Selasa, 13 Oktober 2026
21:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Pertempuran Neuve Chapelle

Pertempuran Neuve Chapelle

Bagikan:
Pertempuran Neuve Chapelle
Bagian dari Pertempuran di blok barat Perang Dunia I
330px-NYTMapNeuveChapelle1915.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Posisi pertempuran, New York Times, Mei 1915
Tanggal10 - 13 Maret 1915
Lokasi
Artois, Prancis
Hasil Kemenangan Taktik Inggris[1]
Kegagalan Operasional dan Strategi Inggris
Pihak yang terlibat

Britania Raya Inggris Raya

40px-Flag_of_Imperial_India.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail India Britania
Kekaisaran Jerman Kekaisaran Jerman
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Britania Raya John French Kekaisaran Jerman Putra mahkota Bavaria Rupprecht
Kekuatan
40,000 tak diketahui
Korban jiwa dan kerugian

11,200

  • Inggris: 7,000
  • India: 4,200
10,600

Pertempuran Neuve Chapelle dan Artois terjadi mulai tanggal 10 Maret sampai 13 Maret 1915 diawali oleh serangan Inggris di wilayah Artois dan menerobos ke Neuve-Chapelle

Pertempuran

Meskipun kondisi cuaca buruk, pertempuran berjalan sangat baik bagi Inggris. Korps Penerbang Kerajaan Inggris mendominasi udara dan membombardir perjalanan logistik dan transportasi (kereta api) Jerman.[2] Di tengah serangan, dua Kompi dari Jaeger Batalyon 11 Jerman (diperkirakan 200 orang dan satu senapan mesin selamat) menghambat pergerakan pasukan selama lebih dari 6 jam sampai dipaksa mundur. Setelah, Neuve Chapelle dipertahankan dan tidak ada pergerakan atau terhenti. Meskipun fotografi udara sangat berguna pada suatu tingkat tertentu, dan tidak mampu mengidentifikasi secara efisien pertahanan musuh.

Komandan Inggris tidak mampu untuk berkomunikasi dengan pasukan lainnya, dan pertempuran menjadi tidak terkoordinasi sehingga mengganggu pengiriman logistik.

Pada tanggal 12 Maret, pasukan Jerman yang dipimpin Putra Mahkota Bavaria, Rupprecht melancarkan serangan balasan, walaupun gagal, setidaknya berhasil membuat kemungkinan kemajuan pergerakan pasukan pada pertempuran berikutnya, kampanye secara resmi ditinggalkan pada 13 Maret. 40,000 orang dari pasukan Sekutu terlibat dalam pertempuran dengan korban 11,200 (Inggris: 7.000, India: 4.200). Begitu pula dengan pasukan Jerman.

Pasukan British India di Neuve-Chapelle

Pasukan British India berusaha mencegah pasukan Jerman (dipimpin Jenderal Erich van Falkenhayn) dengan menciptakan di garis pertahanan British tepat di sebelah selatan Neuve-Chapelle. Pada tanggal 28 Oktober 1914, Korps India berhasil memasuki desa Chapelle Neuve tetapi dipaksa mundur oleh serangan balasan Jerman. Selama seminggu bertempur, Korps ini kehilangan 25 orang Inggris dan India lebih dari 500 orang terbunuh serta 1,450 terluka.

Pada Desember 1914, Korps India pindah ke daerah selatan Givenchy, Neuve Chapelle. Pada 16 Desember 1914, mereka berusaha untuk merebut garis depan Jerman tetapi gagal. Dan kehilangan 54 orang sehingga jumlah yang terbunuh bertambah.

Separuh kekuatan Korps India menyerang musuh di Pertempuran Neuve Chapelle pada 10 Maret 1915. ini merupakan salah satu komitmen utama untuk Angkatan Darat India di blok Barat. Korps India berusaha untuk memecahkan garis pertahanan Jerman di Neuve Chapelle dan untuk merebut Aubers. Namun, kegagalan logistik Inggris (jangkauan senjata untuk melindungi pergerakan pasukan India) membuat pasukan India menyerang tanpa tembakan perlindungan. Hampir 1,000 terbunuh. Serangan lainnya dilakukan atas perintahn Panglima Angkatan Darat pertama Inggris, Jenderal Sir Douglas Haig, juga tragis hasilnya. Pada tanggal 25 April 1915, Korps pertama India bertempur dengan gas beracun.

Penembak Gobar Singh Negi dari pasukan ke-2 / 39 Garhwal Rifles dianugerahi Victoria Cross, Inggris Raya memberikan penghargaan tertinggi untuk keberaniannya. Dari catatanya: Untuk keberanian bertempur di 10 Maret 1915, di Neuve-Chapelle. Selama serangan terhadap posisi Jerman ia adalah salah satu bayonet dengan bom yang masuk ke parit utama mereka, dan adalah manusia pertama yang selalu patroli, mengusir musuh sampai mereka menyerah. Dia terbunuh dalam pertempuran ini. Gobar Singh Negi adalah salah satu dari 4.700 prajurit British India pada Tugu pahlawan India Neuve-Chapelle dipelihara oleh Komisi Makam Pahlawan Perang Negara Persemakmuran.

Kuburan Tentara India dan Badan Tenaga Kerja India ditemukan di Ayette, Souchez dan Neuve Chapelle.

Lihat pula

Media terkait Battle of Neuve Chapelle di Wikimedia Commons

Referensi

  1. ↑ Cassar, George. Kitchener's War: British Strategy from 1914 to 1916. Brassey's Inc. Washington 2004. ISBN 1-57488-708-4, hal. 166.
  2. ↑ Squadron-leader. Basic principles of air warfare: the influence of air power on sea and land strategy. (Aldershot [Eng.]: Gale & Polden, 1927) 97.

Pranala luar

Palagan
Eropa
Timur Tengah
Afrika
Asia dan Pasifik
Jalayuda
Partisipan
utama
Blok Entente
Blok Sentral
Linimasa
Konflik-konflik
praperang
Pendahuluan
1914
1915
1916
1917
1918
Konflik-konflik
keroyokan
Konflik-konflik
pascaperang
Aspek
Cara berperang
Wajib militer
Korban /
Warga sipil
terdampak
Wabah penyakit
Pendudukan
Tawanan perang
Pengungsi
Kejahatan perang
Awal keterlibatan
Maklumat perang
Kesepakatan
Perjanjian Damai
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan