Minggu, 20 September 2026
17:14 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Lembah Hunza

Lembah Hunza

330px-Hunza_Valley_HDR.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lembah Hunza pada musim gugur akhir.
330px-Altit_Fort%2C_Hunza.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lembah Hunza pada musim semi awal.

Hunza (Burushaski dan bahasa Urdu:ہنزہ) adalah lembah bergunung yang terletak di region Gilgit–Baltistan di Pakistan. Lembah ini terletak di ujung utara Pakistan.

Bahasa-bahasa yang dituturkan di wilayah ini meliputi Burushaski, Wakhi dan Shina. Tingkat melek huruf di lembah Hunza diyakini melebihi 95%.[1] Setiap anak telah terdidik hingga paling tidak tingkatan sekolah menengah atas.[1] Sebagian besar penduduknya adalah penganut Islam Syiah.

Sejarah

Buddhisme dan, pada tingkat yang lebih rendah, Bon adalah agama utama di daerah tersebut.[2] Wilayah ini menyimpan beberapa situs arkeologis Buddhis yang masih bertahan, seperti Batu Suci Hunza. Lembah Hunza merupakan pusat jaringan jalur perdagangan yang menghubungkan Asia Tengah dengan anak benua India. Lembah ini juga memberikan perlindungan bagi para misionaris dan rahib Buddhis yang mengunjungi anak benua India, dan wilayah ini memainkan peran penting dalam penyebaran agama Buddha ke seluruh Asia.[3]

Hunza sebelumnya merupakan wilayah kerajaan yang berbatasan dengan Xinjiang di timur laut dan Pegunungan Pamir di barat laut. Negara ini berdiri hingga tahun 1974 dan pada akhirnya dibubarkan oleh Zulfikar Ali Bhutto. Hunza merupakan kepangeranan merdeka selama lebih dari 900 tahun. Britania menguasai Hunza dan lembah Nagar di sebelahnya antara tahun 1889 hingga 1892 dengan melancarkan penaklukan militer.

Iklim

Pada bulan Mei, suhu di lembah Hunza mencapai angka maksimal 27 °C (81 °F) dan minimal 14 °C (57 °F); pada bulan Oktober suhu maksimal tercatat sebesar 10 °C (50 °F) dan suhu minimal −10 °C (14 °F). Wisatawan umumnya datang dari bulan Mei hingga Oktober karena pada musim dingin jalan raya Karakoram tertutup oleh salju.

Referensi

  1. 1 2 Siddiqui, Shahid. "Hunza disaster and schools". Dawn (newspaper). Diakses tanggal 6 Juli 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Neelis, Jason (2011). "Capillary Routes of the Upper Indus". Early Buddhist Transmission and Trade Networks (dalam bahasa Inggris). Brill: 257–288. doi:10.1163/ej.9789004181595.i-372.34. JSTOR 10.1163/j.ctt1w8h16r.11.
  3. Behrendt, Kurt (2003). The Buddhist Architecture of Gandhāra. BRILL. hlm. 25. ISBN 978-90-474-1257-1.
  • Kreutzmann, Hermann, Karakoram in Transition: Culture, Development, and Ecology in the Hunza Valley, Oxford University Press, 2006. ISBN 978-0-19-547210-3
  • Leitner, G. W. (1893): Dardistan in 1866, 1886 and 1893: Being An Account of the History, Religions, Customs, Legends, Fables and Songs of Gilgit, Chilas, Kandia (Gabrial) Yasin, Chitral, Hunza, Nagyr and other parts of the Hindukush, as also a supplement to the second edition of The Hunza and Nagyr Handbook. And An Epitome of Part III of the author’s “The Languages and Races of Dardistan.” First Reprint 1978. Manjusri Publishing House, New Delhi.
  • Lorimer, Lt. Col. D.L.R. Folk Tales of Hunza. 1st edition 1935, Oslo. Three volumes. Vol. II, republished by the Institute of Folk Heritage, Islamabad. 1981.
  • Sidkey, M. H. "Shamans and Mountain Spirits in Hunza." Asian Folklore Studies, Vol. 53, No. 1 (1994), pp. 67–96.
  • History of Ancient Era Hunza State By Haji Qudratullah Beg English Translation By Lt Col (Rtd) Saadullah Beg, TI(M)
  • Wrench, Dr Guy T (1938), The Wheel of Health: A Study of the Hunza People and the Keys to Health, 2009 reprint, Review Press, ISBN 978-0-9802976-6-9, diakses tanggal 12 Agustus 2010{{citation}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggalPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Internasional
Nasional
Lain-lain


Ikon rintisan

Artikel bertopik lembah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan