Rabu, 28 Oktober 2026
20:05 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pelacur Besar

Pelacur Besar

Bagikan:
500px-Whore_of_Babylon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah lukisan Rusia 1800an yang menggambarkan Pelacur Besar sedang mengendarai Binatang berkepala tujuh (seekor Sirrush)
Eskatologi Kristen
Pandangan eskatologi
Portal:Kristen

Pelacur Besar adalah sebuah figur jahat Kristen yang disebutkan dalam Kitab Wahyu di Alkitab. Nama lengkapnya yang diberikan adalah "Pelacur Besar, Ibu Pelacuran dan Kebencian di Dunia." (bahasa Yunani:Βαβυλὼν ἡ μεγάλη, ἡ μήτηρ τῶν πορνῶν καὶ τῶν βδελυγμάτων τῆς γῆς; ditransliterasikan menjadi Babylōn hē megalē, hē mētēr tōn pornōn kai tōn bdelygmatōn tēs gēs.)

Penyebutan dari Kitab Wahyu

“Pelacur besar” pada kitab suci Wahyu disebutkan dalam pasal 17 dan 18.

17:1 Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
17:2 Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya.
17:3 Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
17:4 Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.
17:5 Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."
17:6 Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran.
17:9 Yang penting di sini ialah akal yang mengandung hikmat: ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk,
17:10 ketujuhnya adalah juga tujuh raja: lima di antaranya sudah jatuh, yang satu ada dan yang lain belum datang, dan jika ia datang, ia akan tinggal seketika saja.
17:11 Dan binatang yang pernah ada dan yang sekarang tidak ada itu, ia sendiri adalah raja kedelapan dan namun demikian satu dari ketujuh itu dan ia menuju kepada kebinasaan.
17:12 Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu.
17:15 Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.
17:18 Dan perempuan yang telah kaulihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi."
— Wahyu 17:1–18

Bacaan tambahan

  • Harper's Bible Dictionary Paul J. Achtemeier, general editor (1985, Harper Collins), ISBN 0-06-069863-2
  • The NIV Study Bible, Kenneth Barker, general editor. (1995, Zondervan) ISBN 0-310-92589-4
  • The New Oxford Annotated Study Bible with Apocrypha, Bernhard W. Anderson, Bruce Metzger, general editors. (1991, Oxford University Press) ISBN 0-19-528356-2
  • John Coleman, Conspirators' Hierarchy, 4th ed., Carson City: Joseph Holding Corp., 2006.
  • R. A. Coombes, America, The Babylon: America’s Destiny Foretold In Biblical Prophecy, Leathers Pub, 1998.
  • Walter Wink, Engaging the Powers, Minneapolis: Fortress Press, 1992.

Pranala luar

Media terkait Pelacur Besar di Wikimedia Commons

Penganut
Buddhis
Theravādin
Umat Kristen
Katolik
Protestan
Restorasionis
Umat Hindu
Brahmanis
Jain
Yahudi
Kripto
Umat Islam
Ahmadi
Isma'ili
Sufi
Syiah
Sunni
Salafi
Zoroastrian
Non-penganut
Non-Buddhis
Non-Mahāyānis
Non-Kristen
Non-Muslim
Non-Yahudi
Non-Ortodoks
Wahyu kepada Yohanes • Αποκάλυψη του Ιωάννη (Apokalypse tou Ioanne)
Alkitab
Wahyu 1 • 2 • 3 • 4 • 5 • 6 • 7 • 8 • 9 • 10 • 11 • 12 • 13 • 14 • 15 • 16 • 17 • 18 • 19 • 20 • 21 • 22
Istilah/
Peristiwa
Tokoh
Tempat
Sumber
Surat Yudas ← •
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan