Kamis, 24 September 2026
00:56 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Operasi Bodyguard

Operasi Bodyguard

Operasi Bodyguard
Bagian dari Operasi Neptune
330px-Teheran_conference-1943.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisPenipuan dalam Militer
Direncanakan14 Juli 1943 – 6 Juni 1944 (1943-07-14 1944-06-06)
Perencana
Tujuan
  • Membuat Pas-de-Calais terlihat sebagai target pendaratan utama
  • Menutupi tanggal dan waktu aktual invasi Normandia
  • Bala bantuan Jerman menempati Pas-de-Calais
Dieksekusi olehSekutu
Hasil
  • Taktik sukses
  • membuat Jerman terkejut
  • Secara signifikan menunda menempatan
  • Pengenalan
  • Serangan udara pembuka
  • Daerah Britania raya
  • Daerah Amerika
  • Daerah Anglo-Kanada
  • Kampanye darat pembuka
  • Daerah Amerika
  • Daerah Anglo-Kanada
  • Pelarian
  • Operasi laut dan udara
  • Operasi pendukung
  • Penyelesaian

Operasi Bodyguard adalah nama kode untuk rencana penipuan Perang Dunia II yang digunakan oleh negara Sekutu sebelum invasi dari utara-barat Eropa tahun 1944. Rencana itu dimaksudkan untuk menyesatkan komando tinggi Jerman untuk waktu dan tempat invasi. Rencana tersebut memiliki beberapa operasi, yang memuncak dalam kejutan taktis terhadap Jerman selama pendaratan Normandia pada 6 juni 1944 (D-Day) dan menunda bala bantuan Jerman ke wilayah tersebut selama beberapa waktu setelah itu.

Pertahanan pantai Jerman yang membentang tipis pada tahun 1944, Nazi siap untuk mempertahankan semua pantai utara-barat Eropa. Sekutu telah menggunakan operasi penipuan melawan Jerman, dibantu dengan menangkap semua dari agen Jerman di Britania Raya dan dekripsi secara sistematis dari Komunikasi Enigma Jerman. Setelah Normandia dipilih sebagai tempat invasi, diputuskan untuk mencoba menipu Jerman agar mengira sebagai pengalihan tempat invasi dan tempat invasi sebenarnya ada di tempat lain.

Perencanaan Bodyguard dimulai pada tahun 1943 di bawah naungan Bagian Pengendalian London (SKB). Rancangan strategi yang disebut sebagai Rencana Yael, telah disampaikan kepada Komando Tinggi Sekutu pada Konferensi Teheran pada akhir November dan disetujui pada tanggal 6 desember. Tujuan dari rencana ini adalah untuk membuat pemimpin Jerman untuk percaya bahwa invasi dari utara-barat Eropa akan datang yang kemudian invasi sebenarnya direncanakan dan diharapkan tempat lain, termasuk Pas-de-Calais, Balkan, selatan Prancis, Norwegia dan serangan Uni Soviet di Bulgaria dan Norwegia utara.

Operasi Bodyguard berhasil dan pendaratan Normandia membuat kejutan bagi Jerman. Penipuan berikutnya menunjukkan bahwa pendaratan Normandia adalah sebuah pengalihan yang dipimpin Hitler untuk menunda pengiriman bala bantuan dari wilyah Pas de Calais selama hampir tujuh minggu (rencana semula telah ditetapkan 14 hari).

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan