Nidāna (Dewanagari: निदान) adalah kata dalam bahasa Sanskerta dan Pali yang berarti "sebab, motivasi, atau kesempatan", bergantung pada konteksnya.[1] Kata ini diturunkan dari awalan Sanskerta ni- (नि; "turun", "ke dalam") yang digabung dengan akar kata dā (दा; "mengikat"), sehingga membentuk verba nidā (निदा; "mengikatkan, menambatkan").[2][3] Bentuk ini selanjutnya menghasilkan nomina nidāna (निदान; harfiah "ikatan, tali, atau tambatan").[3] Kata ini muncul dalam Regweda, misalnya pada himne 10.114.2,[4] dan dalam kitab-kitab suci Hindu lainnya, dengan makna "sebab utama atau sebab pertama, sebab yang terkait". Dalam konteks lain, nidāna merujuk pada makna harfiahnya, yaitu tali atau ikatan yang menghubungkan, mengikat, atau menambatkan satu hal pada hal lain, seperti kuda pada kereta.[3] Kata ini juga diserap ke dalam bahasa-bahasa modern seperti Hindi dan Marathi[5] dengan arti "diagnosis" atau "sebab utama", di antara makna lainnya.[6]
Buddhisme
Nidāna adalah istilah yang dipakai untuk menyebut pembuka baku sebuah sutta buddhis, yaitu ketika rumusan "Demikianlah yang telah kudengar" (Pali: Evaṃ me sutaṃ; yang dinisbahkan kepada Ānanda) disusul oleh keterangan mengenai tempat dan kesempatan Buddha menyampaikan ajaran tertentu.[7]
Penggunaan pokok lainnya dari nidāna dalam tradisi buddhis adalah dalam konteks Dua Belas Nidāna, yang juga disebut "Dua Belas Mata Rantai Sebab-Akibat yang Saling Bergantungan".[8][1] Rantai-rantai ini memaparkan dasar mekanistis dari kelahiran yang berulang, saṃsāra, serta dukkha (penderitaan, nestapa, ketidakpuasan) yang timbul darinya, bermula dari avijjā (ketidaktahuan, pandangan keliru).[8]
Hinduisme
Istilah nidāna muncul dalam banyak naskah Hindu kuno maupun abad pertengahan dengan arti "sebab pertama, sebab utama, sebab asali atau sebab hakiki".[3] Naskah-naskah tersebut mencakup Upanishad yang memuat spekulasi teosofis,[3] serta naskah kedokteran seperti Sushruta Samhita dan Charaka Samhita, yang di dalamnya terdapat satu subkitab besar berjudul Nidāna Sthāna (निदानस्थान; "Patologi"),[9] dan juga dalam bab-bab Purana yang membahas sebab penyakit atau berbagai gejala alam.[3]
Lihat pula
Referensi
- 1 2 Robert E. Buswell Jr.; Donald S. Lopez Jr. (2013). The Princeton Dictionary of Buddhism. Princeton University Press. hlm. 583. ISBN 978-1-4008-4805-8.
- ↑ Thomas William Rhys Davids; William Stede (1921). Pali-English Dictionary. Motilal Banarsidass. hlm. 358. ISBN 978-81-208-1144-7.
{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal - 1 2 3 4 5 6 Monier Monier-Williams (1872). A Sanskrit-English Dictionary. Oxford University Press. hlm. 486.
- ↑ Regweda 10.114, Wikisource. Kutipan: तिस्रो देष्ट्राय निरृतीरुपासते दीर्घश्रुतो वि हि जानन्ति वह्नयः । तासां नि चिक्युः कवयो निदानं परेषु या गुह्येषु व्रतेषु ॥२॥
- ↑ James Thomas Molesworth, "निदान nidāna", dalam A Dictionary, Marathi and English, Bombay: 1857. hlm. 465.
- ↑ Ralph Lilley Turner, "nidāˊna", dalam A Comparative Dictionary of the Indo-Aryan Languages, London: 1969–1985. hlm. 411.
- ↑ Oxford Reference: evaṃ mayā śrūtam
- 1 2 Peter Harvey (2015). Steven M. Emmanuel (ed.). A Companion to Buddhist Philosophy. John Wiley & Sons. hlm. 50–59. ISBN 978-1-119-14466-3.
- ↑ Malavika Kapur (2015). Psychological Perspectives on Childcare in Indian Indigenous Health Systems. Springer. hlm. 12. ISBN 978-81-322-2428-0.