Kamis, 01 Oktober 2026
14:02 WIB
TERKINI
Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama
Josiah Royce

Josiah Royce

Bagikan:
Josiah Royce
250px-Josiah_Royce.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1855-11-20)20 November 1855
Meninggal14 September 1916(1916-09-14) (umur 60)
Filsafat
Era19th-century philosophy
WilayahWestern philosophy
Objective idealism

Josiah Royce (November 20, 1855 - September 14, 1916) adalah seorang filsuf idealis dari Amerika.[1]

Royce, lahir di Grass Valley, California, pada tanggal 20 November 1855.[1] Ia merupakan putra Yosia dan Sarah Eleanor (Bayliss) Royce.[2] Ia menerima gelar BA dari University of California, Berkeley di mana ia kemudian menerima panggilan mengajar mata kuliah komposisi bahasa Inggris, sastra, dan retorika pada tahun 1875.[1] Setelah beberapa waktu di Jerman Ia belajar dengan Hermann Lotze, dan Ia juga menerima beasiswa doktorat pada jurusan filsafat di Johns Hopkins University pada tahun 1878.[2] Di Johns Hopkins ia mengajar mata kuliah tentang sejarah pemikiran Jerman, yang merupakan "salah satu minat utamanya", karena dengan mempelajari ini Ia mampu memberikan pertimbangan kepada filsafat sejarah.[2] Setelah empat tahun di University of California, Berkeley, ia pergi ke Harvard pada tahun 1882 sebagai pengganti dosen yang cuti, William James, yang sekaligus teman Royce.[2] Royce selanjutnya diangkat menjadi dosen permanen di Harvard pada tahun 1884 dan ia tetap di sana sampai kematiannya, pada tanggal 14 September 1916.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 F. M. Oppenheim, Royce's Voyage Down Under: A Journey of the Mind Kentucky UP (1980/2001)
  2. 1 2 3 4 Earl Pomeroy, "Josiah Royce, Historian in Quest of Community." The Pacific Historical Review 40 (1971): 1-20. JSTOR. IUPUI University Library, Indianapolis. 15 Apr. 2008, 6
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan