Selasa, 27 Oktober 2026
04:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Linggapurana

Linggapurana

salah satu kitab suci Hindu

Bagikan:
330px-Linga_Purana%2C_Sanskrit%2C_Devanagari.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suatu halaman dari naskah Linggapurana berbahasa Sanskerta, dalam aksara Dewanagari.
Bagian dari seri
Sastra Hindu
SASTRA HINDU
OM Portal agama Hindu

Linggapurana (Dewanagari: लिङ्गपुराण; ,IAST: Liṅgapurāṇa, लिङ्गपुराण) adalah salah satu kitab Mahapurana, dan suatu kitab Saiwa (sekte yang mengagungkan Siwa) dalam tradisi Hindu.[1][2] Judulnya yang bernama lingga mengacu kepada lambang Siwa.[1][3]

Penulis dan masa penyusunan Linggapurana yang pasti tidak diketahui, dan perkiraan penyusunan naskah aslinya antara abad ke-5 hingga ke-10 Masehi. Kitab tersebut tersedia dalam banyak versi dan mungkin mengalami perubahan dan penambahan dari masa ke masa.[2][4] Naskah yang tersedia saat ini terstruktur menjadi dua bagian, dengan jumlah total 163 bab.[5]

Kitab tersebut mengandung uraian tentang kosmologi, mitologi, musim, hari raya, geografi, panduan ziarah (tirtha), perancangan dan peresmian arca lingga dan nandini, stotra, pengetahuan tentang yoga beserta faedahnya.[1][2][6]

Referensi

Kutipan

  1. 1 2 3 Dalal 2014, hlm. 223.
  2. 1 2 3 Rocher 1986, hlm. 187–188.
  3. ↑ K P Gietz 1992, hlm. 435 with note 2389.
  4. ↑ Dimmitt & van Buitenen 2012, hlm. 5.
  5. ↑ Rocher 1986, hlm. 187.
  6. ↑ K P Gietz 1992, hlm. 435 with note 2390.

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan