Sabtu, 17 Oktober 2026
23:41 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
No Easy Day

No Easy Day

Bagikan:
No Easy Day
250px-NoEasyDayCoverArt.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
PengarangMark Owen
Kevin Maurer
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris
SubjekKematian Osama bin Laden
U.S. Naval Special Warfare Development Group (DEVGRU)
Pembajakan Maersk Alabama
PenerbitDutton Penguin
Tanggal terbit
4 September 2012
Jenis mediaCetak (Sampul keras)
Amazon Kindle
iBooks (elektronik)
iTunes (buku audio)
Halaman304
ISBNISBN 978-0525953722

No Easy Day: The Firsthand Account of the Mission that Killed Osama bin Laden (2012) adalah sebuah memoir militer karya Matt Bissonnette dengan nama pena Mark Owen, seorang mantan anggota United States Naval Special Warfare Development Group (DEVGRU)[1][2] yang terlibat dalam misi yang mengakibatkan kematian Osama bin Laden. Buku tersebut menjelaskan karier Owen dengan DEVGRU, termasuk beberapa misi penyerangan dimana ia ikut dengan unit tersebut. Hampir setengah isi buku tersebut berdokus pada keterlibatan Owen dalam misi yang menewaskan bin Laden.

Owen dan penerbitnya memutuskan untuk merilis buku tersebut tanpa mengajukan diri kepada Departemen Pertahanan Amerika Serikat (bahasa Inggris:United States Department of Defense, disingkat DoD) sehingga menuai kontroversi. DoD mengklaim bahwa buku tersebut berisi informasi terklasifikasi, yang dibantah penerbit buku tersebut. Pada akhir Agustus 2012, buku tersebut menempati peringkat teratas pada daftar penjualan terbaik di Amazon.com dan Barnes & Noble.com,[3] yang meningkat dari 300,000 salinan menjadi 575,000,[4] dan membuat penerbit merilis buku tersebut pada 4 September, seminggu sebelum tanggal rilis yang aslinya direncanakan yang jatuh pada 11 September.[5] Buku tersebut juga masuk daftar penjualan terbaik New York Times.[6]

Tak lama setelah buku tersebut diumumkan, identitas Owen terbongkar sebagai Matt Bissonnette; Departemen Pertahanan mengkonfirmasi bahwa ia adalah pengarangnya.[1] Pada penampilan media, termasuk sebuah wawancara pada 60 Minutes, Owen tampil dengan wajah yang ditutupi.[5] Pada Agustus 2016, ia diperintahkan untuk mengembalikan royaltinya sejumlah US$6.8 juta kepada pemerintah federal AS.[7]

Referensi

  1. 1 2 Bosman, Julie (Agustus 8, 2012). "Chronicler of Bin Laden Raid Is Unmasked". New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Tabassum Zakaria US Navy SEAL author worried about leaks after bin Laden raid Diarsipkan 2014-10-06 di Wayback Machine 2012-09-01 Reuters
  3. ↑ "No Easy Day: Ex-Navy SEAL says his book on Osama bin Laden's death is not political". The Daily Mail. London. Agustus 30, 2012. Diakses tanggal 2012-08-30.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Buzz ramps up over SEAL's bin Laden book". CNN. Agustus 30, 2012. Diakses tanggal 2012-08-30.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Ferran, Lee (Agustus 22, 2012). "Bin Laden Raid Book By Navy SEAL Coming". ABC News. Diakses tanggal 2012-08-23.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Sehgal, Parul. "Print & E-Books". The New York Times.
  7. ↑ Drew, Christopher (Agustus 19, 2016). "Ex-SEAL Member Who Wrote Book on Bin Laden Raid Forfeits $6.8 Million". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 16, 2018. Diakses tanggal Agustus 20, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Latar belakang
Keluarga
Karya
Dalam media
Hal terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan