Selasa, 20 Oktober 2026
04:22 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Drama dokumenter

Drama dokumenter

Bagikan:
250px-Moana_tatoo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Adegan penatoan dari film Moana (1926), sebuah film dokumenteries yang mendokumentasikan kehidupan masyarakat Samoa. Film tersebut dikenal sebagai salah satu karya yang memadukan pengamatan kehidupan nyata dengan penyusunan dan perekaman adegan secara terarah.

Sebuah dokudrama (atau dokumenter drama) adalah genre bergaya dokumenter dari acara radio dan acara televisi, film cerita, dan pentas teater yang menampilkan reka ulang yang didramatisasi dari peristiwa sejarah yang sebenarnya. Di atas panggung, kadang-kadang dikenal sebagai teater dokumenter.

Dalam elemen inti ceritanya, dokudrama berusaha untuk mematuhi fakta historis yang telah diketahui, sementara juga memberikan lisensi artistik dalam tingkatan besar atau kecil di sekelilingnya, dan di mana ada kesenjangan dalam catatan sejarah. Dialog mungkin memasukkan kata-kata yang sebenarnya dari orang di kehidupan nyata, seperti yang tercatat dalam dokumen sejarah. Produser dokudrama kadang memilih untuk memfilmkan peristiwa reka ulang mereka di lokasi yang sebenarnya di mana peristiwa sejarah tersebut terjadi.

Sebagai neologisme, istilah dokudrama sering tercampur aduk dengan dokufiksi. Namun, tidak seperti dokufiksi - yang pada dasarnya adalah sebuah film dokumenter difilmkan secara saat itu juga, menggabungkan beberapa elemen fiksi - sedangkan dokudrama difilmkan pada waktu setelah peristiwa tersebut terjadi.


Ikon rintisan

Artikel bertopik film ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik televisi, stasiun televisi, atau acara televisi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik radio atau stasiun radio ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan