Rabu, 30 September 2026
18:13 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
George Edward Moore

George Edward Moore

Filsuf berkebangsaan Inggris, 1873-1958

Bagikan:
Untuk the cofounder of Intel, lihat Gordon Moore.
G. E. Moore
250px-1914_George_Edward_Moore_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Moore di tahun 1914
Lahir
George Edward Moore

(1873-11-04)4 November 1873
Hastings Lodge, Victoria Road, Dulwich Wood Park, Upper Norwood, London, Inggris
Meninggal24 Oktober 1958(1958-10-24) (umur 84)
Nama lain
  • "Moore" (kolega)
  • "Bill" (keluarga)
Pasangan menikahDorothy Ely
AnakNicholas Moore, Timothy Moore
KerabatThomas Sturge Moore (saudara)
Pendidikan
PendidikanTrinity College, Cambridge
(B.A., 1896)
Pembimbing akademik
James Ward[1]
Filsafat
WilayahFilsafat Barat
Filsafat analitik
Konsekuensialisme
InstitusiTrinity College, Cambridge
Aristotelian Society
(presiden, 1918–19)
Ethical Union
(presiden, 1935–36)
Minat utama
Filsafat bahasa
Gagasan terkenal

George Edward Moore adalah seorang filsuf Inggris.[5] Ia juga merupakan seorang Profesor Filsafat di Universitas Cambridge.[5] George Edward Moore juga merupakan saudara dari penulis dan pemahat Sturge Thomas Moore.[5] Moore bersama dengan rekan-rekannya seperti Bertrand Russell, Ludwig Wittgenstein, dan Gottlob Frege, merupakan salah satu pendiri dari tradisi analitik dalam filsafat.[6] Moore menjadi seorang yang terkenal karena pemikiran analisisnya mengenai konsep-konsep akal sehat, sumbangannya terhadap etika, epistemologi, metafisika, dan karakter moral.[6] Selain itu, Moore juga terkenal karena pembelaannya terhadap naturalisme non-etis dan penekanannya pada akal sehat dalam metode filosofis.[6] Moore juga dikenal karena sebuah bukunya yaitu Principia Ethica.[6] Principia Ethica adalah salah satu inspirasi utama gerakan melawan naturalisme etika.[6]

Riwayat Hidup

George Edward Moore lahir di London pada tahun 1873.[7]

Teori Etika

Pemikiran filsafat dan etika dari Moore ia dapatkan ketika berada di universitas Trinity pada tahun 1898 dan akhirnya ia melanjutkan pembelajarannya di Universitas Cambridge dalam bidang filsafat mental dan logika pada tahun 1925-1939.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ (Inggris) Entri James Ward di Stanford Encyclopedia of Philosophy by Pierfrancesco Basile.
  2. ↑ G. E. Moore (15 December 1919), "External and Internal Relations", Proceedings of the Aristotelian Society 20 (1919–20): 40–62.
  3. ↑ G. E. Moore, "The Refutation of Idealism" (1903), p. 37.
  4. ↑ Robert Hanna, Kant, Science, and Human Nature. Clarendon Press, 2006, p. 60.
  5. 1 2 3 4 (Inggris)Lawrence C. Becker, dkk. 2001. Encyclopedia of Ethics volume H-O. New York: Gorland Publishing. pg. 1109.
  6. 1 2 3 4 5 (Inggris)Steven M. Cahn and Peter Markie. 2006. Ethics: History, Theory, and Contemporary Issues. New York: Oxford University Press. pg. 413.
  7. ↑ (Indonesia)Franz Magnis Suseno, 2000. Tokoh-tokoh Etika Abad 20. Yogyakarta: Kanisius
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan