Sabtu, 31 Oktober 2026
17:35 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Arche (satelit)

Arche (satelit)

satelit

Bagikan:
250px-Bigs2002j1barrow.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arche dalam citra penemuannya.

Arche (bahasa Yunani:Αρχή), juga dikenal sebagai Jupiter XLIII, adalah salah satu satelit Jupiter. Arche ditemukan oleh tim astronom dari Universitas Hawaii yang dipimpin oleh Scott S. Sheppard pada tahun 2002, dan mendapat sebutan sementara S/2002 J 1.[1][2]

Arche berdiameter sekitar 3 kilometer, dan mengorbit Jupiter pada jarak rata-rata 23.717.000 km dalam 746,185 hari, dengan inklinasi sebesar 165° terhadap ekliptika (162° terhadap khatulistiwa Jupiter), dengan arah retrograde dan dengan eksentrisitas sebesar 0,149.

Arche dinamai pada tahun 2005 berdasarkan tokoh Arkhe, yang dideskripsikan oleh beberapa penulis Yunani sebagai salah satu dari empat Musai asli, yang merupakan tambahan untuk tiga Musai sebelumnya (Aoede, Melete, dan Mneme).[3]

Arche termasuk dalam kelompok Carme, yang terdiri dari satelit-satelit retrograde ireguler yang mengorbit Jupiter pada jarak berkisar antara 23 hingga 24 Gm dan dengan inklinasi sekitar 165°. Bersama Arche, Jupiter untuk saat ini diketahui memiliki 79 satelit.

Referensi

  1. ↑ IAUC 8035: S/2002 J 1 Diarsipkan 2006-04-08 di Wayback Machine 2002 December 18 (discovery)
  2. ↑ MPEC 2002-Y22: S/2002 J 1 2002 December 18 (discovery and ephemeris)
  3. ↑ IAUC 8502: Satellites of Jupiter 2005 March 30 (naming the moon)

Pranala luar

Diurutkan dari jarak yang terdekat dengan Jupiter. Sebutan sementara ditulis miring.
Satelit dalam (4)
Satelit Galileo (4)
Kelompok Themisto (1)
Kelompok Himalia (9)
Kelompok Carpo (2)
Kelompok Valetudo (1)
Kelompok Ananke (25)
Kelompok Carme (28)
Kelompok Pasiphae (18)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan