 2008, peringatan ke-60 dari Deklarasi Hak Asasi Manusia Universal, yang mengadopsi dan gaya dari Piagam 77 yang anti-Soviet yang dikeluarkan oleh para pembelot Cekoslowakia.[2] Sejak perilisannya, lebih dari 10.000 orang di dalam dan di luar Tiongkok menandatangani piagam tersebut.[3][4][5]

Referensi

  1. "Over 5000 people have signed the Charter 08 (《零八宪章》签名已超过5000人)". Boxun. 17 Desember 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 November 2009. Diakses tanggal 15 Desember 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Spencer, Richard (9 Desember 2008). "Chinese dissidents emulate anti-Soviet heroes with Charter 08". Telegraph.co.uk. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Desember 2008. Diakses tanggal 10 Desember 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. A Nobel Prize for a Chinese Dissident Diarsipkan 2017-08-04 di Wayback Machine., The New York Times, September 20, 2010
  4. Why China's leadership should talk to the Charter 08 movement Diarsipkan 2017-01-29 di Wayback Machine., Washington Post, 30 January 2009.
  5. Small green shoots of rebellion among ordinary Chinese Diarsipkan 2010-12-31 di Wayback Machine., Irish Times, 31 January 2009.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan