Sabtu, 26 September 2026
09:07 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Paduraksa

Paduraksa

250px-Bajang_Ratu_Gate_Trowulan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Candi Bajangratu di kompleks Trowulan adalah suatu paduraksa.

Paduraksa (padu, tepi dan rakṣa, pelindung) adalah bangunan berbentuk gapura yang memiliki atap penutup,[1] yang lazim ditemukan dalam arsitektur kuno dan klasik di Jawa dan Bali. Kegunaan bangunan ini adalah sebagai pembatas sekaligus gerbang akses penghubung antarkawasan dalam kompleks bangunan khusus.[2] Bangunan ini biasa dijumpai pada gerbang masuk bangunan-bangunan lama di Jawa dan Bali, seperti kompleks keraton, makam keramat, serta pura dan puri, meskipun pada masa sekarang ada pula rumah yang juga menggunakan gapura semacam ini.

Struktur bangunan

Pada dasarnya paduraksa adalah sebuah pintu gerbang, akan tetapi secara disiplin gaya bangunannya mengikuti gaya bangunan candi. Yaitu terdiri atas tiga bagian; kaki atau landasan tempat tangga, tubuh bangunan tempat gawang pintu, dan atap bersusun yang dilengakapi kemuncak atau mastaka. Paduraksa dilengkapi dengan lawang (lubang gawang pintu) dan daun pintu. Gawang pintu (kusen) serta daun pintu ini biasanya dibuat dari bahan kayu berukir.

Sejarah

Bangunan paduraksa ini juga kadang disebut "kori agung", sesungguhnya merupakan adaptasi dari bangunan gopuram (gapura) dalam arsitektur Hindu-Buddha di Nusantara. Gerbang beratap pada masa awal ditemukan pada beberapa kompleks percandian di Jawa tengah dari abad ke-8 dan ke-9, yaitu kompleks candi Prambanan, Plaosan, serta gapura kompleks Ratu Boko. Pada masa kemudian di Jawa Timur, terutama pada era Majapahit, atap gapura paduraksa kian langsing dan tinggi menjulang. Contoh gapura paduraksa gaya Majapahit adalah Candi Bajangratu. Adanya gapura paduraksa menandakan bahwa kompleks bangunan yang memiliki gerbang seperti ini adalah bangunan penting, seperti tempat suci, atau istana.

Aturan tata letak

Pada aturan zona tata letak pura atau puri (istana) Bali, baik candi bentar (gerbang terbelah) ataupun paduraksa merupakan satu kesatuan rancang arsitektur. Candi bentar merupakan gerbang untuk lingkungan terluar yang membatasi kawasan luar pura dengan nista mandala (jaba pisan), zona terluar kompleks pura. Gerbang (kori) ageng sebagai gerbang di lingkungan dalam pura menggunakan paduraksa untuk membatasi zona madya mandala (jaba tengah) dengan utama mandala (jero) sebagai kawasan tersuci pura di Bali. Hal ini juga berlaku untuk kompleks tempat tinggal.

Galeri

  • Paduraksa (kiri) sebagai pintu masuk ke tempat suci utama candi, sedangkan candi bentar (kanan) sebagai pintu masuk ke tempat suci bagian luar candi.
    Paduraksa (kiri) sebagai pintu masuk ke tempat suci utama candi, sedangkan candi bentar (kanan) sebagai pintu masuk ke tempat suci bagian luar candi.
  • Paduraksa yang berornamen di Pura Puseh Desa Singapadu, Bali.
    Paduraksa yang berornamen di Pura Puseh Desa Singapadu, Bali.
  • Paduraksa Pura Bukit Buluh
  • Pintu gerbang paduraksa kompleks Plaosan, abad ke-9.
    Pintu gerbang paduraksa kompleks Plaosan, abad ke-9.
  • Paduraksa Taman Blambangan, Banyuwangi.
    Paduraksa Taman Blambangan, Banyuwangi.

Referensi

  1. ↑ (Indonesia) Arti Kata Paduraksa(diunduh 27 Desember 2012)
  2. ↑ (Indonesia) Paduraksa(diuduh 28 Desember 2012)

Lihat pula

Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Rumah adat
Jawa
Bali
Minangkabau
Batak
Dayak
Sunda
Sumatera Selatan
Nusa Tenggara Timur
Daerah lain
Hindu-Buddha
Islam
Kolonial Belanda
Awal
Modern
Lainnya
Pasca-kolonial
& kontemporer
1950-an–1970-an
1970-an–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan