Senin, 26 Oktober 2026
03:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Kromium(II) sulfida

Kromium(II) sulfida

senyawa kimia

Bagikan:
Kromium(II) sulfida
250px-CrS.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/Cr.S/q+2;-2
    Key: LXEAUGDQDABWTN-UHFFFAOYSA-N
  • [S-2].[Cr+2]
Sifat
CrS
Massa molar 84,061 g/mol
Penampilan Kristal hitam
Titik lebur 1.550 °C (2.820 °F; 1.820 K)
Tak larut
Senyawa terkait
Senyawa terkait
Kromium(III) sulfida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Kromium(II) sulfida adalah sebuah senyawa anorganik yang terdiri dari kromium dan belerang dengan rumus kimia CrS.[1][2][3] Senyawa ini memiliki wujud kristal heksagonal hitam yang tidak larut dalam air.[4]

Sintesis

Kromium(II) sulfida dapat terbentuk melalui reaksi logam kromium dengan belerang atau hidrogen sulfida pada suhu tinggi. Kromium(II) sulfida juga dapat terbentuk melalui reaksi kromium(III) klorida dengan H2S, reduksi kromium(III) sulfida dengan hidrogen, atau reaksi substitusi ganda litium sulfida dengan kromium(II) klorida.[5]

Cr + S → CrS
Cr + H2S → CrS + H2
2 CrCl3 + 3 H2S → 2 CrS + S + 6 HCl
Cr2S3 + H2 → 2 CrS + H2S
Li2S + CrCl2 → 2 LiCl + CrS

Sifat fisik

Kromium(II) sulfida memiliki wujud kristal paramagnetik hitam dengan dua modifikasi kristal:[6]

  • α-CrS, fase superstruktur, sistem heksagonal, parameter sel a = 1,200 nm, c = 1,152 nm.
  • β-CrS, sistem monoklinik, parameter sel a = 0,594 nm, b = 0,341 nm, c = 0,563 nm, β = 91,73°.

Kromium(II) sulfida merupakan semikonduktor,[7][8] dan juga digunakan sebagai katalis.[9]

Sifat kimia

Kromium(II) sulfida akan teroksidasi perlahan di udara:[butuh rujukan]

2 CrS + 7 O2 → 2 Cr2O3 + 4 SO2

Referensi

  1. ↑ Bretherick, L. (27 Oktober 2016). Bretherick's Handbook of Reactive Chemical Hazards (dalam bahasa Inggris). Elsevier. hlm. 1074. ISBN 978-1-4831-6250-8. Diakses tanggal 13 Juli 2025.
  2. ↑ Wiberg, Egon; Holleman, A. F.; Wiberg, Nils (2001). Inorganic Chemistry (dalam bahasa Inggris). Academic Press. hlm. 1372. ISBN 978-0-12-352651-9. Diakses tanggal 13 Juli 2025.
  3. ↑ Sr, Richard J. Lewis (13 Juni 2008). Hazardous Chemicals Desk Reference (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 670. ISBN 978-0-470-18024-2. Diakses tanggal 13 Juli 2025.
  4. ↑ Lide, David R. (26 Juni 2006). 1998 Freshman Achievement Award (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 6-111. ISBN 978-0-8493-0594-8. Diakses tanggal 13 Juli 2025.
  5. ↑ Wadhawan, Amar R.; Livi, Kenneth J.; Stone, Alan T.; Bouwer, Edward J. (17 Maret 2015). "Influence of oxygenation on chromium redox reactions with manganese sulfide (MnS(s))". Environmental Science & Technology. 49 (6): 3523–3531. doi:10.1021/es5057165. ISSN 1520-5851. PMID 25688449.
  6. ↑ PubChem (2002). "Chromium sulfide (CrS)". PubChem (dalam bahasa Inggris). 40 (1). United States National Library of Medicine: 24–26. PMID 11955372. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 September 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2025.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Riedel, Erwin; Janiak, Christoph (2011). Anorganische Chemie (dalam bahasa German). Walter de Gruyter. hlm. 732. ISBN 978-3-11-022566-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  8. ↑ Holleman, A. F.; Wiberg, E.; Wiberg, N. (1995). Lehrbuch der Anorganischen Chemie. 101. Auflage (dalam bahasa German). Walter de Gruyter. hlm. 1451. ISBN 3-11-012641-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  9. ↑ Macintyre, Jane E. (23 Juli 1992). Dictionary of Inorganic Compounds (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 3082. ISBN 978-0-412-30120-9. Diakses tanggal 13 Juli 2025.
Kromium(0)
Senyawa organokromium(0)
Kromium(II)
Senyawa organokromium(II)
Kromium(II, III)
Kromium(III)
Kromium(IV)
Kromium(V)
Kromium(VI)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan