Minggu, 04 Oktober 2026
22:04 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Nabopolassar

Nabopolassar

Bagikan:
Infobox orangNabopolassar
330px-Cylinder_of_Nabopolassar_from_Babylon%2C_Mesopotamia..JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kematian15 Agustus 605 SM Suntingan nilai di Wikidata
King of Babylon (en) Terjemahkan
626 SM – 605 SM – Nebukadnezar II → Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpemimpin monarki Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
KeluargaChaldean dynasty (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
AnakNebukadnezar II,Nabu-shuma-lisir (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
AyahNebuchadnezzar (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
KerabatCyaxares (son-in-law (en) Terjemahkan) Suntingan nilai di Wikidata

Nebopolassar (/[invalid input: 'icon']ˌnæb[invalid input: 'ɵ']pəˈlæsər/; bahasa Akadia: Nebû-apal-usur; 658 – 605 SM) adalah raja Babilonia yang berperan penting dalam kejatuhan Kerajaan Asyur setelah matinya raja Asyur terakhir yang kuat, Asyurbanipal. Ia dianggap pendiri Kekaisaran Babilonia Baru.[1] Masa pemerintahannya atas Babilon adalah 20 tahun (625 - 605 SM).[2]

Perjalanan kekuasaan

Nabopolassar mulai mengusahakan kemerdekaan Babilonia dari Kerajaan Asyur pada tahun 626 SM. Pengusahaan ini seiring dengan melemahnya kekuasaan Kerajaan Asyur.[3] Babilonia saat itu telah menjadi bawahan Kerajaan Asyur selama 200 tahun. Pemberontakannya dimulai setelah matinya Asyurbanipal yang diperkirana antara tahun 631 dan 627 SM.[butuh rujukan] Setelah Asyurbanipal meninggal, Nabopolassar mengambil alih kekuasaan di Babilonia dan terlepas dari kekuasaan Kerajaan Asyur.[4] Ia memakai gelar Raja Babilonia.

Kehancuran Asyur

Asyur dilemahkan oleh perselisihan dalam negeri dan pemerintahan yang tidak efektif setelah matinya Asyurbanipal, akhirnya tidak dapat menahan serangan gabungan orang Kasdim dan Madai, yang bersama-sama merebut ibu kota Niniwe pada tahun 612 SM di akhir pengepungan lama kota itu selama "Perang Niniwe". Menurut Tawarikh Babilon, jatuhnya Niniwe terjadi pada tahun ke-14 pemerintahannya.[5] Nabopolassar menguasai Niniwe, sementara tentaranya dan sekutunya menghancurkan sisa-sisa tentara Asyur di Karkemis pada tahun 605 SM.

Perang lain

Nabopolassar berperang melawan Mesir dari tahun 610 SM sampai matinya. Pada tahun 605 SM, Nabopolassar merebut kota Asyur, Harran, di mana tentara Asyur berpusat setelah mundur dari Niniwe. Kemudian pada tahun yang sama, putranya Nebukadnezar mengalahkan tentara Mesir di bawah pimpinan Firaun Nekho II di Karkhemish, beberapa waktu sebelum Nabopolassar mati.

Kematian

Setelah tentaranya mengalahkan Asyur dan sekutu Mesirnya, Nebopolassar menyerahkan pemerintahan kepada putra mahkotanya, Nebukadnezar. Beberapa bulan setelah turun tahta pada tahun 605 SM, Nabopolassar mati karena sebab alamiah pada usia 53 tahun. Menurut Tawarikh Yerusalem ia meninggal pada tahun ke-21 pemerintahannya pada tanggal 8 bulan Abu (bulan ke-5 Ab) = 15 Agustus 605 SM.[6]

Referensi

  1. ↑ D. Brendan Nagle, The Ancient World: A Social and Cultural History, 6th ed., Upper Saddle River, N.J.: Pearson, 58.
  2. ↑ Lihat Kanon Ptolemaeus
  3. ↑ Longman III, Tremper. Tim Literatur Perkantas Jatim (ed.). Hidup Berhasil dalam Dunia yang Toksik: Memahami Kitab Daniel [How to Read Daniel]. Diterjemahkan oleh Tilaar, Stevy. Surabaya: Literatur Perkantas Jawa Timur. hlm. 32. ISBN 978-623-6453-10-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Monntefiore, Simon Sebag (Januari 2012). Jerusalem [Jerusalem The Biography]. Diterjemahkan oleh Musthofa, Yanto. Jakarta Timur: Pustaka Alvabet. hlm. 38. ISBN 978-602-9193-02-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ "Riwayat jatuhnya Niniwe". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-05-14. Diakses tanggal 2012-07-18.
  6. ↑ Tawarikh Yerusalem, bagian depan (observe), baris 9-10.

Lihat pula

Pranala luar

Didahului oleh:
Kandalanu
(mungkin Asyurbanipal dari Asyur, atau seorang raja muda)
Raja Babilon
626–605 SM
Diteruskan oleh:
Nebukadnezar II
Zaman
Wangsa
  • Raja-raja (pemberontak/penyerobot takhta)
Asyur Perdana
(2450–2025 SM)
Asyur Lama
(2025–1365 SM
Puzur-Asyur
Syamsyi-Adad
Tanpa wangsa
Adasi
Asyur Madya
(1365–912 SM)
Adasi
(berkelanjutan)
Asyur Baru
(912–609 SM)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan