Minggu, 20 September 2026
22:43 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Maher Abd al-Rashid

Maher Abd al-Rashid

Maher Abd al-Rashid (Arab : ماهر عبد الرشيد) adalah seorang Jenderal tentara Irak dan anggota suku Al-Bu Nasir. Rashid menjadi terkenal selama perang Iran-Irak, dan dianggap sebagai salah satu jenderal terbaik Saddam, menjabat sebagai Kepala Staf Irak setelah keluar dari masa pensiunnya, yang mana ia terpaksa menjalaninya. pada tahun 1983. Rashid juga memainkan peran penting dalam membantu Irak mendapatkan kembali inisiatifnya selama perang. Tidak semua penilaian terhadap Rashid begitu baik, dan Ra'ad al-Hamdani menyebutnya sebagai "salah satu jenderal paling bodoh di angkatan darat".[1]

Maher Abd al-Rashid
Iraqi_Commanders_Iran-Iraq_War_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Nama asliماهر عبد الرشيد
Lahir24 Juli 1942
Tikrit, Kerajaan Irak
Meninggal29 Juni 2014 (umur 71)
Sulaymaniyah, Irak
Pengabdian Irak
Dinas/cabangAngkatan Darat Irak
Lama dinas1963–2003
PangkatKolonel Jenderal
Perang/pertempuranPerang 6 Hari
Perang Yom Kippur
Perang Iran-Irak
Perang Teluk
Invasi Irak 2003
Anak3

Kehidupan Pribadi

Rashid adalah seorang Muslim Sunni dari Tikrit, dan merupakan teman dekat Saddam Hussein dan juga anggota suku yang sama; suku Al -Bu Nasir. Pada tahun 1985 putrinya, Sahar, menikah dengan putra Saddam Hussein, Qusay. Rashid telah berjanji untuk membebaskan semenanjung al-Fao dalam perang Iran-Irak dan telah menawarkan putrinya kepada putra Saddam, Qusay, untuk menunjukkan kepastiannya. Mereka memiliki tiga anak tetapi kemudian bercerai.[2]

Adik laki-laki Maher, Taher, yang notabene juga seorang perwira ulung dan berprestasi di Angkatan Darat Irak yang mencapai pangkat Mayor Jenderal yang tewas dalam aksi pada tahun 1988 saat Tawakalna ala Allah IV akibat kecelakaan pesawat

Kematian

Rashid meninggal pada 29 Juni 2014 di rumah sakit di kota Sulaymaniyah di Irak, dua bulan setelah menderita stroke. Rashid juga menderita penyakit yang sudah lama dideritanya. Ia meninggalkan keluarganya, termasuk kedua cucunya, Yahya Qusay Saddam al-Tikriti dan Yaqub Qusay Saddam al-Tikriti; yang juga merupakan anak-anak Qusay Hussein yang masih hidup.[3]

Referensi

  1. Alexandria, Va :Institute for Defense Analyses; Institute for Defense Analyses; Woods, Kevin M.; Woods, Kenneth M.; National Intelligence Council (U.S.); Institute for Defense Analyses (2011). Saddam's generals :perspectives of the Iran-Iraq War /Kevin M. Woods ... [et al.]. George A. Smathers Libraries University of Florida. Alexandria, Va. : Institute for Defense Analyses. ISBN 978-0-16-089613-2.
  2. "Qusay Hussein". The Telegraph (dalam bahasa Inggris). 2003-07-24. Diakses tanggal 2023-09-30.
  3. "ماهر عبدالرشيد | المستقبل نيوز". web.archive.org. 2014-07-08. Diakses tanggal 2023-09-30.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan