Senin, 21 September 2026
02:23 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Pakicetus

Pakicetus

genus mamalia

Pakicetus
Rentang waktu: Eosen (Ypresian), 48.7–45.4 jtyl[1][2]
250px-Pakicetus_Canada.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cetakan P. attocki, Museum Alam Kanada
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Infraordo: Cetacea
Famili: Pakicetidae
Genus: Pakicetus
Gingerich & Russell 1981
Spesies tipe
†Pakicetus inachus
Spesies
Artikel takson sembarang

Pakicetus genus Cetacea "amfibi" punah dari famili Pakicetidae, yang merupakan hewan endemik di Pakistan selama Eosen, sekitar 50 juta tahun yang lalu.[3] Hewan ini hampir mirip dengan serigala,[4] panjangnya sekitar 1 meter (3 ft 3 in) sampai 2 meter (6 ft 7 in),[5] dan hidup dalam dan sekitar air yang merupakan tempat mereka memakan ikan dan hewan kecil. Mayoritas ahli paleontologi memandangnya sebagai paus paling basal, mewakili tahap transisional antara hewan darat dan paus. Pakicetus termasuk hewan berkuku genap, dekat dengan kuda nil sebagai kerabat non-cetacea terdekat. Pakicetus sendiri sudah menjadi paus kuno. Ini dikarenakan Pakicetus menjadi nenek moyang paus modern, terutama paus terbesar di dunia. Pakicetus akan berevolusi dan meninggalkan daratan saat berevolusi. Kuda Nil merupakan kerabat yang bukan berasal dari Cetacea.[4]

Taksonomi

Pakicetus diletakkan di Protocetidae oleh Gingerich dan Russell (1981), Carroll (1988) dan Benton (1993). Kemudian menjadi Pakicetinae oleh Gingerich dan Russell (1990) dan McKenna dan Bell (1997); sampai akhirnya menjadi Pakicetidae oleh Thewissen dan Hussain (1998), Thewissen et al. (2001), Geisler dan Sanders (2003), McLeod dan Barnes (2008) dan Uhen (2010).

Penyebaran Fosil

Fosil pertamanya ditemukan di Pakistan, sesuai namanya. Tempat dimana fosil pertamanya ditemukan di pesisir Laut Tethys. Fosil pertamanya, tengkorak yang kesepian, sempat dikira sebagai mesonychid, tapi Gingerich dan Russell mengenalinya sebagai paus awal dari bentuk karakteristik telinganya, yang hanya ditemukan pada paus.

Kerangka utuhnya ditemukan tahun 2001, membuktikan bahwa Pakicetus adalah hewan darat, berukuran sebesar serigala, dan mirip dengan para mesonychid.[6]

Dalam Budaya Populer

Pakicetus muncul di National Geographic Evolutions: The Walking Whale

250px-Skull_Pakicetus_inachus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tengkorak Pakicetus

Lihat pula

Catatan

  1. Bajpai, S.; Gingerich, P. D. (22 Desember 1998). "A new Eocene archaeocete (Mammalia, Cetacea) from India and the time of origin of whales". Proceedings of the National Academy of Sciences (dalam bahasa Inggris). 95 (26): 15464–15468. Bibcode:1998PNAS...9515464B. doi:10.1073/pnas.95.26.15464. ISSN 0027-8424. PMC 28065. PMID 9860991.
  2. Thewissen et al. 2009.
  3. 1 2 Black, Riley (1 Desember 2010). "How Did Whales Evolve?". Smithsonian Magazine (dalam bahasa Inggris).
  4. Geisler, Jonathan; Ho, Melody. "Pakicetus spp". Cetacean Family Tree. NYIT College of Osteopathic Medicine. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-09. Diakses tanggal 2014-01-21.
  5. J. G. M. Thewissen, E. M. Williams, L. J. Roe and S. T. Hussain, Skeletons of terrestrial cetaceans and the relationship of whales to artiodactyls, Nature vol 413, pages 277–281, 2001.

Templat:Cetaceaportal

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan