Minggu, 20 September 2026
16:25 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Patrologi

Patrologi

250px-Bonifatius-gregorius-aedelbertus-noordwijk.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Patrologi berasal dari bahasa Latin, Patrologia yang memiliki arti studi mengenai Bapa-Bapa Gereja.[1] Patrologi adalah ilmu yang mempelajari tulisan-tulisan Bapa Gereja yang biasanya diakhiri dengan tulisan-tulisan Yohanes dari Damaskus pada abad ke-8.[2] Istilah ini muncul pada abad ke-17, oleh seorang teolog Luteran bernama J. Gerhard saat ia memublikasikan Patrologia sive de premitivae Ecclesiae christiane Doctorum vita et lucubrationibus di Jena tepatnya pada tahun 1653.[3] Lalu tahun 1989, Kongregasi Urusan Pendidikan Katolik mengeluarkan pembedaan mengenai studi terhadap patrologi dan patristik.[4] Patrologi merujuk kepada studi historis dan literer dari Bapa-Bapa Gereja, sedangkan patristik berorientasi kepada pemikiran-pemikiran teologis Bapa Gereja tersebut.[4] Dengan demikian, patrologi saat ini menjadi bagian dari ilmu teologi yang mengkaji dan meneliti tulisan-tulisan Bapa Gereja.[3][4] Bidang ini mencakup semua penulis Kristen kuno mulai dari Gregorius Agung (604) atau Isidore dari Seville (636) di Barat, dan Yohanes dari Damaskus (749) di Timur.[3]

Referensi

  1. Henk ten Napel.2009, Kamus Teologi. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
  2. F. D. Wellem.1994, Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm. 191.
  3. 1 2 3 Karl Rahner.1981, Encyclopedia of Theology. London: Burns & Oates. Hlm. 1182.
  4. 1 2 3 (Indonesia) Gerald O Collins & Edward G Farrugia.1991, Kamus Teologi. Yogyakarta: Kanisius.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan