Senin, 28 September 2026
10:43 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Halaman Utama

Halaman Utama

halaman proyek Wikimedia

Artikel pilihan
Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI adalah judul film dokudrama propaganda Indonesia tahun 1984. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Arifin C Noer, diproduseri oleh G. Dwipayana, dan dibintangi Amoroso Katamsi, Umar Kayam, dan Syubah Asa. Diproduksi selama dua tahun dengan anggaran sebesar Rp. 800 juta kala itu, film ini disponsori oleh pemerintahan Orde Baru Soeharto. Film ini dibuat berdasarkan pada versi resmi menurut pemerintah kala itu dari peristiwa "Gerakan 30 September" atau "G30S" (peristiwa percobaan kudeta pada tahun 1965) yang ditulis oleh Nugroho Notosusanto dan Ismail Saleh, yang menggambarkan peristiwa kudeta ini didalangi oleh Partai Komunis Indonesia atau PKI. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: The Sinking of the Lusitania – Chrisye – Archaeopteryx

Tahukah Anda

Hari ini dalam sejarah

28 September: Hari Kenegaraan di Republik Ceko; Hari Guru di Taiwan

Tanggal lain: 27 September – 28 September – 29 September

Hari ini tanggal 28 September 2026 (UTC) – Muat ulang

Gambar pilihan
Sebuah perahu menyusuri celah di antara hutan bakau di Danau Ashtamudi. Lanskap ini menjadi bagian khas dari keindahan wilayah Kollam, Kerala, India.
Sebuah perahu menyusuri celah di antara hutan bakau di Danau Ashtamudi. Lanskap ini menjadi bagian khas dari keindahan wilayah Kollam, Kerala, India.
(ukuran asli: 6.000 × 4.000 piksel, 18,65 MB)

Oleh: Timothy A. Gonsalves
Lisensi: CC BY-SA 4.0

Proyek Wikimedia lain

Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas dalam bahasa Indonesia, disediakan secara gratis oleh Wikimedia Foundation, sebuah organisasi nirlaba. Selain dalam bahasa Indonesia, Wikipedia tersedia dalam beberapa bahasa lain yang dipertuturkan di Indonesia: Aceh, Bali, Banjar, Banyumas, Batak Toba, Betawi, Bugis, Gorontalo, Iban, Jawa, Komering, Madura, Batak Mandailing, Melayu, Minangkabau, Nias, Sunda, dan Tetun.

Wikimedia Foundation juga mengoperasikan sejumlah proyek multibahasa lain:

Wikimedia Foundation tidak bertanggung jawab atas isi Wikipedia. Setiap penulis bertanggung jawab atas suntingannya masing-masing.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan