Jumat, 02 Oktober 2026
12:52 WIB
TERKINI
Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah

Open Collective

platform urun dana

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Juni 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Open_Collective_Logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Open Collective

Open Collective adalah sebuah platform urun dana yang berfokus pada kelompok akar rumput. Platform ini memungkinkan organisasi, komunitas, dan proyek untuk mendapatkan status hukum dan mengumpulkan dana melalui langganan atau pembayaran satu kali. Open Collective sangat disukai oleh proyek-proyek sumber terbuka dan saat ini menjadi host pendanaan bagi ribuan komunitas sumber terbuka.[1][2]

Riwayat

Open Collective adalah startup teknologi yang didanai venture capital—dimiliki oleh para pendiri, investor, dan karyawan—dengan kewajiban untuk menghasilkan keuntungan.[2]

Proyek yang didukung korporasi cenderung mengumpulkan pendanaan lebih tinggi dibandingkan proyek donasi yang dipimpin oleh individu.[3]

Open Collective Foundation, yang berbeda dari platform Open Collective, mengumumkan pembubaran program sponsor fiskal mereka pada akhir tahun 2024.[4]

Referensi

  1. ↑ "Open Collective is a GoFundMe-like service for open source projects". VentureBeat (dalam bahasa American English). 2017-04-05. Diakses tanggal 2023-08-11.
  2. 1 2 Ideas, WIRED. "Startups Have a Sellout Problem. There's a Better Way". Wired (dalam bahasa American English). ISSN 1059-1028. Diakses tanggal 2023-08-11.
  3. ↑ Zhou, Jiayuan; Wang, Shaowei; Kamei, Yasutaka; Hassan, Ahmed E.; Ubayashi, Naoyasu (2021-11-30). "Studying donations and their expenses in open source projects: a case study of GitHub projects collecting donations through open collectives". Empirical Software Engineering (dalam bahasa Inggris). 27 (1): 24. doi:10.1007/s10664-021-10060-y. ISSN 1573-7616.
  4. ↑ "ANNOUNCEMENT: Open Collective Foundation Dissolving Effective 12/31/2024 - Open Collective Foundation". opencollective.com. Diakses tanggal 2024-03-17.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan