Senin, 21 September 2026
05:54 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Maham Begum

Maham Begum
ماہم بیگم
Padshah Begum
Ibu suri Kekaisaran Mughal
Masa jabatan20 April 1526 – 26 Desember 1530
PenerusBega Begum
Lahirawal abad ke-16 atau akhir abad ke-15
Khorasan
Meninggal28 Maret 1534
Pemakaman
PasanganBabur
KeturunanHumayun
Mirza Barbul
Mirza Faruq
Mihr Jahan Begum
Aisan Daulat Begum
WangsaTimuriyah (melalui pernikahan)
AgamaIslam Syiah

Maham Begam atau Mahim Begum[1] (meninggal 28 Maret 1534; bahasa Persia:ماهم بیگم; artinya "Rembulanku") adalah Permaisuri Kekaisaran Mughal dari 20 April 1526 sampai 26 Desember 1530 sebagai istri ketiga dan kepala permaisuri Babur, pendiri Kekaisaran Mughal dan kaisar Mughal pertama.

Maham Begum diangkat menjadi salah satu Ratu awal di kekaisaran Mughal yang menempatkannya dalam pandangan peran penting dan kepribadian atraktifnya. Babur memberikannya gelar kekaisaran tertinggi Padshah Begum. Gelar tersebut pertama kali dipakai untuknya yang menjadikannya ibu negara pertama Pemerintahan Kekaisaran. Maham Begum kemudian disebutkan dalam Humayun Nama oleh putri angkatnya Gulbadan Begum, yang menyebutnya 'nyonya dan nyonyaku' (aka dan akam).

Referensi

  1. Mukhia 2004, hlm. 124.

Daftar pustaka

Pranala luar

Maham Begum
Gelar
Didahului oleh:
gelar baru
Padshah Begum
20 April 1526 - 27 April 1535
Diteruskan oleh:
Khanzada Begum


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan