Senin, 19 Oktober 2026
21:05 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Pertempuran Yser

Pertempuran Yser

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Pertempuran Yser
Bagian dari Pertempuran menuju laut
pada Blok Barat Perang Dunia I
330px-Yser_oct14.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta kekuatan menuju laut.
Tanggal16 - 31 Oktober 1914
Lokasi
Sungai Yser, Belgia
Hasil Kemenangan Franco-Belgia
Pihak yang terlibat
Belgia Belgia
Prancis Prancis
Kekaisaran Jerman Kekaisaran Jerman
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Belgia Albert I (Belgia) Kekaisaran Jerman Albrecht, Duke Württemberg
Kekuatan
Belgia: 4 divisi infantri,
2 divisi cadangan
Prancis: 1 divisi infantri,
2 Resimen Marinir
6 Korps (12 divisi)
Korban jiwa dan kerugian
Belgia: 40,000
Prancis: 15,000
tak diketahui

Pertempuran Yser adalah semua pertempuran yang berlangsung dari 16 - 31 Oktober 1914 dan menahan pasukan Jerman yang ingin menyeberangi sungai ke Dunkerque. Pasukan Prancis dan Belgia ditempatkan di sana.

Strategi

Pertempuran ini merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Schlieffen, Belgia telah diserang oleh Jerman. Setelah Pengepungan Antwerpen, sisa pasukan Belgia mendesak kembali ke sisi baratdaya negara, dan memutuskan untuk bertahan 22 mil sepanjang kanal Yser. Jerman mencoba mencapai pelabuhan Prancis di Calais dan Dunkerque. Pertempuran Ypres Pertama terjadi bersamaan dengan pertempuran Yser.

Pertempuran

Seluruh pasukan Belgia dikerahkan untuk bertahan di garis depan. Pasukan itu kelelahan dan amunisi menipis pada dua bulan terakhir. Prancis diperkuat dengan 6.000 marinir dan divisi infanteri Belgia.

Pertempuran pertama pada tanggal 16 Oktober 1914. Kota Diksmuide diserang Jerman dan dapat dihalau oleh marinir Prancis dan artileri Belgia. Hari berikutnya pasukan Jerman (terdiri dari tentara wajib militer yang terlatih dan pasukan cadangan) bergerak ke arah selatan Bruges dan Ostend, ke arah sungai Yser. Angkatan Darat Keempat Jerman mengambil jalur dari Nieuwpoort ke Ypres.

Laksamana Hood dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris memerintahkan tiga kapal pengawas (Severn, Humber dan Mersey) membombardir tentara Jerman di Lombardsijde keesokan harinya.

Pada tanggal 18 Oktober, Jerman menyerbu dengan frontal posisi pertahanan Belgia, tentara Inggris dan Prancis dari Nieuwpoort sampai Arras, Prancis. Tujuannya adalah untuk merebut akses ke pelabuhan-pelabuhan Calais, Boulogne dan Dunkerque.

Butuh empat hari pertempuran bagi pasukan Jerman untuk mengusir sekutu dan mencapai sungai Yser. Pada 21 Oktober, Jerman membangun jembatan kecil di seberang sungai. Jembatan terakhir di sungai Yser diledakkan pada tanggal 23 Oktober. Diksmuide diserang kembali oleh Jerman tetapi kota belum dapat direbut.

Komando tertinggi Prancis merencanakan untuk menggenangi sebagian besar wilayah mereka dengan air sebagai langkah pertahanan. Ini merupakan pilihan berat bagi pasukan Belgia yaitu terjebak antara banjir dan pasukan Jerman atau meninggalkan pertahanan Belgia. Rencana tersebut ditunda karena tentara Belgia sendiri sedang melakukan persiapan untuk menggenangi wilayah antara sungai Yser dan kanal-kanal.

Pada tanggal 25 Oktober tekanan Jerman terhadap tentara Belgia begitu besar sehingga diambil keputusan untuk menggenangi seluruh garis depan Belgia. Setelah percobaan sebelumnya gagal pada 21 Oktober, Belgia berhasil membuka pintu air di Nieuwpoort pada malam 26 - 29 Oktober sehingga membanjiri sampai satu mil dan melebar sampai selatan Diksmuide. Karel Cogge dan Hendrik Geeraerts menjadi pahlawan nasional Belgia sebagai peran penentu banjir.[1] Pada tanggal 29 Oktober, Diksmuide akhirnya dapat direbut Jerman. Jerman telah merencanakan serangan pada tanggal 30 Oktober. Serangan Jerman melalui wilayah Belgia dapat digagalkan oleh serangan balasan Belgia dan Prancis dari depan dan banjir dari belakang.

Garis akhir

Manfaat

250px-Medaille_de_l%27Yser-1914-1918.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mendali Yser

Pentingnya sejarah Pertempuran Yser:

  1. Jerman tidak berhasil mengalahkan tentara Belgia.
  2. Kegagalan pendudukan Jerman di Belgia, membantu untuk menyelesaikan pertempuran menuju laut dan memberikan kontribusi kepada pembentukan blok Barat.

Perjuangan tentara Belgia selama perang dan terutama pengalaman prajurit Flemish, mengarah pada peningkatan kesadaran nasional masyarakat Flemish yang didominasi Francophone (masyarakat berbahasa Prancis) Belgia.

Salib dari Yser (tanda jasa militer Belgia) diberikan kepada mereka yang telah terlibat pada perjuangan ini.

Lihat pula

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Battle of the Yser.

Referensi

  1. ↑ "Pada banjir di wilayah Flanders"

Pustaka

  • Henri Bernard, La guerre et son évolution à travers les siècles, Imprimerie Médicale et Scientifique - 1955
  • Commandant Robert Thys, Nieuport, 1914-1918. Les inondations de l'Yser et la compagnie des sapeurs-pontonniers du Génie belge, Henri Desoer, Liège, 1922
  • Colonel Duvivier, La bataille de l'Yser - Extrait du Bulletin belge des sciences militaires - 1932
  • Max Deauville, Jusqu'à l'Yser, Editeur: Pierre de Meyer, collection "Visages" - édition de 1964
  • Roger Laouenan, Des demoiselles au feu, l'épopée des fusiliers marins, Éditions Coop Breizh 2004
  • Charles Le Goffic, Dixmude, Editeurs Plon-Nourrit et Cie, éditeurs-imprimeurs, édition de 1915
  • Pierre-Alexis Ronarc'h, Souvenirs de la guerre, Éditions Payot, 1921

Pranala luar

Palagan
Eropa
Timur Tengah
Afrika
Asia dan Pasifik
Jalayuda
Partisipan
utama
Blok Entente
Blok Sentral
Linimasa
Konflik-konflik
praperang
Pendahuluan
1914
1915
1916
1917
1918
Konflik-konflik
keroyokan
Konflik-konflik
pascaperang
Aspek
Cara berperang
Wajib militer
Korban /
Warga sipil
terdampak
Wabah penyakit
Pendudukan
Tawanan perang
Pengungsi
Kejahatan perang
Awal keterlibatan
Maklumat perang
Kesepakatan
Perjanjian Damai
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan