Minggu, 20 September 2026
10:02 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Pemuaian

Tentang pemuaian panas dengan rumusnya

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Pemuaian"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Pemuaian panas adalah perubahan suatu benda yang bisa menjadi bertambah panjang, lebar, luas, atau berubah volumenya karena terkena panas (kalor).[1] Singkatnya, pemuaian panas adalah perubahan benda yang terjadi karena panas. Pemuaian tiap-tiap benda akan berbeda, tergantung pada suhu di sekitar dan koefisien muai atau daya muai dari benda tersebut. Perubahan panjang akibat panas ini, sebagai contoh, akan mengikuti:

L t = L 0 ( 1 + α ∗ Δ t ) {\displaystyle {\frac {}{}}L_{t}=L_{0}(1+\alpha *\Delta t)} {\displaystyle {\frac {}{}}L_{t}=L_{0}(1+\alpha *\Delta t)}

di mana

L t {\displaystyle {\frac {}{}}L_{t}} {\displaystyle {\frac {}{}}L_{t}} adalah panjang pada suhu t,
L 0 {\displaystyle {\frac {}{}}L_{0}} {\displaystyle {\frac {}{}}L_{0}} adalah panjang pada suhu awal,
α {\displaystyle {\frac {}{}}\alpha } {\displaystyle {\frac {}{}}\alpha } adalah koefisien muai panjang / koefisien muai linier, dan
Δ t {\displaystyle {\frac {}{}}\Delta t} {\displaystyle {\frac {}{}}\Delta t} adalah besarnya perubahan suhu.

Suatu benda akan mengalami muai panjang apabila benda itu hanya memiliki (dominan dengan) ukuran panjangnya saja. Muai luas terjadi pada benda apabila benda itu memiliki ukuran panjang & lebar, sedangkan muai volum terjadi apabila benda itu memiliki ukuran panjang, lebar, & tinggi.

A t = A 0 ( 1 + β ∗ Δ t ) {\displaystyle {\frac {}{}}A_{t}=A_{0}(1+\beta *\Delta t)} {\displaystyle {\frac {}{}}A_{t}=A_{0}(1+\beta *\Delta t)}

di mana

A t {\displaystyle {\frac {}{}}A_{t}} {\displaystyle {\frac {}{}}A_{t}} adalah luas (Area) pada suhu t,
A 0 {\displaystyle {\frac {}{}}A_{0}} {\displaystyle {\frac {}{}}A_{0}} adalah luas pada suhu awal,
β {\displaystyle {\frac {}{}}\beta } {\displaystyle {\frac {}{}}\beta } ( 2 kali α {\displaystyle {\frac {}{}}\alpha } {\displaystyle {\frac {}{}}\alpha } ) adalah koefisien muai luas, dan
Δ t {\displaystyle {\frac {}{}}\Delta t} {\displaystyle {\frac {}{}}\Delta t} adalah besarnya perubahan suhu.

Dan untuk perubahan volum:

V t = V 0 ( 1 + γ ∗ Δ t ) {\displaystyle {\frac {}{}}V_{t}=V_{0}(1+\gamma *\Delta t)} {\displaystyle {\frac {}{}}V_{t}=V_{0}(1+\gamma *\Delta t)}

di mana

V t {\displaystyle {\frac {}{}}V_{t}} {\displaystyle {\frac {}{}}V_{t}} adalah volum pada suhu t,
V 0 {\displaystyle {\frac {}{}}V_{0}} {\displaystyle {\frac {}{}}V_{0}} adalah volum pada suhu awal,
γ {\displaystyle {\frac {}{}}\gamma } {\displaystyle {\frac {}{}}\gamma } ( 3 kali α {\displaystyle {\frac {}{}}\alpha } {\displaystyle {\frac {}{}}\alpha } ) adalah koefisien muai volum, dan
Δ t {\displaystyle {\frac {}{}}\Delta t} {\displaystyle {\frac {}{}}\Delta t} adalah besarnya perubahan suhu.

Referensi

  1. Epilogue: The Decline of the Mechanical World View. Cambridge University Press. 1982-04-30. hlm. 149–155.



Ikon rintisan

Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan