Sabtu, 17 Oktober 2026
12:52 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Sampul keras

Sampul keras

Bagikan:
Buku yang dijilid dengan sampul pelindung yang kerasTemplat:SHORTDESC:Buku yang dijilid dengan sampul pelindung yang keras
250px-Theodor_Fontane_Der_Stechlin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buku sampul keras khas (1899) yang menunjukkan tanda-tanda keausan sampul kain di karton keras

Buku sampul keras, jilid keras, atau kulit keras (bahasa Inggris: hardcover) adalah buku yang dijilid dengan sampul pelindung yang keras, biasanya dari papan penjilid atau kertas karton tebal yang dilapisi dengan linen penjilid buku atau kain lain, kertas tebal, atau kadangkala kulit. Buku ini mempunyai jahitan tulang belakang yang lentur yang memungkinkan buku tersebut rata jika diletakkan di atas sebuah permukaan saat dibuka. Sampul keras modern mungkin memiliki halaman yang direkatkan pada tulang belakang dengan cara yang sama seperti sampul kertas. Menurut nomor urut ISBN, buku jenis ini dapat dikenali dengan singkatan Hbk.

Buku sampul keras sering dicetak di atas kertas bebas asam dan jauh lebih tahan lama daripada sampul lembut yang memiliki sampul kertas yang lentur dan mudah rusak. Buku sampul keras lebih mahal sedikit untuk dibuat.[1][2]

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ Post, Chad W. (2009-06-22). "In Praise of Paper-Over-Board - Publishing Perspectives". Publishing Perspectives (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2013-05-07.
  2. ↑ Neyfakh, Leon (2009-08-24). "The New Thing: Books Without Jackets". Observer (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2013-05-07.

Templat:Proses penerbitan buku

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan