Kamis, 01 Oktober 2026
17:08 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Parang Nabur

Parang Nabur

Bagikan:
Parang Nabur
330px-Parang_nabur_pipih.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Parang nabur pipih dari Kalimantan Selatan.
Jenis Pedang
Negara asal Kalimantan (Kalimantan Selatan, Indonesia)
Sejarah pemakaian
Digunakan oleh Suku Banjar
Pada perang Perang Banjarmasin (1859 – 1863)
Spesifikasi
Panjang 50 hingga 90 cm (20 hingga 35 in)
Tipe pedang Tepi ganda parsial, gerinda cembung
Tipe gagang Tanduk kerbau, tulang, kayu
Jenis sarung Kayu

Parang Nabur adalah pedang lengkung yang berasal dari Banjarmasin Kalimantan Selatan. Pedang ini banyak dibuat oleh Kesultanan Banjarmasin pada awal abad ke 19. Parang nabur juga dikenal dengan nama beladah atau belabang.[1]

Deskripsi

Parang Nabur adalah sejenis pedang yang memiliki bilah melengkung[2] melebar ke arah ujung, dengan bagian terlebar terletak pada lengkungannya.[3] Tepinya cembung, sedangkan bagian belakangnya cekung. Pedang ini memiliki dua sisi sepanjang sekitar 066 hingga 0.375 in (1.700 hingga 9.500 mm) dari bilah hingga ujung pedangnya. Gagangnya biasanya terbuat dari dari tanduk, tulang, ataupun kayu serta sering kali memiliki pelindung untuk tangan dan jari yang terbuat dari kuningan atau besi. Gagangnya dilengkapi dengan pelindung buku jari[2] dan tangkisan yang dibuat mirip dengan model pedang-pedang Eropa yang sangat dipengaruhi oleh pedang angkatan laut yang dibawa oleh pelaut Belanda dan memiliki perpaduan gaya Eropa dan Islam. Parang nabur biasanya memiliki sarung yang terbuat dari kayu. Parang nabur dibuat dari dua bagian besi yang disatukan dengan pita logam dan dibentuk mengikuti bilahnya.[4] Pedang nabur berbeda dengan Niabor

Referensi

  1. ↑ D., Peter (27 Juni 2020). "Parang nabur". Mandarin Mansion Antiques. Diakses tanggal 4 April 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Claude Blair & Leonid Tarassuk, ed. (1986). The Complete Encyclopedia of Arms & Weapons: The Most Comprehensive Reference Work Ever Published on Arms and Armor. Bonanza Books. hlm. 358. ISBN 9-780-51748-7761.
  3. ↑ Nick Evangelista (1995). The Encyclopedia of the Sword. Greenwood Publishing Group. ISBN 0-313-27896-2.
  4. ↑ Albert G Van Zonneveld (2002). Traditional Weapons of the Indonesian Archipelago. Koninklyk Instituut Voor Taal Land. ISBN 90-5450-004-2.

Pranala luar

Senjata tradisional, pelindung, dan senjata berbasis bubuk mesiu wilayah Indonesia
Senjata tradisional
Pedang
Belati & pisau
Perimbas & parang
Senjata hantam
Senjata galah atau tombak
Senjata lentur
Senjata lainnya
Keris display
Meriam perunggu isian belakang dan garuda kayu
Peurise teumaga
Senjata berbasis Mesiu
Senjata api
Meriam
Dari nama
Pelindung dan pakaian
Perisai
Zirah
Helm


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan