Selasa, 29 September 2026
13:49 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Nusapadu

Bagikan:

Nusapadu atau NUSAntara terPADU adalah sistem perencanaan ter-sinkron, adaptif, dan presisi yang diadopsi oleh OIKN di Kota Nusantara dalam pembangunan IKN tahap kedua mulai pada tahun 2025. Selaras dengan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, tantangan yang dihadapi oleh OIKN tidak lagi sekadar membangun gedung dan infrastruktur semata, melainkan juga menyatukan arah pembangunan di tengah dinamika kebijakan, investasi, dan percepatan pembangunan yang berlangsung secara serentak. Untuk menjawab hal tersebut, Otorita IKN meluncurkan kebijakan inovatif bertajuk NusaPadu (NUSAntara terPADU), sebagai kebijakan perencanaan dinamis terpadu yang menjadi fondasi baru dalam tata kelola pembangunan Nusantara. Sistem ini memadukan data statis, seperti dokumen perencanaan dan tata ruang, dengan data dinamis, yang meliputi perkembangan aktual di lapangan; mulai dari pemindahan ASN, penyediaan hunian, progres konstruksi, hingga investasi dan strategi pendanaan. Dengan integrasi tersebut, NusaPadu menghadirkan sistem perencanaan yang presisi, responsif, dan berbasis bukti.[1]

NusaPadu ini hadir sebagai pendekatan baru yang mengintegrasikan arah kebijakan, rencana program, tata ruang, dan digitalisasi data geospasial ke dalam satu sistem terpadu. Melalui kebijakan ini, seluruh dokumen strategis seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Induk, dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) diselaraskan dengan rencana infrastruktur serta pemanfaatan ruang agar pembangunan berjalan dalam satu arah, satu data, dan satu tujuan. NusaPadu menjadi jembatan antara visi besar dan langkah nyata di lapangan, memastikan seluruh elemen pembangunan bergerak dengan ritme yang selaras. [2]

Kebijakan ini juga ditopang oleh Grand Design Ekosistem Mikro Kota Lengkap 2029 dalam sistem Perencanaan perkotaan, yang menjadi panduan dalam perencanaan infrastruktur, investasi, dan layanan publik, baik yang bersumber dari APBN, KPBU, maupun investasi swasta. Implementasinya dilakukan melalui Pokja Interdep NusaPadu dan Platform NusaPadu, portal geospasial terpadu untuk validasi dan sinkronisasi data spasial. Tahap awal penerapan NusaPadu akan difokuskan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP IKN) dan sekitarnya untuk periode 2025–2029. Proyek percontohan ini akan menjadi dasar pembaruan dokumen seperti Renstra, RDTR, dan RPK, sekaligus menyiapkan integrasi penuh dengan sistem urban digital twin pada tahap selanjutnya.[3]

Berdasarkan Perencanaan tata ruang dan perencanaan yang strategis, Otorita IKN menegaskan bahwa pembangunan Nusantara tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun ekosistem data, kolaborasi, dan tata kelola yang efisien menuju kota hijau, cerdas, dan berkelanjutan.[4]

Referensi

Lihat pula

Pranala luar

Pembagian wilayah
Sepaku
Penajam
Loa Kulu
Loa Janan
Samboja Barat
Samboja
Muara Jawa
Sanga-Sanga
40px-KP-IKN_Nusantara_city.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sejarah
Demografi
Geografi
Ekonomi
Politik-Pemerintah
Pendidikan
Univ.
SMA
SMP
SD
TK
Objek wisata &
markah tanah
Transportasi
Jaringan jalan, jembatan,
dan terowongan
Angkutan umum
Bandar udara
Kereta listrik
Transportasi air
Hotel, mal, & rusun
Fasilitas umum
Tempat ibadah
Rumah sakit
Flora & Fauna
Seni & Budaya
Lainnya
Kota kembar
'x : masih dalam pembangunan; x* : sekolah model.
120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan