Selasa, 29 September 2026
10:40 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Monoterpena

Bagikan:

Monoterpena adalah kelompok terpena yang terdiri dari dua unit isoprena dan mempunyai rumus molekul C10H16. Monoterpena dapat berupa linear (asiklik) atau mengandung cincin. Modifikasi biokimia seperti oksidasi atau reaksi rearrangement menghasilkan monoterpenoid yang sesuai.

Monoterpena asiklik

Secara biosintetis, isopentenil pirofosfat dan dimetilalil pirofosfat dapat bergabung membentuk geranil pirofosfat.

330px-Geranyl_pyrophosphate.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Geranil pirofosfat
120px-Myrcen.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mircena, suatu monoterpena

Eliminasi gugus pirofosfat memicu pembentukan monoterpena asiklik seperti ocimena dan myrcena. Hidrolisis gugus fosfat akan memicu pembentukan monoterpenoid asiklik prototypical yaitu geraniol.

Adisi rearrangement dan oksidasi akan menghasilkan citral, citronelal, citronelol, linalool, dan sebagainya. Kebanyakan monoterpena yang ditemukan dalam organisme laut umumnya terhalogenasi seperti halomon.

Monoterpena monosiklik

Unit isoprena dapat membuat hubungan untuk membuat cincin. Ukuran cincin yang paling umum pada monoterpena adalah cincin heksagonal. Contoh klasik adalah siklisasi geranil pirofosfat menjadi limonena.

960px-LimoneneBiosynthesis.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Terpinena, fellandrena, dan terpinolena terbentuk dengan cara yang sama. Hidroksilasi senyawa ini diikuti dengan dehidrasi dapat membentuk senyawa aromatik p-cimena. Terpenoid penting diturunkan dari terpena monosiklik adalah mentol, timol, carvacrol dan sebagainya.

Monoterpena bisiklik

Geranil pirofosfat dapat terbentuk dari dua seri reaksi siklisasi membentuk monoterpena bisiklik, seperti pinena yang merupakan konstituen utama dari resin pinus.

960px-Pinene_biosynthesis_en.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Monoterpena bisiklik lainnya antara lain 3-karena, sabinena, kamfena, dan tujena. kamfor, borneol dan eukaliptol adalah contoh monoterpenoid bisiklik yang mengandung gugus fungsional keton, alkohol, dan eter.

Peran dalam cuaca

Monoterpena diemisikan oleh hutan dan membentuk aerosol yang dapat bertindak selaku inti kondensasi awan (cloud condensation nuclei, CCN). Aerosol semacam ini dapat meningkatkan kecerahan awan dan mendinginkan iklim.[1]

Penggunaan

Beberapa monoterpena mempunyai aktivitas antibakteri, seperti linalool.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ D. V. Spracklen, B. Bonn, K. S. Carslaw (2008). "Boreal forests, aerosols and the impacts on clouds and climate" (PDF). Philosophical Transactions of the Royal Society A. 366 (1885): 4613–26. Bibcode:2008RSPTA.366.4613S. doi:10.1098/rsta.2008.0201. PMID 18826917.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik biokimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan