Rabu, 23 September 2026
22:40 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Limasan

Limasan

Rumah tradisional Jawa

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Huis_en_tuin_Wedonoh_Paton_TMnr_10021087.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rumah Limasan tempo dulu

Limasan adalah rumah tradisional masyarakat Jawa atau daerah lain di Indonesia yang terdiri atas 8 tiang utama.[1]

Rumah tradisional jawa terbagi menjadi dua bagian, yakni rumah induk dan rumah tambahan.[2]

Jenis

  • Limasan Apitan
  • Limasan Lambang Sari
  • Limasan Lambang Teplok
  • Limasan Lambang Gantung
  • Limasan Gajah Mungkur
  • Limasan Gajah Njerum
  • Limasan Trajumas Lawakan
  • Limasan Semar Tinandhu
  • Limasan Klabang Nyander
  • Limasan Pacul Gowang
  • Limasan Cere Gancet

Penyebaran

Penyebaran di Pulau Jawa, karena kedekatan budayanya bangunan ini juga banyak ditemukan di Pulau Madura dan Pulau Bali.

Galeri

  • Rekonstruksi Rumah Limasan.
    Rekonstruksi Rumah Limasan.
  • Rumah Limasan panggung di Kalimantan Selatan
    Rumah Limasan panggung di Kalimantan Selatan

Referensi

  1. Olivier Johannes, Raap (29 Mei 2017). Kota Di Djawa Tempo Doeloe. Kepustakaan Populer Gramedia. hlm. 143. ISBN 6024243618. ISBN 9786024243616
  2. Heinz., Frick, (1997). Pola struktural dan teknik bangunan di Indonesia : suatu pendekatan arsitektur Indonesia melalui pattern language secara konstruktif dengan contoh arsitektur Jawa Tengah. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. ISBN 9794979465. OCLC 636808760.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
Rumah adat
Jawa
Bali
Minangkabau
Batak
Dayak
Sunda
Sumatera Selatan
Nusa Tenggara Timur
Daerah lain
Hindu-Buddha
Islam
Kolonial Belanda
Awal
Modern
Lainnya
Pasca-kolonial
& kontemporer
1950-an–1970-an
1970-an–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan