Senin, 02 November 2026
20:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Taygete (satelit)

Bagikan:

Taygete (bahasa Yunani:Ταϋγέτη), juga dikenal sebagai Jupiter XX, adalah satelit ireguler retrograde Jupiter. Taygete ditemukan oleh tim astronom dari Universitas Hawaii yang dipimpin oleh Scott S. Sheppard, et al. pada tahun 2000, dan diberi nama sementara S/2000 J 9.[1][2][3]

Taygete memiliki diameter sekitar 5 km, dan mengorbit Jupiter pada jarak rata-rata sebesar 22.439.000 km dalam 686,675 hari, dengan inklinasi sebesar 165° terhadap ekliptika (163° terhadap ekuator Jupiter), dalam arah retrograde dan dengan eksentrisitas sebesar 0,3678.

Satelit ini dinamai pada bulan Oktober 2002[4] berdasarkan tokoh Taigete, yang merupakan salah satu dari Pleiades, anak dari Titan Atlas dan ibu dari Lakedaimon bersama Zeus (Jupiter).

Taygete termasuk dalam kelompok Carme, yang terdiri dari satelit-satelit retrograde ireguler yang mengorbit Jupiter pada jarak berkisar antara 23 hingga 24 Gm dan dengan inklinasi sekitar 165°. Bersama Taygete, Jupiter untuk saat ini diketahui memiliki 79 satelit.

Referensi

  1. ↑ IAUC 7555: Satellites of Jupiter Diarsipkan 2002-09-16 di Wayback Machine 2001 January 5 (discovery)
  2. ↑ MPEC 2001-A29: S/2000 J 7, S/2000 J 8, S/2000 J 9, S/2000 J 10, S/2000 J 11 2001 January 15 (discovery and ephemeris)
  3. ↑ MPEC 2001-T59: S/2000 J 8, S/2000 J 9, S/2000 J 10 2001 October 15 (revised ephemeris)
  4. ↑ IAUC 7998: Satellites of Jupiter 2002 October 22 (naming the moon)

Pranala luar

Diurutkan dari jarak yang terdekat dengan Jupiter. Sebutan sementara ditulis miring.
Satelit dalam (4)
Satelit Galileo (4)
Kelompok Themisto (1)
Kelompok Himalia (9)
Kelompok Carpo (2)
Kelompok Valetudo (1)
Kelompok Ananke (25)
Kelompok Carme (28)
Kelompok Pasiphae (18)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan