Sabtu, 24 Oktober 2026
05:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Metis (satelit)

Metis (satelit)

Salah satu bulan yang mengorbit Jupiter

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai asteroid bernama 9 Metis.
Untuk kegunaan lain, lihat Metis.
Metis
250px-Metis.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar diambil oleh Solid State Imager dari pesawat luar angkasa Galileo di antara bulan November 1996 dan Juni 1997
Penemuan
Ditemukan olehStephen Synnott
Tanggal penemuan4 Maret 1979
Ciri-ciri orbit
Periapsis127.974 km[a]
Apoapsis128.026 km[a]
Jari-jari orbit rata-rata
128.000 km (1,792 RJ)[1][2]
Eksentrisitas0,0002[1][2]
0,294780 h (7 jam 4,5 menit)[1][2]
Kecepatan orbit rata-rata
31.501 km/s[a]
Inklinasi0.06° (terhadap khatulistiwa Jupiter)[1][2]
Satelit dariJupiter
Ciri-ciri fisik
Dimensi60 × 40 × 34 km[3]
Jari-jari rata-rata
21,5±2,0 km[3]
≈ 5800 km2
Volume≈ 42.700 km3
Massa1,2×1017 kg[4]
Massa jenis rata-rata
3 g/cm3[4]
sinkron
0[3]
Albedo0,061±0,003[5]
Suhu≈ 123 K
Metis_moon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Gambar Metis yang diambil oleh Galileo

Metis (bahasa Yunani:Μήτις), juga dikenal sebagai Jupiter XVI, sebelumnya bernama S/1979 J 3, adalah satelit Jupiter terdalam yang diketahui. Metis ditemukan pada tahun 1979 oleh Stephen P. Synnott dalam gambar yang diambil oleh Voyager 1, dan dinamai dengan nama sekarang pada tahun 1983 berdasarkan istri pertama Zeus, Metis. Pengamatan tambahan dilakukan pada awal tahun 1996 dan bulan September 2003 oleh pesawat Galileo yang mengambil foto dari permukaan satelit tersebut.[3] Kemudian, Juno juga melakukan pengambilan citra tambahan terhadap Metis dan Adrastea, meskipun tujuan utama Juno adalah mengobservasi Jupiter.

Metis terkunci secara pasang surut dengan Jupiter, dan bentuknya sangat ireguler dan asimetris, dengan ukuran sebesar 60×40×34 km.[3] Salah satu diameter Metis memiliki panjang dua kali lipat dibanding diameter terpendeknya. Metis, dengan perkiraan kasar, memiliki luas permukaan antara 5,800 dan 11,600 kilometer persegi (kurang lebih 8,700). Metis diperkirakan memiliki massa jenis sekitar 0,86 g/cm3,[6] mirip seperti Amalthea. Massanya pula diperkirakan berukuran sekitar 3,6×1016 kg. Diperkirakan bahwa Metis terdiri dari es dengan porositas 10–15%.[6]

Permukaan Metis sangat berkawah-kawah, gelap, dan tampak berwarna kemerahan, serta memiliki materi yang tidak sama di permukaan bagian yang menghadap dan menjauhi Jupiter. Hal ini diperkirakan sebagai akibat dari belahan yang menghadap Jupiter sering mendapat tumbukan dari objek luar angkasa.[5] Metis mengorbit Jupiter pada jarak sekitar 128,000 km (1,79 kali jari-jari Jupiter). Orbit Metis memiliki eksentrisitas (~0.0002) dan inklinasi (~ 0.06°) yang sangat kecil elatif terhadap khatulistiwa Jupiter.[1][2]

Metis dikenal sebagai satu dari dua satelit yang mengorbit Jupiter dalam waktu yang lebih pendek daripada hari Jupiter (waktu yang dibutuhkan Jupiter untuk berotasi sekali). Satelit lainnya, yaitu Adrastea. Metis mengorbit di tengah-tengah cincin utama Jupiter, dan diperkirakan bahwa Metis merupakan kontributor terbesar untuk materi pada cincin Jupiter.

Bersama Metis, Jupiter untuk saat ini diketahui memiliki 79 satelit.

Lihat juga

Catatan

  1. 1 2 3 Calculated on the basis of other parameters.

Referensi

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Metis (moon).
Diurutkan dari jarak yang terdekat dengan Jupiter. Sebutan sementara ditulis miring.
Satelit dalam (4)
Satelit Galileo (4)
Kelompok Themisto (1)
Kelompok Himalia (9)
Kelompok Carpo (2)
Kelompok Valetudo (1)
Kelompok Ananke (25)
Kelompok Carme (28)
Kelompok Pasiphae (18)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan