Rabu, 30 September 2026
00:18 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Opus (format audio)

Opus (format audio)

format kompresi audio

Bagikan:
Opus
250px-Opus_logo2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ekstensi berkas.opus
Jenis MIMEaudio/opus, audio/ogg
Dikembangkan
oleh
IETF codec grup aktif
Rilis pertama11 September 2012 (2012-09-11)
Jenis formatAudio
Dibawa olehOgg, Matroska, MPEG-TS
Pengembangan dariSILK, CELT
StandarRFC 6716
Situs webopus-codec.org
libopus
PengembangXiph.Org Foundation
Rilis awal26 Agustus 2012 (2012-08-26)
Templat:Kotak info perangkat lunak/simple
Ditulis dalamC89
PlatformLintas-platform
JenisKodek Audio
LisensiBSD 3-klausul
Situs webOpus codec downloads

Opus adalah sebuah pengodean audio kompresi lesap yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) yang sangat cocok digunakan untuk aplikasi waktu nyata interaktif dalam jaringan Internet.[1] Format format audio terbuka yang distandardisasi melalui RFC 6716. Program rujukan implementasi pengodean bernama opus-tool tersedia dengan lisensi BSD 3-Klausul. Semua paten perangkat lunak yang dimiliki oleh Opus berlisensi bebas royalti.[2]

Opus menggabungkan teknologi dari dua format koding audio yang lain, yaitu the SILK yang berorientasi pada vokal manusia dan dengan CELT suatu format berlatensi rendah.[1] Opus dapat diatursesuaikan secara mulus antara bitrate tinggi ataupun rendah, secara internal, perubahannya di antara koding prediktif yang linear pada bitrate rendah dan koding transformasi pada bitrate yang lebih tinggi (serta mode hibrida pada kasus frekuensi sekilas yang saling beririsan).

Opus memiliki waktu tunda algoritmik yang sangat rendah (secara bawaan adalah 26,5 ms),[3] yang mana waktu tunda yang rendah merupakan hal yang utama dalam penggunaan hubungan komunikasi berlatensi rendah, yang menjadikan suara percakapan terdengar alami, gegas dalam pertunjukan langsung secara jaringan, atau lip-sync pada siaran langsung.

Opus memungkinkan opsi penurunan kualitas atau bitrate dengan tujuan untuk mencapai penundaan algoritmik yang lebih kecil lagi, hingga ke 5 ms. Waktu tunda yang sangat rendah jika dibandingkan dengan format musik populer lainnya seperti MP3, Ogg Vorbis dan HE-AAC yang membutuhkan waktu tunda lebih dari 100 ms; meski begitu performa Opus tetap dapat bersaing secara kompetitif dalam kualitas per bitratenya.[4] Opus telah menunjukan kualitas yang sangat baik pada setelan bitrate rendah, sedangkan pada setelan bit rate yang tinggi, format ini mampu bersaing kompetitif dengan format audio lain yang memiliki waktu tunda lebih tingi, seperti HE-AAC dan Vorbis.[5]

Tidak seperti Ogg Vorbis, sesama format audio terbuka yang lain, Opus tidak memerlukan definisi codebooks yang besar untuk setiap satuan tunggal berkasnya, membuat Opus lebih diunggulkan dalam klip audio berdurasi pendek dibandingkan Vorbis.[6]

Perangkat pendukung

Perangkat lunak

Kebanyakan perangkat lunak pemutar media bergantung pada kodek multimedia yang disediakan oleh sistem operasinya. Kodek Opus secara asal dapat diterapkan pada kebanyakan framework untuk sistem operasi mirip Unix, termasuk GStreamer, FFmpeg dan pustaka Libav.[7][8] [9]

Pada lingkungan Windows dapat dilakukan dengan memasang tambahan melalui pihak ketiga. Perangkat lunak pemutar audio yang mendukung diantaranya AIMP, Amarok, Audacious, foobar2000, MusicBee, SMplayer, VLC, Winamp; perangkat lunak untuk audio streaming Icecast, Liquidsoap dan Airtime; dll.

Perangkat keras

Format Opus dapat dimainkan dibeberapa pemutar media yang mendukung seperti, Rockbox versi 3.13 ke atas, termasuk produk dari seri iPod oleh Apple, Sandisk, Android, dan Chromecast.[10][11]

Rujukan

  1. 1 2 "Opus Codec". Opus (Home page). Xiph.org Foundation. Diakses tanggal Juli 31, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Bright, Peter (2012-09-12). "Newly standardized Opus audio codec fills every role from online chat to music". Ars Technica. Diakses tanggal 2014-05-28.
  3. ↑ Jean-Marc Valin; Gregory Maxwell; Timothy B. Terriberry; Koen Vos (Oktober 17–20, 2013). "High-Quality, Low-Delay Music Coding in the Opus Codec" (PDF). www.xiph.org. New York, USA: Xiph.Org Foundation. hlm. 2. Diakses tanggal 19 Agustus 2014. CELT's look-ahead is 2.5 ms, while SILK's look-ahead is 5 ms, plus 1.5 ms for the resampling (including both encoder and decoder resampling). For this reason, the CELT path in the encoder adds a 4 ms delay. However, an application can restrict the encoder to CELT and omit that delay. This reduces the total look-ahead to 2.5 ms.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Raymond Chen et al. Opus Testing. IETF 80
  5. ↑ Maxwell, Gregory (2011). "64kbit/sec stereo multiformat listening test — unofficial results page". Xiph.Org Foundation. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-09-29. Diakses tanggal 2011-06-19.
  6. ↑ Terriberry, Timothy (2012-07-19). "Firefox Beta 15 supports the new Opus audio format". Mozilla Hacks. Mozilla Foundation. Diakses tanggal 2012-07-31.
  7. ↑ "Audio Codecs". FFmpeg General Documentation. Diakses tanggal 2014-05-28.
  8. ↑ "Audio Codecs". Libav General Documentation. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-29. Diakses tanggal 2014-05-28.
  9. ↑ "GStreamer: news". Gstreamer.freedesktop.org. Diakses tanggal 2012-10-05.
  10. ↑ Rockbox Contributors (2013-03-05). "Release notes for Rockbox v.3.13". Rockbox. Diakses tanggal 2013-03-21.{{cite web}}: |author= memiliki nama generik
  11. ↑ "RockboxAsAnApplication2010 < Main < Wiki". Rockbox.org. Diakses tanggal 2012-10-05.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan