Selasa, 29 September 2026
11:05 WIB
TERKINI
Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan
OBS Studio

OBS Studio

perangkat lunak gratis untuk merekam layar dan streaming langsung

Bagikan:
OBS Studio
250px-OBS_Studio_Logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Wcubuntu24041ltsenusobs20241102.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
OBS Studio dijalankan di Ubuntu
Penulis asliLain Bailey
Rilis awalv0.32a / September 1, 2012;14 tahun lalu (2012-09-01)[1]
Templat:Kotak info perangkat lunak/simple
Ditulis dalamC, C++[2]
Sistem operasiWindows 10 or later, macOS Big Sur (11) or later, Linux (Ubuntu 20.04 or later), BSD[3][4]
Platformx86-64 and Apple silicon
Tersedia dalam59 bahasa[5]
JenisSoftware vision mixer, streaming media
LisensiGPL-2.0-or-later[6]
Situs webobsproject.com
Repositorigithub.com/obsproject/obs-studio

OBS Studio (Open Broadcaster Software, kadang disingkat OBS)[7] adalah aplikasi aliran langsung (live streaming) dan perekaman layar lintas platform yang gratis dan bersumber terbuka. Aplikasi ini tersedia untuk sistem operasi Windows, macOS, Linux, dan BSD. Proyek OBS mengumpulkan dana melalui platform Open Collective dan Patreon.[8][9]

Ringkasan

OBS Studio adalah aplikasi gratis dan sumber terbuka untuk perekaman layar dan live streaming. Ditulis dalam bahasa C / C++ dan dibangun dengan Qt, OBS Studio menyediakan berbagai fitur seperti perekaman secara langsung, komposisi adegan, perekaman, pengodean, dan penyiaran melalui Real-Time Messaging Protocol (RTMP), HLS, SRT, RIST atau WebRTC. Aplikasi ini dapat mengalirkan video ke berbagai platform yang mendukung RTMP, termasuk YouTube, Twitch, Instagram, dan Facebook.[10]

Untuk pengkodean video, OBS Studio dapat menggunakan transcoder x264, AOM-AV1, SVT-AV1,[11] Intel Quick Sync Video, Nvidia NVENC, AMD Video Coding Engine dan VAAPI untuk mengkodekan aliran video ke dalam format H.264/MPEG-4 AVC atau H.265/HEVC.[12] Aplikasi ini juga dapat mengodekan beberapa track audio dalam format AAC dan Opus. Pengguna yang lebih berpengalaman dapat memilih codec dan kontainer apa pun yang tersedia di libavcodec dan libavformat, atau memilih output stream ke URL FFmpeg khusus.[13]

OBS Studio juga mendukung plug-in untuk memperluas fiturnya.[14]

Antarmuka pengguna

250px-OBS_26.1_Screenshot_EN_2020.12.27_-_15.28.46.07.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
OBS versi 26.1.0

Antarmuka pengguna utama OBS Studio tersusun menjadi lima bagian: scenes (adegan), sources (sumber), audio mixer (mixer audio), transitions (transisi), dan controls (kontrol).

Scenes adalah kelompok sumber seperti video langsung dan rekaman, teks, dan audio. Panel mixer memungkinkan pengguna untuk membisukan audio, mengatur volume melalui fader virtual, dan menerapkan efek dengan menekan ikon roda gigi di sebelah tombol bisu. Panel kontrol memiliki opsi untuk memulai/menghentikan stream atau rekaman, tombol untuk mengubah OBS ke Studio Mode yang lebih profesional (lihat di bawah), tombol untuk membuka menu pengaturan, dan tombol untuk keluar dari program. Bagian atas memiliki pratinjau video langsung yang digunakan untuk memantau dan mengedit adegan saat ini.

Antarmuka pengguna dapat dialihkan ke berbagai tema, termasuk tema gelap dan terang, tergantung pada preferensi pengguna. Tata letak antarmuka juga dapat disesuaikan lebih lanjut dengan melepaskan (undocking) atau menyesuaikan ukuran dan lokasi setiap panel.

Saat berada dalam Mode Studio, terdapat dua jendela pratinjau kanvas: jendela kiri berfungsi untuk memodifikasi dan melihat pratinjau adegan non-aktif (Preview), sementara jendela kanan menampilkan pratinjau adegan yang sedang tayang langsung (Program). Di bagian tengah, terdapat tombol transisi sekunder yang memungkinkan transisi ke adegan non-aktif di jendela kiri menggunakan "transisi cepat" yang ditentukan pengguna.

Riwayat pengembangan

OBS Studio dimulai sebagai proyek kecil yang dibuat oleh Lain Bailey, tetapi berkembang pesat dengan bantuan banyak kolaborator daring yang bekerja untuk meningkatkan OBS dan berbagi pengetahuan tentang program tersebut. Versi pertama dirilis pada bulan Agustus 2012.[15] Pada tahun 2013, pengembangan dimulai pada versi yang ditulis ulang, yang dikenal sebagai OBS Multiplatform (kemudian berganti nama menjadi OBS Studio) untuk dukungan multi-platform, rangkaian fitur yang lebih menyeluruh, dan API yang lebih canggih.[16] Pada tahun 2016, OBS "Klasik" tidak lagi didukung dan OBS Studio menjadi versi utama.[17] Pada bulan Maret 2022, OBS dirilis di Steam untuk Windows dan Mac.[18]

Pada tanggal 16 Desember 2021, seorang pengembang OBS Studio menyoroti perilisan aplikasi TikTok Live Studio yang hanya bisa diakses melalui undangan. Aplikasi tersebut tampak dibangun berdasarkan kode OBS Studio, tanpa pengakuan dan melanggar lisensi OBS Studio.[19][20]

Referensi

  1. ↑ "Open Broadcaster Software – Changelog". The OBS Project. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Mei 2013. Diakses tanggal 2020-10-13.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "OBS". The OBS Project. Diakses tanggal 2022-01-15.
  3. ↑ "Open Broadcaster Software | OBS". The OBS Project. Diakses tanggal 2020-10-13.
  4. ↑ "Obs-studio Download (APK, DEB, EOPKG, RPM, TGZ, TXZ, ZST)". pkgs.org. Diakses tanggal 10 Agustus 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Locales". The OBS Project. Diakses tanggal 2020-10-13.
  6. ↑ "COPYING". obsproject/obs-studio (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-10-13 – via GitHub.
  7. ↑ "OBS Classic is no longer supported – Here's how to easily switch to OBS Studio". The OBS Project. 11 Oktober 2016. Diakses tanggal 26 Maret 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Open Broadcaster Software – Open Collective". opencollective.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-03-23.
  9. ↑ "Hugh Bailey ("Jim") is creating the OBS Project". Patreon (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-03-23.
  10. ↑ Wilde, Tyler (4 Desember 2012). "How to stream games with Open Broadcaster: a fast, free livestreaming application – News – PC Gamer". PC Gamer. Future Publishing Limited. Diakses tanggal 2 Juni 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "x264 Home Page". VideoLan Organization. Diakses tanggal 2011-03-11. In addition to being free to use under the GNU GPL, x264 is also available under a commercial license from x264 LLC and CoreCodec.
  12. ↑ "General Performance And Encoding Issues". obsproject.com.
  13. ↑ "Surround Sound Streaming And Recording | OBS". obsproject.com.
  14. ↑ "Plugins – OBS Studio 24.0.0 documentation". obsproject.com.
  15. ↑ Bailey, Hugh (31 Agustus 2012). "I made a streaming application so I could stream startcraft. Now it's open source and free for everyone". Reddit. Diakses tanggal 10 Mei 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ "obs-studio/README (first commit)". GitHub. Diakses tanggal 2021-11-19.
  17. ↑ "OBS Classic is no longer supported – Here's how to easily switch to OBS Studio". The OBS Project. 11 Oktober 2016. Diakses tanggal 30 April 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "OBS Studio – Steam News Hub". store.steampowered.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-09-20.
  19. ↑ Roth, Emma (2021-12-20). "TikTok's new Live Studio app allegedly violates OBS' licensing policy". The Verge. Diakses tanggal 2022-03-14.
  20. ↑ Roettgers, Janko (2021-12-20). "TikTok is accused of violating GPL with new livestreaming software". Protocol. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Desember 2021. Diakses tanggal 2022-03-14.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan