Rabu, 07 Oktober 2026
18:36 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Nila Moeloek

Nila Moeloek

Menteri Kesehatan Indonesia ke-18 dan ahli oftalmologi

Bagikan:
Nila Djuwita Moeloek
Nila_Farid_Moeloek%2C_Minister_of_Health.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Potret resmi Nila Moeloek sebagai Menteri Kesehatan Indonesia (2014).
Menteri Kesehatan Indonesiake-18
Masa jabatan
27 Oktober 2014 –20 Oktober 2019
PresidenJoko Widodo
PendahuluNafsiah Mboi
PenggantiTerawan Agus Putranto
Informasi pribadi
Lahir11 April 1949 (umur 77)
Jakarta, Indonesia
Partai politikIndependen
Suami/istriFaried Anfasa Moeloek
HubunganAbdul Moeloek (mertua)
Nukman Helwi Moeloek (ipar)
Anak3
AlmamaterUniversitas Indonesia
PekerjaanDokter
ProfesiDokter Mata
KabinetKabinet Kerja (2014–2019)

Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek (lahir 11 April 1949) adalah seorang dokter, ahli oftalmologi, dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI)[1] yang pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo sejak tahun 2014 hingga tahun 2019.[2]

Riwayat Hidup

Nila Moeloek adalah putri pasangan perantau Minangkabau. Nila tumbuh besar dari lingkungan dokter. Orang tuanya adalah tenaga medis. Nila pun mengambil kuliah kedokteran di Universitas Indonesia (UI). Dari jenjang S1 sampai jenjang S3 dia tuntaskan di UI. Ia memilih keahlian di bidang spesialis mata. Kariernya pun dia habiskan di dunia kedokteran. Dia memulai menjadi tenaga pengajar di almamaternya di Fakultas Kedokteran, sejak tahun 1980, seperti dimuat dalam situs Kedokteran UI.

Nila menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Kemudian ia melanjutkan pendidikan spesialis mata, serta mengikuti program sub-spesialis di International Fellowship di Orbita Centre, University of Amsterdam, Belanda dan di Kobe University, Jepang. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan konsultan Onkologi Mata dan Program Doktor Pascasarjana di FKUI.[3]

Karier

Kariernya ia habiskan di dunia kedokteran. Ia memulai kariernya dengan menjadi tenaga pengajar di almamaternya di Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia pada tahun 1980. Ia juga aktif menulis jurnal kedokteran dalam dan luar negeri. Nila menjadi motor penelitian-penelitian di Fakultas Kedokteran UI. Dia juga turut mengangkat peringkat UI di mata dunia dalam Higer Education-World University Ranking pada tahun 2009. Untuk di Indonesia UI masuk kategori terbaik. Selain menjadi tenaga pengajar, ia juga menjadi dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kirana, ia juga menjadi ketua umum Dharma Wanita Persatuan Pusat (2004–2009), Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami), dan Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) periode 2011-2016.[4]

Pada tahun 2010, Prof. Nila sempat disebut-sebut menjadii calon kuat sebagai Menteri Kesehatan pada Kabinet Indonesia Bersatu II pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Setelah mengikuti proses seleksi calon menteri pada 18 Oktober 2009,[5] ia malah ditunjuk oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millennium Development Goals. Tugasnya ialah menurunkan kasus HIV-AIDS dan angka kematian ibu dan anak. Barulah pada tahun 2014 ia dipilih sebagai Menteri Kesehatan pada Kabinet Kerja oleh presiden Joko Widodo. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami) pada tahun 2013.[6]

Keluarga

Nila merupakan istri dari Faried Anfasa Moeloek, Menteri Kesehatan pada Kabinet Reformasi Pembangunan. Ia dikaruniai tiga orang anak, yakni Muhammad Reiza Moeloek, Puti Alifa Moeloek, dan Puti Annisa Moeloek.[7]

Penghargaan

Catatan kaki

  1. ↑ "Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K)". viva.co.id. Diakses tanggal 2025-03-18.
  2. ↑ Presiden Joko Widodo umumkan kabinet
  3. ↑ http://www.liputan6.com Nila Moeloek: Program Kemkes akan Dibuat Satu Arah
  4. ↑ http://www.detik.com Prof Nila Moeloek, Menkes Baru yang Jadi Korban 'PHP' 5 Tahun Lalu
  5. ↑ "Profil Calon Menteri (24)". KOMPAS. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-25. Diakses tanggal 2009-10-21.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  6. ↑ "Sekilas bersama Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek, SpM(K)". cicendoeyehospital.org. Diakses tanggal 2025-03-16.
  7. ↑ http://www.tokohindonesia.com Biografi Nila Djuwita Anfasa Moeloek Diarsipkan 2014-06-06 di Wayback Machine
  8. ↑ "Prof. DR. Dr. Nila F. Moeloek, SpM(K), mendapat penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana dari presiden RI". PERDAMI (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-06-26.
  9. ↑ 7 Menteri Dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama, diakses tanggal 2023-06-26
Jabatan politik
Didahului oleh:
Nafsiah Mboi
Menteri Kesehatan Indonesia
2014–2019
Diteruskan oleh:
Terawan Agus Putranto
Kabinet Kerja (2014–2019)
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang dibawahi langsung oleh Presiden:
20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan