Rabu, 04 November 2026
05:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Olimpiodoros Muda

Bagikan:
Ada usul agar artikel ini digabungkan dengan Olympiodorus Junior. (Diskusikan)

Olympiodorus yang Muda (bahasa Yunani:Ὀλυμπιόδωρος ὁ Νεώτερος; s. 495 – 570) adalah seorang filsuf, Neoplatonis, astrolog dan guru yang hidup pada masa awal Kekaisaran Bizantium setelah Yustinianus mengeluarkan Dekrit 529 M yang menutup Akademi Plato di Athena dan mahzab-mahzab pagam lainnya. Olympiodorus adalah orang pagan terakhir yang memegang tradisi Pkatonis di Aleksandria. Setelah kematiannya, Mahzab tersebut jatuh ke tangan Aristotelian Kristen, dan kemudian dipindahkan ke Konstantinopel. Ia bukan orang yang sama dengan Olympiodorus sang Deakon, seorang penulis Aleksandria kontemporer dari komentar-komentar Alkitab.[1]

Catatan

Referensi

  • Late Classical Astrology: Paulus Alexandrinus and Olympiodorus (with the Scholia of later Latin Commentators). [Translated by Dorian Gieseler Greenbaum.] ARHAT , 2001.
  • "Olympiodorus The Younger." Encyclopædia Britannica from Encyclopædia Britannica Premium Service. <https://www.britannica.com/biography/Olympiodorus-the-Younger> [Accessed September 24, 2017].
  • L.G. Westerink, "Ein astrologisches Kolleg aus dem Jahre 564," in Byzantinische Zeitschrift, 64, 1971, pp. 6–21.
  • Bruce M. Metzger, “Ancient Astrological Geography and Acts 2:9-11," W. Ward Gasque & Ralph P. Martin, eds., Apostolic History and the Gospel. Biblical and Historical Essays Presented to F.F. Bruce. Exeter: The Paternoster Press, 1970. Hbk. ISBN0-85364-098-X. pp. 123–133.
  • Harold Tarrant, "Olympiodorus and history," in Idem, From the Old Academy to Later Neo-Platonism: Studies in the History of Platonic Thought (Aldershot, Ashgate, 2010) (Variorum Collected Studies Series: CS964).
  • Harold Tarrant, "Politike Eudaimonia: Olympiodorus on Plato's Republic," in Idem, From the Old Academy to Later Neo-Platonism: Studies in the History of Platonic Thought (Aldershot, Ashgate, 2010) (Variorum Collected Studies Series: CS964).
  • Harold Tarrant, "Restoring Olympiodorus' syllogistic," in Idem, From the Old Academy to Later Neo-Platonism: Studies in the History of Platonic Thought (Aldershot, Ashgate, 2010) (Variorum Collected Studies Series: CS964).
  • Robert Schmidt, Project Hindsight
  • Sebastian R. P. Gertz, Death and Immortality in Late Neoplatonism: Studies on the Ancient Commentaries on Plato's Phaedo, Brill: Leiden, 2011.}

Pranala luar

Akademisi
Lama
Skeptisisme
Pertengahan
Baru
Platonis Pertengahan
Neoplatonis
Kuno
Akademi
Abad Pertengahan
Zaman Keemasan Islam
Chartres
Modern
Renaisans
Akademi Firenze
Cambridge
Idealisme Jerman
Kontemporer
Analitik
Kontinental
Dll
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan