Rabu, 23 September 2026
04:28 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Operasi ternary

Dalam matematika, operasi ternari (juga dikenal dengan ternary, atau terner) adalah operasi n - ariti dengan n = 3. Operasi ternari pada suatu himpunan A mengambil sembarang tiga elemen dari A dan menggabungkan mereka dalam satu elemen A.

Dalam ilmu komputer, operator ternari adalah operator yang mengambil tiga argumen sebagai masukan dan mengembalikan satu luaran.[1]

Contoh

250px-Volledige_vierhoek.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diberikan A, B dan titik P, konstruksi geometri menghasilkan V, konjugat harmonik proyektif dari P terhadap A dan B .

Fungsi T ( a , b , c ) = a b + c {\displaystyle T(a,b,c)=ab+c} {\displaystyle T(a,b,c)=ab+c} adalah contoh operasi ternari pada bilangan bulat (atau pada struktur apa pun di mana operator + {\displaystyle +} {\displaystyle +} dan × {\displaystyle \times } {\displaystyle \times } didefinisikan). Sifat-sifat operasi ternari ini telah digunakan untuk mendefinisikan cincin terner planar dalam dasar-dasar geometri proyektif.

Pada bidang Euclidean dengan titik a, b, c yang dirujuk ke suatu titik asal, operasi ternari [ a , b , c ] = a − b + c {\displaystyle [a,b,c]=a-b+c} {\displaystyle [a,b,c]=a-b+c} digunakan untuk mendefinisikan vektor bebas.[2] Karena (abc) = d berimplikasi ba = cd, maka ruas garis berarah ba dan cd adalah sama arah dan berhubungan dengan vektor bebas yang sama. Tiga titik sebarang pada bidang a, b, c membentuk jajar genjang dengan d di titik puncak keempat.

Dalam geometri proyektif, proses menemukan konjugat harmonik proyektif adalah melalui operasi ternari pada tiga titik. Dalam diagram, titik A, B, dan P menentukan titik V, konjugat harmonik P terhadap A dan B. Titik R dan garis melalui P dapat dipilih secara sembarangan, menentukan C dan D. Menggambar AC dan BD menghasilkan irisan Q, dan RQ kemudian menghasilkan V.

Misalkan A dan B diberikan himpunan dan B ( A , B ) {\displaystyle {\mathcal {B}}(A,B)} {\displaystyle {\mathcal {B}}(A,B)} adalah kumpulan relasi biner antara A dan B. Komposisi relasi selalu didefinisikan ketika A = B, tetapi sebaliknya komposisi terner dapat didefinisikan oleh [ p , q , r ] = p q T r {\displaystyle [p,q,r]=pq^{T}r} {\displaystyle [p,q,r]=pq^{T}r} Di mana q T {\displaystyle q^{T}} {\displaystyle q^{T}} adalah relasi kebalikan dari q. Sifat-sifat relasi terner ini telah digunakan untuk menetapkan aksioma untuk tumpak.[3]

Dalam aljabar Boolean, T ( A , B , C ) = A C + ( 1 − A ) B {\displaystyle T(A,B,C)=AC+(1-A)B} {\displaystyle T(A,B,C)=AC+(1-A)B} mendefinisikan rumus ( A ∨ B ) ∧ ( ¬ A ∨ C ) {\displaystyle (A\lor B)\land (\lnot A\lor C)} {\displaystyle (A\lor B)\land (\lnot A\lor C)} .

Ilmu komputer

Dalam ilmu komputer, suatu operator ternari adalah operator yang membutuhkan tiga argumen (atau operan).[1] Argumen dan hasil dapat memiliki tipe yang beragam. Banyak bahasa pemrograman yang menggunakan sintaksis seperti C[4] memiliki operator ternari, ? :, yang mendefinisikan ekspresi kondisional. Dalam beberapa bahasa, operator ini disebut sebagai operator kondisional.

Dalam Python, operator kondisional ternari membaca x if C else y . Python juga mendukung operasi ternari yang disebut penghirisan larik, misalnya a[b:c] mengembalikan array di mana elemen pertama adalah a[b] dan elemen terakhir adalah a[c-1].[5] Ekspresi bahasa OCaml menyediakan operasi terner terhadap rekaman, array, dan string: a.[b]<-c berarti string a di mana indeks b memiliki nilai c.[6]

Operasi perkalian-akumulasi adalah operator terner lainnya.

Contoh lain dari operator terner adalah between, seperti yang digunakan dalam SQL .

Dalam rumus Excel, bentuk operasi ternari adalah =if(C, x, y).

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 MDN, nmve. "Conditional (ternary) Operator". Mozilla Developer Network. Diakses tanggal 20 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Certaine, Jeremiah (1943). "The ternary operation (𝑎𝑏𝑐)=𝑎𝑏⁻¹𝑐 of a group". Bulletin of the American Mathematical Society (dalam bahasa Inggris). 49 (12): 869–877. doi:10.1090/S0002-9904-1943-08042-1. ISSN 0002-9904.
  3. Christopher Hollings (2014) Mathematics across the Iron Curtain: a history of the algebraic theory of semigroups, page 264, History of Mathematics 41, American Mathematical Society ISBN978-1-4704-1493-1
  4. Hoffer, Alex. "Ternary Operator". Cprogramming.com. Diakses tanggal 20 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "6. Expressions — Python 3.9.1 documentation". docs.python.org. Diakses tanggal 2021-01-19.
  6. "The OCaml Manual: Chapter 11 The OCaml language: (7) Expressions". ocaml.org. Diakses tanggal 2023-05-03.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan