Rabu, 21 Oktober 2026
13:39 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Maxime Weygand

Maxime Weygand

personel militer, Prancis

Bagikan:

Maxime Weygand (pengucapan bahasa Prancis: [vɛɡɑ̃]; 21 Januari 1867 – 28 Januari 1965) merupakan seorang komandan militer Prancis dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Ia lahir di Belgia, dibesarkan di Prancis dan belajar di akademi militer Saint-Cyr di Paris. Setelah lulus pada tahun 1887 ia melanjutkan untuk menjadi seorang instruktur di Sekolah Kavaleri di Saumur. Selama Perang Dunia I, Weygand bekerja sebagai perwira staf untuk Jenderal Ferdinand Foch. Ia kemudian menjabat sebagai penasihat Polandia di Perang Polandia-Soviet dan kemudian Komisioner Tinggi Syam. Pada tahun 1931, Weygand dilantik sebagai Kepala staf militer Prancis, sebuah jabatan yang dipegangnya hingga ia pensiun tahun 1935 pada usia 68 tahun.

Maxime Weygand
250px-Maxime_Weygand_-_portrait_en_pied_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maxime Weygand Tahun 1935
Lahir21 Januari 1867
Brussel, Belgia
Meninggal28 Januari 1965
(umur 98)
Paris, Prancis
Pengabdian Prancis
Dinas/cabangAngkatan Darat Prancis
Lama dinas1887–1940
PangkatJenderal
Perang/pertempuranPerang Dunia I
Perang Polandia-Soviet
Perang Dunia II

Referensi

Bacaan selanjutnya

Perang Dunia I

Masa Polandia

Perang Dunia II

Catatan

Pranala luar

Palagan
Eropa
Timur Tengah
Afrika
Asia dan Pasifik
Jalayuda
Partisipan
utama
Blok Entente
Blok Sentral
Linimasa
Konflik-konflik
praperang
Pendahuluan
1914
1915
1916
1917
1918
Konflik-konflik
keroyokan
Konflik-konflik
pascaperang
Aspek
Cara berperang
Wajib militer
Korban /
Warga sipil
terdampak
Wabah penyakit
Pendudukan
Tawanan perang
Pengungsi
Kejahatan perang
Awal keterlibatan
Maklumat perang
Kesepakatan
Perjanjian Damai
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan